• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Macam-Macam Sumber Makanan Sehat untuk Anak

Macam-Macam Sumber Makanan Sehat untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Asupan makanan yang sehat untuk Si Kecil dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya hingga dewasa. Semakin cepat ibu memperkenalkan makanan sehat dan bergizi pada Si Kecil, maka semakin mudah untuk menumbuhkan dan menerapkan kebiasaan makan sehat yang mungkin bisa bertahan seumur hidup. Tersedia berbagai sumber makanan sehat yang bisa ibu pilih untuk dijadikan menu makanan Si Kecil setiap harinya. Apa saja? Ini ulasannya.

Baca juga: Tips Memilih Mainan Berdasar Tahap Pertumbuhan Anak

Sumber Makanan Sehat untuk Anak

Dilansir dari laman Raising Children, berikut ini sumber makanan sehat yang mampu membantu pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil, yaitu:

  1. Buah dan Sayur-sayuran

Buah dan sayuran mampu menyediakan energi, vitamin, antioksidan, serat, dan air untuk Si Kecil. Sumber makanan ini juga membantu melindungi anak dari penyakit kronis di kemudian hari, termasuk penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Itu sebabnya, penting bagi ibu untuk menanamkan pola makan yang sehat pada anak sejak dini. 

Dorong Si Kecil untuk memilih buah dan sayuran di setiap waktu makan dan untuk camilan. Ibu bisa memberinya pilihan buah dan sayuran dengan warna berbeda, tekstur dan rasa, baik yang segar maupun yang sudah dimasak. Sebelum memberikannya pada Si Kecil, pastikan cuci buah dan sayuran terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran atau bahan kimia. 

  1. Biji-bijian

Makanan yang berbahan biji-bijian seperti roti, pasta, mie, sereal sarapan, nasi, jagung, quinoa, polenta, gandum dan gandum dapat memberikan energi yang anak butuhkan untuk tumbuh, berkembang, dan belajar. Ibu sebaiknya pilih makanan berbahan biji-bijian dengan indeks glikemik rendah, seperti pasta gandum dan roti. Alasannya, jenis makanan ini mampu memberikan Si Kecil energi yang lebih tahan lama dan membuatnya merasa lebih kenyang lebih lama.

Baca juga: 9 Kegiatan yang Bisa Menumbuhkan Kreativitas pada Balita

  1. Makanan Olahan Susu

Makanan olahan susu seperti keju, kefir dan yoghurt kaya protein dan kalsium yang membantu membangun tulang dan gigi yang kuat. Untuk mendapatkan nutrisi tersebut, pastikan ibu menawarkan Si Kecil berbagai jenis olahan susu tersebut setiap harinya. 

  1. Protein

Makanan kaya protein seperti daging tanpa lemak, ikan, ayam, telur, kacang-kacangan, lentil, buncis, tahu, dan kacang-kacangan juga mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan otot Si Kecil. Makanan ini mengandung vitamin dan mineral bermanfaat lainnya seperti zat besi, seng, vitamin B12 dan asam lemak omega-3. Zat besi dan asam lemak omega-3 dari daging merah dan ikan berminyak sangat penting bagi perkembangan dan pembelajaran otak anak. 

Selain untuk bahan makanan pokok, dorong Si Kecil untuk memilih camilan dari kelompok makanan sehat di atas. Beberapa jenis makanan yang mungkin cocok dijadikan camilan, contohnya seperti kacang, keju, yoghurt rendah lemak buah atau sayuran segar.

Baca juga: Lindungi Kesehatan Anak dengan 7 Tips Ini

Berlaku juga untuk hidangan penutup di akhir makan. Buah atau yoghurt yang diiris bisa menjadi pilihan yang paling sehat. Hindari memberinya makanan yang tinggi gula terlalu sering. Sebaiknya, sajikan makanan seperti kue dan cokelat saat acara-acara tertentu saja, seperti hari ulang tahunnya. Bila ibu punya pertanyaan seputar gizi Si Kecil, ibu bisa mendiskusikannya bersama ahli gizi Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat menghubungi ahli gizi kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi:
Raising Children. Diakses pada 2020. Healthy food for school-age children: the five food groups.
Help Guide. Diakses pada 2020. Healthy Food for Kids.