Lotus Birth: Manfaat & Risiko, Ini yang Perlu Tahu!

Lotus Birth Adalah: Pengertian dan Konsep Dasar
Lotus birth adalah praktik melahirkan di mana tali pusat bayi tidak dipotong segera setelah kelahiran. Tali pusat dan plasenta dibiarkan tetap terhubung dengan bayi hingga tali pusat tersebut mengering dan lepas dengan sendirinya, biasanya dalam waktu 3 hingga 10 hari.
Praktik ini didasarkan pada keyakinan bahwa membiarkan tali pusat terhubung memungkinkan bayi untuk terus menerima darah dan nutrisi dari plasenta setelah lahir, serta memberikan manfaat spiritual dan emosional. Meskipun demikian, penting untuk mempertimbangkan risiko medis yang terkait dengan lotus birth.
Bagaimana Lotus Birth Dilakukan?
Proses lotus birth melibatkan beberapa langkah penting:
- Tidak Memotong Tali Pusat: Tali pusat dibiarkan utuh dan tetap terhubung dengan plasenta setelah bayi dilahirkan.
- Perawatan Plasenta: Plasenta dibersihkan dan dikeringkan secara hati-hati, seringkali dengan menggunakan garam dan rempah-rempah alami, untuk mencegah pembusukan dan mengurangi bau tidak sedap. Plasenta biasanya disimpan dalam wadah yang bersih dan kering.
- Pelepasan Alami: Tali pusat dibiarkan mengering secara alami dan lepas dengan sendirinya dari pusar bayi, yang biasanya terjadi dalam beberapa hari.
Manfaat Lotus Birth yang Dipercaya
Beberapa pendukung lotus birth percaya bahwa praktik ini memberikan sejumlah manfaat bagi bayi, termasuk:
- Transfusi Plasenta Berkelanjutan: Bayi terus menerima darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen dari plasenta setelah lahir.
- Peningkatan Sistem Imun: Diyakini dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan kadar zat besi.
- Mempererat Ikatan: Mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Namun, penting untuk dicatat bahwa klaim-klaim ini belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.
Risiko Medis yang Perlu Diwaspadai
Praktik lotus birth juga membawa beberapa risiko medis yang signifikan, antara lain:
- Infeksi: Plasenta adalah jaringan mati yang rentan terhadap pertumbuhan bakteri, yang dapat menyebabkan infeksi serius pada bayi.
- Penyakit Kuning (Jaundice): Peningkatan risiko kadar bilirubin yang berlebihan dalam darah bayi.
- Perdarahan pada Ibu: Penundaan pelepasan plasenta dapat meningkatkan risiko perdarahan pasca persalinan pada ibu.
Karena risiko-risiko ini, banyak profesional medis tidak merekomendasikan lotus birth.
Lotus Birth vs. Penundaan Penjepitan Tali Pusat
Penting untuk membedakan lotus birth dengan penundaan penjepitan tali pusat (delayed cord clamping), yang merupakan praktik medis yang direkomendasikan. Penundaan penjepitan tali pusat melibatkan penundaan pemotongan tali pusat selama beberapa menit setelah kelahiran, memungkinkan bayi menerima manfaat transfusi plasenta tanpa harus mempertahankan plasenta yang membusuk.
Dalam penundaan penjepitan tali pusat, tali pusat tetap dipotong setelah beberapa saat, sehingga mengurangi risiko infeksi yang terkait dengan lotus birth.
Pandangan Medis Mengenai Lotus Birth
Secara umum, komunitas medis tidak mendukung lotus birth karena risiko infeksi yang signifikan dan kurangnya bukti ilmiah yang mendukung manfaat yang diklaim. Organisasi kesehatan seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penundaan penjepitan tali pusat sebagai alternatif yang lebih aman untuk mendapatkan manfaat transfusi plasenta.
Jika mempertimbangkan lotus birth, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk memahami risiko dan manfaatnya, serta untuk memastikan bahwa bayi menerima perawatan yang aman dan tepat.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Lotus birth adalah praktik persalinan yang melibatkan pembiaran tali pusat tetap terhubung dengan plasenta hingga lepas dengan sendirinya. Meskipun beberapa orang percaya bahwa praktik ini memiliki manfaat spiritual dan fisiologis, risiko medis seperti infeksi dan penyakit kuning perlu dipertimbangkan dengan serius.
Sebagai alternatif yang lebih aman, penundaan penjepitan tali pusat direkomendasikan untuk memberikan manfaat transfusi plasenta tanpa risiko yang terkait dengan lotus birth. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan di Halodoc untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang tepat mengenai pilihan persalinan yang terbaik dan teraman bagi ibu dan bayi.



