• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Macam-Macam Penyebab Konjungtivitis yang Perlu Diwaspadai

Macam-Macam Penyebab Konjungtivitis yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Mata yang memerah adalah salah satu gangguan yang umum terjadi pada mata, tetapi juga dapat disebabkan oleh masalah yang dapat membahayakan jika dibiarkan. Salah satu gangguan yang dapat menyebabkan mata menjadi merah adalah konjungtivitis. Hal ini disebabkan oleh peradangan yang terjadi di bagian dalam mata.

Selain mata merah, konjungtivitis juga dapat menyebabkan mata menjadi berair dan timbulnya kotoran mata. Meski begitu, masalah ini jarang berkembang menjadi sesuatu yang berbahaya, tetapi tetap harus mendapatkan penanganan. Setiap orang juga harus mewaspadai beberapa penyebab dari gangguan ini agar dapat menghindarinya. Berikut pembahasan beberapa penyebabnya!

Baca juga: Begini Cara Penularan Konjungtivitis Penyebab Mata Merah

Beberapa Penyebab Konjungtivitis yang Harus Diwaspadai

Konjungtivitis, atau disebut juga dengan gangguan mata merah muda, adalah masalah yang disebabkan oleh peradangan pada konjungtiva. Bagian tersebut adalah jaringan tipis bening yang terletak di atas bagian putih mata dan melapisi bagian dalam kelopak mata. Penyakit mata ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan dapat dengan cepat menular di lingkungan sekolah.

Meski begitu, konjungtivitis terbilang jarang menyebabkan gangguan yang serius. Terlebih lagi jika kamu langsung mengatasinya atau saat ibu melihat mata anak menjadi berwarna merah dan lebih sering mengeluarkan air. Beberapa penyebab dari gangguan ini perlu diwaspadai, karena dapat dengan mudah menyebar ke orang-orang di sekitar. Berikut ini beberapa penyebab tersebut:

1. Bakteri

Salah satu penyebab dari konjungtivitis yang perlu diwaspadai adalah saat disebabkan oleh bakteri. Seseorang dapat mengalami gangguan tersebut karena bakteri yang terdapat dalam penyakit menular seksual seperti gonore, bisa menimbulkan yang berbahaya. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, pengidapnya mungkin saja mengalami masalah penglihatan. Ibu hamil yang mengidap gangguan ini juga dapat menyebabkan konjungtivitis pada bayi yang dilahirkannya saat melalui jalan lahir.

2. Virus

Virus adalah penyebab yang paling umum saat seseorang mengidap konjungtivitis. Beberapa virus tersebut adalah adenovirus, virus herpes simplex, virus varicella-zoster, dan berbagai macam virus lainnya. Gangguan yang disebabkan oleh virus sama halnya dengan bakteri karena sama-sama terbilang sangat menular. Setiap orang dapat mengalami masalah ini melalui kontak langsung atau tidak langsung dari pengidapnya.

Baca juga: 3 Faktor Risiko yang Meningkatkan Seseorang Terkena Konjungtivitis

3. Alergi

Kamu juga dapat mengalami konjungtivitis disebabkan oleh alergi yang umumnya memengaruhi kedua mata. Hal ini merupakan respons dari zat penyebab alergi atau alergen, seperti serbuk sari. Saat berinteraksi dengan alergen, tubuh akan menghasilkan antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Hal tersebut memicu pelepasan histamin yang akhirnya menimbulkan gejala alergi, seperti mata merah karena peradangan. Hal lainnya yang dapat terjadi adalah rasa gatal, robek, bersin, hingga keluarnya cairan dari hidung.

4. Iritasi

Hal lainnya yang dapat menyebabkan konjungtivitis pada mata adalah iritasi akibat percikan bahan kimia atau masuknya benda asing. Kamu mungkin mengalami mata merah dan iritasi saat membersihkan mata dari beberapa hal tersebut. Namun, beberapa bahan kimia dapat menyebabkan kerusakan mata permanen, sehingga perlu langsung mendapatkan penanganan dari ahli medis.

Itulah beberapa penyebab dari konjungtivitis yang benar-benar harus kamu waspadai agar tahu tindakan selanjutnya yang dapat dilakukan atau untuk menghindarinya. Selalu pastikan untuk segera mendapatkan penanganan medis, jika dirasa mata merah yang terjadi sudah terlalu lama atau mengganggu penglihatan.

Baca juga: Ketahui Penanganan Konjungtivitis Penyebab Mata Merah

Jika masih ada pertanyaan lainnya terkait gangguan yang dapat menyebabkan mata menjadi merah, dokter mata dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc, di smartphone yang kamu gunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses terkait kesehatan!

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Pink eye (conjunctivitis).
Web MD. Diakses pada 2020. Conjunctivitis (Pink Eye).