Ad Placeholder Image

Makan Durian Pusing? Ini Penyebabnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Makan Durian Pusing? Kenali Penyebab dan Atasi Segera!

Makan Durian Pusing? Ini Penyebabnya!Makan Durian Pusing? Ini Penyebabnya!

Makan Durian Pusing: Mengapa Terjadi dan Cara Mengatasinya

Sensasi pusing setelah mengonsumsi durian merupakan keluhan yang umum. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan efek yang dikenal sebagai “mabuk durian”. Durian, buah tropis dengan rasa dan aroma khas, mengandung berbagai komponen yang, jika dikonsumsi berlebihan, dapat memicu reaksi tubuh seperti pusing dan ketidaknyamanan lainnya. Memahami penyebab di balik pusing setelah makan durian dapat membantu penikmat buah ini untuk mengonsumsinya dengan lebih bijak.

Apa Itu Mabuk Durian dan Gejalanya?

Mabuk durian adalah istilah non-medis untuk menggambarkan kumpulan gejala yang muncul setelah mengonsumsi durian, terutama dalam jumlah banyak. Pusing menjadi salah satu gejala utamanya. Reaksi tubuh ini terjadi karena adanya interaksi antara senyawa-senyawa yang terkandung dalam durian dengan sistem tubuh.

Gejala Pusing setelah Makan Durian

  • Sakit kepala ringan hingga sedang
  • Rasa berputar atau limbung
  • Mual
  • Kembung atau begah pada perut
  • Tubuh terasa panas
  • Jantung berdebar
  • Kelelahan

Penyebab Utama Pusing setelah Makan Durian

Efek pusing setelah mengonsumsi durian tidak terjadi tanpa sebab. Kandungan nutrisi dan senyawa aktif dalam durian berperan penting dalam memicu kondisi ini. Beberapa faktor utama meliputi:

Kadar Gula dan Kalori Tinggi

Durian dikenal memiliki kandungan gula dan kalori yang sangat tinggi. Ketika seseorang mengonsumsi durian dalam jumlah banyak, gula darah dapat melonjak dengan cepat. Lonjakan gula darah ini kemudian memicu pelepasan insulin berlebihan oleh pankreas untuk menstabilkan kadar gula. Fluktuasi cepat pada kadar gula darah ini, terutama penurunan setelah lonjakan, dapat memicu sakit kepala atau pusing.

Alkohol Alami dan Senyawa Sulfur

Durian mengandung alkohol alami dalam jumlah kecil, yang terbentuk selama proses pematangan buah. Selain itu, buah ini juga kaya akan senyawa sulfur organik. Kombinasi alkohol alami dan senyawa sulfur dapat menyebabkan fermentasi gas di dalam perut, memicu kembung atau begah. Senyawa sulfur ini juga dapat berkontribusi pada peningkatan suhu tubuh dan berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan seperti pusing.

Potensi Kenaikan Tekanan Darah atau Asam Lambung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi durian berlebihan dapat berpotensi memengaruhi tekanan darah, meskipun mekanisme pastinya masih diteliti. Bagi individu yang sensitif atau memiliki riwayat tekanan darah tinggi, lonjakan gula dan efek lain dari durian dapat memicu peningkatan tekanan darah sementara yang berkontribusi pada rasa pusing. Selain itu, kandungan gas dari fermentasi dapat meningkatkan asam lambung, yang juga bisa menyebabkan pusing dan mual pada beberapa orang.

Cara Mengatasi Pusing setelah Makan Durian

Apabila pusing muncul setelah mengonsumsi durian, beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakannya:

  • Istirahat Cukup: Berbaring di tempat yang tenang dapat membantu mengurangi sensasi pusing.
  • Minum Air Putih: Konsumsi air yang cukup untuk membantu hidrasi tubuh dan mengencerkan kadar gula dalam darah.
  • Konsumsi Buah atau Makanan Penyeimbang: Beberapa orang merasa terbantu dengan mengonsumsi buah lain seperti manggis, yang secara tradisional dianggap memiliki efek “pendingin”.
  • Hindari Minuman Berkafein atau Beralkohol: Minuman ini dapat memperburuk dehidrasi atau interaksi dalam tubuh.

Pencegahan Pusing setelah Makan Durian

Pencegahan adalah kunci untuk menikmati durian tanpa efek samping yang tidak diinginkan:

  • Konsumsi dalam Batas Wajar: Batasi jumlah durian yang dikonsumsi dalam satu waktu. Satu hingga dua buah durian ukuran sedang sudah cukup untuk sebagian besar orang.
  • Hindari Konsumsi Bersamaan dengan Alkohol: Interaksi antara alkohol alami durian dan alkohol dari minuman dapat meningkatkan risiko gejala yang tidak menyenangkan.
  • Perhatikan Kondisi Tubuh: Individu dengan riwayat diabetes, tekanan darah tinggi, atau masalah pencernaan perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi durian.
  • Makan Setelah Makan Besar: Mengonsumsi durian setelah makan makanan utama dapat membantu memperlambat penyerapan gula.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Pusing setelah makan durian adalah fenomena yang terjadi karena kompleksnya senyawa dalam buah, terutama kadar gula, alkohol alami, dan sulfur, yang memicu lonjakan gula darah, fermentasi gas, serta potensi efek pada tekanan darah atau asam lambung. Mengonsumsi durian dalam jumlah moderat adalah cara terbaik untuk menghindari gejala ini. Jika gejala pusing atau ketidaknyamanan lainnya berlanjut atau sangat mengganggu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapatkan saran medis profesional dari dokter spesialis atau buat janji temu untuk pemeriksaan lebih lanjut.