Ad Placeholder Image

Lodia: Obat Diare Ampuh? Fungsi dan Cara Kerja

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Februari 2026

Lodia Obat Diare: Fungsi, Dosis, Efek Samping

Lodia: Obat Diare Ampuh? Fungsi dan Cara KerjaLodia: Obat Diare Ampuh? Fungsi dan Cara Kerja

Lodia Adalah Obat untuk Mengatasi Diare Akut dan Kronis

Lodia adalah salah satu jenis obat keras yang memerlukan resep dokter. Obat ini diformulasikan untuk membantu meredakan gejala diare, baik diare akut nonspesifik maupun diare kronis. Lodia mengandung zat aktif Loperamide HCl sebesar 2 mg di setiap tabletnya.

Mekanisme kerja utama Lodia adalah dengan memperlambat gerakan usus. Hal ini membantu mengurangi frekuensi buang air besar dan membuat konsistensi feses menjadi lebih padat. Penting untuk diingat bahwa Lodia bekerja mengatasi gejala diare, namun tidak menyembuhkan penyebab dasar infeksi yang mungkin mendasarinya.

Fungsi Utama dan Indikasi Penggunaan Lodia

Lodia memiliki fungsi utama sebagai antidiarea. Obat ini diindikasikan untuk beberapa kondisi yang berkaitan dengan diare, di antaranya:

  • Diare Akut Nonspesifik: Kondisi diare yang muncul secara tiba-tiba dan tidak disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit yang spesifik.
  • Diare Kronis: Diare yang berlangsung dalam jangka waktu panjang, biasanya lebih dari dua minggu.
  • Pasien Penyakit Crohn: Lodia dapat membantu mengendalikan gejala diare pada individu dengan penyakit radang usus kronis seperti penyakit Crohn.
  • Pasien Ileostomi: Obat ini juga bisa digunakan untuk mengurangi volume cairan pada pasien yang menjalani prosedur ileostomi.

Penggunaan Lodia bertujuan untuk meringankan ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh diare, sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali normal.

Dosis dan Cara Pakai Lodia yang Tepat

Karena lodia adalah obat keras, dosis dan cara penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter atau informasi pada kemasan yang telah disetujui. Berikut adalah dosis umum untuk dewasa, khususnya pada kasus diare akut:

  • Diare Akut: Dosis awal yang direkomendasikan adalah 2 tablet (setara dengan 4 mg Loperamide HCl). Setelah dosis awal, lanjutkan dengan 1 tablet (2 mg) setiap kali buang air besar dengan feses encer. Dosis maksimal yang diperbolehkan dalam sehari adalah 8 tablet (16 mg).

Penting untuk tidak melebihi dosis yang direkomendasikan. Untuk diare kronis, dosis akan disesuaikan oleh dokter berdasarkan kondisi dan respons pasien terhadap pengobatan. Pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dengan cermat atau berkonsultasi dengan apoteker.

Perhatian dan Peringatan Penting Penggunaan Lodia

Sebagai obat keras, lodia memiliki beberapa peringatan yang harus diperhatikan sebelum dan selama penggunaan. Obat ini tidak dianjurkan untuk individu yang mengalami diare dengan darah atau demam tinggi, karena kondisi tersebut dapat mengindikasikan infeksi bakteri serius.

Penggunaan Lodia pada anak-anak harus dengan sangat hati-hati dan berdasarkan resep dokter, terutama pada anak di bawah usia 6 tahun. Obat ini dapat menyebabkan efek samping yang serius jika tidak digunakan sesuai anjuran.

Individu dengan gangguan hati berat atau kondisi medis tertentu lainnya juga perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Lodia. Hindari penggunaan Lodia dalam jangka waktu yang terlalu lama tanpa pengawasan medis, karena dapat menutupi gejala kondisi yang lebih serius.

Potensi Efek Samping Lodia

Seperti obat-obatan pada umumnya, Lodia juga memiliki potensi menimbulkan efek samping, meskipun tidak semua orang mengalaminya. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi antara lain:

  • Sembelit atau konstipasi
  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut atau kram perut
  • Pusing atau sakit kepala
  • Rasa kantuk
  • Mulut kering

Apabila efek samping yang dialami semakin parah atau muncul reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal-gatal, atau kesulitan bernapas, segera hentikan penggunaan Lodia dan cari pertolongan medis.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun Lodia dapat meredakan diare, terdapat beberapa kondisi yang memerlukan konsultasi dokter. Segera hubungi dokter jika diare tidak membaik setelah 2 hari penggunaan Lodia, atau jika diare justru memburuk.

Konsultasi medis juga diperlukan apabila mengalami diare yang disertai demam tinggi, feses berdarah atau berwarna kehitaman, atau nyeri perut yang sangat parah. Ini bisa menjadi tanda infeksi serius atau kondisi medis lain yang memerlukan penanganan khusus.

Lodia adalah obat yang efektif untuk meredakan diare, namun penggunaannya harus bijak dan sesuai anjuran medis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lodia atau kondisi diare yang sedang dialami, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker terpercaya.