
Macam-Macam Potongan Rambut Pria Populer, Dijamin Makin Cakep!
Macam Macam Potongan Rambut, Pilih yang Cocok Buatmu!

DAFTAR ISI
- Pentingnya Memilih Gaya Rambut Sesuai Bentuk Wajah
- Inspirasi Macam-Macam Gaya Rambut Pria
- Cara Menjaga Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala
- Masalah Rambut Pria yang Sering Terjadi
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Bagi seorang pria, rambut bukan sekadar penutup kepala, melainkan mahkota yang sangat memengaruhi penampilan, karakter, dan rasa percaya diri. Seiring berkembangnya zaman, tren grooming dan mode pria juga mengalami evolusi yang sangat pesat. Kini, ada begitu banyak macam macam gaya rambut pria yang bisa disesuaikan dengan kepribadian, jenis profesi, hingga bentuk wajah. Potongan rambut yang tepat tidak hanya membuat penampilan menjadi lebih rapi, tetapi juga mampu menonjolkan fitur terbaik dari wajah seseorang.
Meskipun demikian, memilih gaya rambut tidak boleh sembarangan. Sering kali, seorang pria tergiur dengan tren potongan rambut terbaru yang dipakai oleh selebriti, namun saat diaplikasikan pada dirinya sendiri, hasilnya justru kurang memuaskan. Hal ini biasanya terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara gaya rambut yang dipilih dengan tekstur asli rambut atau struktur tulang wajah. Oleh karena itu, mengenali jenis rambut dan bentuk wajah merupakan langkah pertama yang esensial sebelum memutuskan untuk duduk di kursi barbershop.
Selain aspek estetika, penataan gaya rambut yang baik juga erat kaitannya dengan kesehatan kulit kepala. Penggunaan produk styling seperti pomade, wax, atau gel secara rutin menuntut kamu untuk lebih ekstra dalam menjaga kebersihan rambut. Penumpukan residu produk penata rambut yang tidak dibersihkan dengan benar dapat menyumbat folikel rambut, menyebabkan ketombe, hingga memicu kerontokan. Karena itu, gaya rambut yang keren harus selalu diimbangi dengan rutinitas perawatan rambut yang tepat.
Nah, jika kamu sedang mencari referensi potongan rambut baru atau ingin sekadar menyegarkan penampilan agar lebih percaya diri, kamu berada di tempat yang tepat. Di bawah ini, kita akan membahas secara lengkap macam macam gaya rambut pria paling populer, cara menyesuaikannya dengan bentuk wajah, hingga tips merawat rambut agar tetap sehat dan kuat setiap saat!
Pentingnya Memilih Gaya Rambut Sesuai Bentuk Wajah
Sebelum kita masuk ke daftar macam macam gaya rambut pria, ada satu aturan emas yang harus kamu pahami: tidak semua potongan rambut cocok untuk semua orang. Kunci utama untuk mendapatkan penampilan yang maksimal adalah menyesuaikan gaya rambut dengan bentuk wajah. Berikut adalah panduan singkat yang bisa kamu terapkan:
Pertama, untuk kamu yang memiliki wajah oval, beruntunglah karena bentuk wajah ini dianggap paling proporsional. Hampir semua gaya rambut cocok untuk wajah oval, mulai dari potongan pendek hingga gondrong sekalipun. Namun, sebaiknya hindari potongan poni yang terlalu panjang menutupi dahi, karena bisa membuat wajah terlihat lebih bulat. Potongan seperti pompadour atau quiff sangat disarankan untuk menonjolkan garis rahang yang seimbang.
Kedua, bagi pria dengan wajah bulat, tujuan utama dari potongan rambut adalah memberikan ilusi wajah yang lebih panjang dan bersudut. Pilihlah gaya rambut yang tipis di bagian samping namun memiliki volume atau ketinggian di bagian atas. Gaya seperti undercut, spiky, atau faux hawk adalah pilihan yang brilian. Hindari potongan rambut dengan panjang yang sama di seluruh bagian, seperti buzz cut yang terlalu rata, karena hanya akan menegaskan kebulatan wajah.
Ketiga, jika kamu memiliki wajah kotak (persegi) dengan rahang yang tegas, kamu bisa menonjolkan fitur maskulin tersebut dengan potongan yang rapi dan pendek. Buzz cut, crew cut, atau slicked back yang klasik sangat cocok untuk bentuk wajah ini. Garis rambut yang tegas akan semakin menonjolkan struktur tulang pipi dan rahang yang kuat.
