• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Makanan Bergizi untuk Mencegah Pellagra

Makanan Bergizi untuk Mencegah Pellagra

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pellagra merupakan penyakit yang disebabkan oleh rendahnya tingkat niasin atau yang juga dikenal sebagai vitamin B-3. Kondisi ini ditandai dengan demensia, diare, dan dermatitis. Apabila gangguan ini tidak segera diobati, maka pellagra dapat berakibat fatal. 

Walaupun kondisi ini jarang terjadi, masalah kesehatan ini banyak terjadi di negara berkembang. Kondisi ini juga dapat memengaruhi orang-orang yang tubuhnya tidak benar-benar menyerap niasin. Terdapat dua jenis pellagra yang bisa terjadi, yaitu pellagra primer dan sekunder. Cara mencegah penyakit ini adalah dengan memastikan asupan makanan bergizi sehari-hari. 

Baca juga: 6 Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan

Pilih Makanan yang Mengandung Vitamin B3

Gangguan akibat asupan makanan yang tidak memadai dari niasin dan triptofan dapat menyebabkan dermatitis dengan gejala seperti kulit terbakar sinar matahari. Kondisi selanjutnya yang terjadi adalah gangguan kulit menjadi kronis, kulit kasar, bersisik, serta keras seperti pembentukan kerak akibat pendarahan. Kondisi kulit ini biasanya terjadi di sekitar leher. 

Pilihan makanan sehari-hari dapat memengaruhi kondisi pellagra ini. Orang dengan pola makan vegetarian atau vegan juga rentan mengalami kondisi ini. Sebab, makanan yang mengandung vitamin B3 paling banyak ditemukan pada daging ayam, sapi, dan ikan.

Jadi, untuk mencegah terjadinya pellagra, pengidap harus mengonsumsi pilihan makanan yang kaya vitamin B3. Berikut pilihan jenis makanan bergizi yang dianjurkan untuk mencegah pellagra:

  • Jeruk.
  • Bayam, sebab sayur ini kaya akan kalsium, zat besi, dan folat, yang mampu mengompensasi kekurangan vitamin yang diperlukan pengidap pellagra. 
  • Gandum.
  • Susu dan produk susu. Biasanya, susu efektif dalam menyembuhkan pellagra dan mencegahnya. Pastikan susu yang dikonsumsi kaya akan niasin, vitamin B kompleks, dan kalsium. 
  • Telur. Asupan telur setiap hari dianjurkan bagi pengidap pellagra, karena ini akan memenuhi kebutuhan tubuh akan niasin dan memperbaiki gejala pellagra. 
  • Spirulina. Suplemen alga yang mengandung kaya vitamin, termasuk vitamin B yang penting untuk mengobati pellagra. 
  • Lavender sebagai obat topikal.
  • Brokoli.
  • Lidah buaya.
  • Daun ketumbar.
  • Ikan tuna.
  • Jahe.
  • Sup ayam.
  • Asparagus dan daging sapi. 

Untuk informasi yang lebih lengkap tentang cara mencegah pellagra, kamu bisa menanyakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tanpa perlu repot, komunikasi dengan dokter dapat dilakukan kapan dan di mana saja.  

Baca juga: Kenali Penyakit Penyakit Pellagra Akibat Kekurangan B3

Pemulihan Diri dari Pellagra

Pellagra biasanya sulit didiagnosis karena ada banyak gejala. Selain itu, tidak ada pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis defisiensi niasin. Sebagai gantinya, biasanya dokter akan memeriksa masalah gastrointestinal, ruam, atau perubahan kondisi mental pengidap. Selain itu, pengujian urine juga dapat dilakukan. 

Pellagra primer umumnya diobati dengan perubahan pola makan dan suplemen niasin atau nikotinamid. Mungkin juga perlu diberikan secara intravena. Nikotinamid merupakan bentuk lain dari vitamin B-3. Dengan perawatan dini, maka pemulihan penuh dapat terjadi.

Sementara itu, perawatan kulit membutuhkan waktu beberapa bulan. Jika tidak diobati, pellagra primer biasanya dapat mengancam jiwa setelah empat atau lima tahun kemudian. Selain itu, beberapa kasus pellagra sekunder dapat merespons penggunaan niasin atau nikotinamid baik secara oral maupun intravena. 

Baca Juga : Kekurangan Vitamin D Bisa Sebabkan Gagal Jantung

Saat memulihkan diri dari pellagra primer atau sekunder, hal yang terpenting adalah menjaga agar ruam tidak lembap dan terlindungi dengan tabir surya. Dokter juga mungkin meresepkan salep atau krim untuk kulit akibat pellagra. Namun, melindungi kulit dari sinar matahari langsung selama proses pemulihan tetap perlu dilakukan. Pengidap bisa menggunakan tabir surya atau mengenakan pakaian tertutup setiap hari. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Pellagra.
WebMD. Diakses pada 2020. Niacin Deficiency.