Ad Placeholder Image

Lidah Sakit Saat Menelan? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   07 Mei 2026

Lidah Sakit Saat Menelan: Jangan Disepelekan, Ini Cara Atasinya

Lidah Sakit Saat Menelan? Ini Penyebab dan Cara AtasinyaLidah Sakit Saat Menelan? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

Lidah Sakit Saat Menelan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Lidah sakit saat menelan merupakan kondisi yang umum terjadi dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan signifikan. Sensasi nyeri atau perih pada lidah, terutama ketika makanan atau minuman melewati tenggorokan, seringkali membuat aktivitas makan dan berbicara menjadi sulit. Pemahaman mengenai penyebab dan cara penanganan yang tepat sangat penting untuk meredakan gejala serta mencegah kondisi semakin parah.

Apa Itu Lidah Sakit Saat Menelan?

Lidah sakit saat menelan adalah perasaan tidak nyaman, nyeri, atau perih pada bagian lidah yang terasa lebih intens ketika seseorang melakukan gerakan menelan. Kondisi ini bisa bersifat sementara atau persisten, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Rasa sakit dapat bervariasi dari ringan hingga berat, dan kadang disertai gejala lain pada area mulut atau tenggorokan.

Penyebab Umum Lidah Sakit Saat Menelan

Berbagai faktor dapat memicu terjadinya lidah sakit saat menelan. Penting untuk mengetahui penyebabnya agar penanganan dapat dilakukan secara efektif. Beberapa penyebab paling umum meliputi:

  • Sariawan (Stomatitis Aftosa). Sariawan adalah luka kecil yang sering muncul di permukaan lidah, pipi bagian dalam, atau bibir. Luka ini sangat sensitif dan terasa perih, terutama saat bersentuhan dengan makanan atau minuman.
  • Iritasi. Paparan zat iritan dapat menyebabkan lidah menjadi sakit. Contohnya meliputi konsumsi makanan yang terlalu pedas atau panas, minuman yang sangat asam, penggunaan pasta gigi atau obat kumur tertentu yang tidak cocok, hingga kebiasaan merokok.
  • Peradangan Lidah (Glossitis). Glossitis adalah kondisi peradangan yang membuat lidah membengkak, berubah warna menjadi merah, dan terasa nyeri. Permukaan lidah mungkin terlihat halus karena papila (benjolan kecil di lidah) menghilang.
  • Infeksi. Infeksi pada lidah dapat disebabkan oleh jamur, bakteri, atau virus. Infeksi jamur, seperti kandidiasis oral (oral thrush), sering terlihat sebagai bercak putih pada lidah dan mulut yang terasa perih.
  • Kekurangan Vitamin. Defisiensi nutrisi tertentu, terutama vitamin B kompleks (seperti B12, folat) dan zat besi, dapat memengaruhi kesehatan lidah dan menyebabkan rasa sakit atau peradangan.
  • Penyakit Asam Lambung Naik (GERD). Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Asam ini dapat mengiritasi tenggorokan dan bagian belakang lidah, menyebabkan sensasi terbakar atau perih.

Gejala Penyerta Lidah Sakit Saat Menelan

Selain nyeri saat menelan, lidah yang sakit bisa disertai dengan beberapa gejala lain, tergantung pada penyebabnya. Gejala tersebut antara lain:

  • Sensasi terbakar atau perih pada lidah.
  • Pembengkakan atau kemerahan pada lidah.
  • Luka atau bercak putih/kuning pada permukaan lidah.
  • Sulit menggerakkan lidah.
  • Perubahan tekstur lidah, misalnya menjadi lebih halus atau kasar.
  • Bau mulut.
  • Demam, jika ada infeksi.

Cara Mengatasi Lidah Sakit Saat Menelan di Rumah

Untuk meredakan ketidaknyamanan akibat lidah sakit saat menelan, beberapa langkah penanganan mandiri dapat dicoba di rumah. Metode ini bersifat paliatif dan dapat membantu mengurangi gejala sementara:

  • Perbanyak Minum Air Hangat. Air hangat dapat membantu menenangkan tenggorokan dan lidah yang teriritasi, serta menjaga kelembapan mulut.
  • Kumur Air Garam. Larutan air garam hangat memiliki sifat antiseptik ringan yang dapat membantu membersihkan mulut dan mengurangi peradangan. Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, kemudian kumur selama 30 detik.
  • Hindari Pemicu. Jauhi makanan pedas, asam, atau terlalu panas yang dapat mengiritasi lidah. Hindari juga minuman beralkohol dan kebiasaan merokok.
  • Jaga Kebersihan Mulut. Sikat gigi secara teratur dan lembut menggunakan sikat gigi berbulu halus. Pertimbangkan penggunaan pasta gigi tanpa deterjen SLS (Sodium Lauryl Sulfate) jika memiliki lidah yang sensitif.

Kapan Harus ke Dokter Saat Lidah Sakit Menelan?

Meskipun beberapa kasus lidah sakit saat menelan dapat diatasi dengan perawatan di rumah, ada situasi di mana pemeriksaan medis profesional diperlukan. Segera periksa ke dokter jika mengalami:

  • Nyeri hebat yang tidak mereda.
  • Lidah sakit tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Pembengkakan lidah yang parah hingga mengganggu pernapasan atau menelan.
  • Demam tinggi.
  • Munculnya bercak putih atau luka yang tidak biasa pada lidah atau mulut.
  • Kesulitan makan atau minum yang menyebabkan penurunan berat badan.

Pencegahan Lidah Sakit Saat Menelan

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa tindakan dapat membantu mengurangi risiko lidah sakit saat menelan:

  • Menjaga kebersihan mulut yang baik secara teratur.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk memastikan asupan vitamin dan mineral yang cukup.
  • Menghindari makanan dan minuman yang diketahui menjadi pemicu iritasi pada lidah.
  • Tidak merokok dan membatasi konsumsi alkohol.
  • Mengelola stres, karena stres dapat memicu sariawan.

Lidah sakit saat menelan bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi, mulai dari iritasi ringan hingga masalah kesehatan yang lebih serius. Jika keluhan berlanjut atau memburuk, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional medis. Melalui aplikasi Halodoc, dapat menghubungi dokter umum atau spesialis THT untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang sesuai dengan kondisi.