Keempat, untuk wajah berbentuk hati atau segitiga terbalik, di mana dahi lebih lebar daripada rahang dan dagu, kamu perlu potongan rambut yang bisa menyeimbangkan proporsi tersebut. Gaya rambut dengan panjang medium, seperti fringe atau poni yang disisir ke samping, serta potongan messy hair sangat direkomendasikan untuk melembutkan area dahi yang lebar.
Inspirasi Macam-Macam Gaya Rambut Pria
Setelah mengetahui bentuk wajahmu, kini saatnya memilih gaya rambut yang paling sesuai. Berikut adalah 10 macam macam gaya rambut pria yang paling populer dan dijamin membuat penampilanmu makin cakep:
1. Undercut
Undercut bisa dibilang sebagai rajanya gaya rambut pria modern. Karakteristik utama dari gaya ini adalah potongan yang sangat kontras antara bagian samping dan belakang (yang dicukur sangat pendek atau bahkan botak) dengan bagian atas yang dibiarkan panjang. Gaya ini sangat fleksibel dan bisa digabungkan dengan berbagai styling di bagian atas, seperti disisir ke belakang (slick back) atau dibiarkan berantakan (messy).
Kelebihan utama dari undercut adalah kemampuannya untuk membuat wajah terlihat lebih bersih, tirus, dan rapi, namun tetap menyisakan ruang untuk bereksperimen dengan rambut bagian atas. Gaya ini sangat ideal untuk pria dengan wajah bulat atau kotak.
2. Pompadour
Terinspirasi dari gaya klasik era 1950-an ala Elvis Presley, pompadour kini kembali menjadi tren dengan sentuhan yang lebih modern. Ciri khasnya adalah rambut bagian atas yang disisir menjauhi dahi dengan volume ekstra di bagian depan, menciptakan semacam “jambul” yang elegan.
Untuk menata gaya pompadour, kamu membutuhkan pomade dengan daya rekat kuat (strong hold) dan sisir bulat serta hair dryer untuk menciptakan volume. Gaya ini memancarkan aura pria yang berkelas, rapi, dan sangat cocok untuk menghadiri acara-acara formal maupun untuk tampilan profesional di kantor.
3. French Crop
Jika kamu mencari gaya rambut yang praktis, minim perawatan, namun tetap trendi, French Crop adalah jawabannya. Gaya ini memadukan potongan pendek di bagian samping dan belakang dengan rambut bagian atas yang sedikit lebih panjang dan poni yang dipotong rata atau bertekstur mengarah ke depan.
French crop sangat cocok untuk pria yang memiliki masalah rambut menipis atau garis rambut yang mulai mundur, karena poni di bagian depan dapat membantu menyamarkan dahi yang lebar. Penataannya pun sangat mudah, cukup gunakan sedikit hair clay atau wax untuk memberikan tekstur agar tidak terlihat terlalu kaku.
4. Buzz Cut
Dikenal juga dengan sebutan cepak militer, buzz cut adalah gaya rambut di mana seluruh bagian rambut dicukur sangat pendek menggunakan clipper. Ini adalah gaya rambut paling low maintenance; kamu tidak perlu repot-repot menyisir atau menggunakan produk styling apa pun di pagi hari.
Meskipun terlihat sederhana, buzz cut mampu memberikan kesan maskulin, tegas, dan tangguh. Gaya ini sangat direkomendasikan bagi pria yang memiliki wajah persegi atau rahang yang kuat. Selain itu, potongan ini sangat bersahabat dengan iklim tropis Indonesia karena tidak membuat kepala cepat gerah.
5. Comma Hair
Dipopulerkan oleh para aktor dan idola K-Pop, comma hair telah menjadi tren masif di kalangan pria Asia. Ciri utamanya adalah poni depan yang melengkung ke dalam, membentuk siluet seperti tanda koma (,). Gaya ini biasanya diaplikasikan pada rambut dengan panjang medium.
Comma hair memberikan kesan manis, stylish, namun tetap maskulin. Potongan ini sangat ampuh untuk menyamarkan dahi lebar dan cocok untuk pria dengan bentuk wajah oval atau hati. Untuk menatanya, kamu memerlukan catokan rambut (flat iron) berukuran kecil atau hair dryer untuk membentuk lengkungan poni yang presisi.
Tips Menggunakan Produk Penata Rambut
- Pilih Sesuai Hasil Akhir: Gunakan pomade untuk hasil klimis (shiny), clay untuk hasil matte (kering dan natural), dan gel untuk ketahanan maksimal yang kaku.
- Gunakan Secukupnya: Mulailah dengan jumlah seukuran kacang polong. Menggunakan produk terlalu banyak akan membuat rambut lepek dan sulit dibilas.
- Wajib Keramas: Jangan pernah tidur dalam keadaan rambut masih penuh produk styling, karena dapat menyumbat pori-pori kulit kepala.
6. Two Block
Masih dari pengaruh tren Korea Selatan, two block adalah versi Asia dari undercut. Perbedaannya terletak pada transisi potongan. Pada two block, rambut bagian bawah (samping dan belakang) dicukur pendek, namun rambut bagian atas dibiarkan cukup panjang dan jatuh menutupi area yang dicukur, menciptakan dua “blok” rambut yang berbeda secara kontras.
Gaya ini sangat dinamis; kamu bisa membiarkan poni jatuh secara natural ke depan, membelahnya ke tengah (middle part), atau menatanya sedikit acak. Two block sangat cocok untuk pria dengan rambut lurus maupun sedikit bergelombang.
7. Mullet
Pernah dianggap sebagai gaya rambut kuno era 80-an, mullet kini bangkit kembali dengan gaya yang lebih edgy (modern mullet). Ciri khasnya adalah potongan pendek di bagian depan dan samping, namun memanjang di bagian belakang (tengkuk).
Modern mullet biasanya dipadukan dengan fade di bagian samping untuk memberikan sentuhan masa kini. Gaya ini sangat cocok bagi pria yang berani tampil beda, artistik, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Rambut bergelombang atau keriting akan memberikan tekstur yang luar biasa pada gaya mullet.
8. Quiff
Mirip dengan pompadour, namun quiff memiliki pendekatan yang lebih santai dan tidak terlalu kaku. Pada gaya quiff, rambut bagian depan disisir ke atas dan sedikit ke belakang, namun dengan tekstur yang dibiarkan natural atau sedikit messy.
Gaya ini sangat serbaguna dan cocok untuk hampir semua jenis acara, baik santai maupun formal. Quiff memberikan kesan pria yang peduli dengan penampilan namun tidak terlihat terlalu berusaha keras (effortless style).
9. Slicked Back
Klasik, rapi, dan intimidatif. Slicked back adalah gaya di mana seluruh rambut bagian atas disisir lurus ke belakang menggunakan pomade atau gel berkilau. Gaya ini sering diasosiasikan dengan penampilan para eksekutif atau karakter dalam film-film mafia klasik.
Potongan ini sangat ideal untuk rambut lurus dengan panjang medium. Namun, gaya ini kurang disarankan bagi pria yang memiliki garis rambut yang menipis di bagian depan (receding hairline), karena menyisir seluruh rambut ke belakang justru akan mengekspos dahi secara penuh.
10. Taper Fade
Taper fade sebenarnya lebih merujuk pada teknik potongan di bagian samping dan belakang daripada gaya keseluruhan. Teknik ini menciptakan gradasi panjang rambut yang memendek secara mulus dari atas hingga memudar habis (kulit kepala terlihat) di bagian bawah.
Taper fade sangat diminati karena dapat dikombinasikan dengan hampir semua gaya rambut bagian atas (seperti crop, quiff, atau rambut keriting alami). Gradasi yang halus memberikan ilusi wajah yang lebih tegas dan potongan yang sangat rapi (clean look).
Cara Menjaga Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala
Memiliki potongan rambut yang keren tidak akan ada artinya jika rambutmu terlihat kusam, berketombe, atau menipis. Oleh karena itu, perawatan rambut dari luar dan dalam sangatlah krusial. Perawatan dimulai dari hal yang paling dasar, yaitu cara mencuci rambut. Tidak semua pria harus keramas setiap hari; jika kulit kepalamu tidak terlalu berminyak, keramas 2-3 hari sekali menggunakan sampo yang tepat sudah cukup untuk menjaga kelembapan alaminya. Namun, jika kamu rutin menggunakan pomade setiap hari, mencuci rambut dengan bersih di malam hari adalah kewajiban.
Selain sampo, jangan ragu untuk menggunakan kondisioner. Kondisioner berfungsi untuk menutup kembali kutikula rambut yang terbuka saat keramas, sehingga rambut tetap lembut, tidak mudah patah, dan lebih mudah diatur. Jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh seperti protein, zat besi, zinc, dan vitamin B (biotin) yang sangat penting untuk kekuatan folikel rambut.
Untuk menunjang rutinitas perawatan rambut harianmu agar selalu sehat dan kuat, kamu bisa dengan mudah mencari dan beli produk perawatan rambut, vitamin, maupun suplemen secara online di Halodoc. Mulai dari sampo anti-ketombe, hair tonic, hingga vitamin khusus rambut, semuanya tersedia lengkap dan dijamin keasliannya.
Masalah Rambut Pria yang Sering Terjadi
1. Ketombe dan Dermatitis Seboroik
Banyak pria mengalami masalah kulit kepala mengelupas yang jatuh ke kerah baju. Ketombe sering disebabkan oleh jamur Malassezia yang tumbuh berlebihan akibat kulit kepala yang terlalu berminyak atau tumpukan produk rambut yang tidak dibilas bersih. Menggunakan sampo yang mengandung Zinc Pyrithione atau Ketoconazole dapat membantu meredakannya.
2. Kerontokan Rambut Pola Pria (Androgenetic Alopecia)
Ini adalah masalah yang paling ditakuti pria, di mana rambut mulai menipis dari bagian dahi yang mundur (receding hairline) atau penipisan di area puncak kepala (crown). Hal ini utamanya dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormon DHT (Dihydrotestosterone) yang mengecilkan folikel rambut.
Perawatan dini adalah kunci untuk mempertahankan rambut yang masih ada. Jika kerontokan semakin parah, jangan mencoba sembarang obat tradisional tanpa dasar ilmiah. Sebaiknya, segera konsultasi ke dokter spesialis kulit (dermatolog) melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat, seperti resep minoxidil atau finasteride yang sesuai dengan kondisimu.
Studi Terkait
Journal of Cosmetic Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa kualitas rambut dan gaya rambut secara signifikan memengaruhi evaluasi psikologis dan persepsi sosial terhadap pria dewasa.
Dalam penelitian tersebut, pria yang merawat rambut dan menata gaya rambutnya dengan rapi dilaporkan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan dinilai lebih kompeten secara profesional oleh lingkungan sosialnya. Hal ini membuktikan bahwa grooming dan pemilihan gaya rambut bukan sekadar masalah estetika superfisial, melainkan berkontribusi langsung pada kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis pria.
Memilih gaya rambut yang tepat memang membutuhkan sedikit eksperimen, namun ketika kamu menemukan potongan yang pas, kepercayaan dirimu akan meningkat drastis. Selalu ingat untuk merawat kesehatan kulit kepala sebagai fondasi dari rambut yang indah.
Kamu bisa mendapatkan produk perawatan rambut harian dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terkait masalah kesehatan rambut yang sedang dialami melalui Halodoc.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2024. Hair Loss: Who Gets and Causes.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Hair loss – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Seborrheic Dermatitis: Causes, Symptoms & Treatment.
Journal of Cosmetic Dermatology. Diakses pada 2024. The impact of hair on psychological well-being.
Healthline. Diakses pada 2024. How to Choose the Best Haircut for Your Face Shape.
FAQ
1. Seberapa sering pria harus potong rambut?
Frekuensi potong rambut tergantung pada gaya rambut yang dipilih. Untuk gaya rambut pendek yang presisi seperti fade, undercut, atau buzz cut, idealnya dirapikan setiap 2-3 minggu sekali agar bentuknya tetap terjaga. Sementara untuk rambut medium hingga panjang, memotong ujung rambut (trim) setiap 4-6 minggu cukup untuk mencegah rambut bercabang.
2. Apakah memakai pomade setiap hari bisa menyebabkan kebotakan?
Pomade itu sendiri tidak secara langsung menyebabkan kebotakan genetik. Namun, jika kamu tidak membersihkan sisa pomade dengan tuntas saat keramas, residunya dapat menyumbat pori-pori kulit kepala, memicu ketombe parah, dan infeksi folikel (folikulitis) yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerontokan rambut sementara (hair fall).
3. Bagaimana cara mengatasi rambut pria yang kaku dan mengembang?
Rambut yang kaku dan mengembang biasanya kekurangan kelembapan. Gunakan kondisioner setelah keramas, hindari mencuci rambut dengan air yang terlalu panas, dan gunakan produk perawatan tambahan seperti hair oil atau vitamin rambut berbahan dasar argan oil saat rambut dalam keadaan setengah kering untuk melembutkan teksturnya.
4. Apakah mencukur habis (botak) bisa membuat rambut tumbuh lebih lebat?
Ini adalah mitos yang sangat umum. Mencukur rambut hingga botak tidak memengaruhi jumlah folikel rambut di kulit kepala atau kecepatan pertumbuhannya. Rambut yang baru tumbuh setelah dicukur mungkin terasa lebih kasar dan tebal karena ujungnya terpotong tumpul, tetapi secara genetis tingkat kelebatan rambutmu tetap sama.


