Ad Placeholder Image

Makanan Tinggi Natrium: Daftar dan Cara Menguranginya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Makanan Tinggi Natrium: Daftar & Cara Menguranginya

Makanan Tinggi Natrium: Daftar dan Cara MenguranginyaMakanan Tinggi Natrium: Daftar dan Cara Menguranginya

DAFTAR ISI


Natrium adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh agar sistem saraf dan otot dapat berfungsi dengan baik. Namun, masalah kesehatan sering muncul bukan karena kekurangan, melainkan karena konsumsi yang berlebihan. Di Indonesia, penggunaan penyedap rasa dan konsumsi makanan olahan yang tinggi garam sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari, yang tanpa disadari meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

Mengontrol asupan natrium bukan berarti kamu harus menghilangkan rasa pada makanan. Memahami sumber-sumber tersembunyi dari mineral ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Banyak orang hanya menganggap garam dapur sebagai satu-satunya sumber natrium, padahal makanan kemasan dan makanan cepat saji justru menyumbang porsi yang jauh lebih besar.

Jika kamu memiliki riwayat hipertensi atau ingin mulai menjalankan pola hidup sehat, sangat penting untuk mengenali jenis makanan apa saja yang harus dibatasi. Selain mengatur pola makan, kamu juga bisa melengkapi kebutuhan kesehatan harian dengan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan mudah dan aman.

Nah, mau tahu apa saja daftar makanan yang mengandung natrium tinggi dan bagaimana cara mengelolanya? Berikut ulasannya!

Apa itu Natrium dan Mengapa Tubuh Membutuhkannya?

Natrium adalah elektrolit yang berperan vital dalam menjaga keseimbangan cairan di dalam dan di luar sel tubuh. Secara medis, natrium membantu transmisi impuls saraf dan kontraksi otot. Dalam kadar yang tepat, natrium memastikan volume darah tetap stabil dan tekanan darah terkontrol. Secara alami, natrium dapat ditemukan dalam jumlah kecil pada sayuran, daging, dan produk susu.

Bahaya Kelebihan Konsumsi Natrium bagi Kesehatan

Kelebihan natrium menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Cairan ekstra ini meningkatkan volume darah, yang pada akhirnya memberikan tekanan tambahan pada jantung dan pembuluh darah. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu hipertensi (tekanan darah tinggi). Hipertensi merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung koroner, gagal ginjal, hingga stroke.

Selain itu, asupan natrium yang tinggi juga dikaitkan dengan risiko osteoporosis karena natrium dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak kalsium melalui urine. Oleh karena itu, bagi kamu yang sering merasakan gejala seperti sakit kepala hebat atau pembengkakan pada kaki, disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Daftar Makanan yang Mengandung Natrium Tinggi

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang perlu kamu waspadai karena memiliki kandungan natrium yang sangat tinggi:

1. Daging Olahan

Sosis, ham, bacon, kornet, dan nugget mengandung natrium yang sangat tinggi bukan hanya dari garam, tetapi juga dari bahan pengawet seperti natrium nitrit. Proses pengolahan ini bertujuan untuk mempertahankan warna dan memperpanjang masa simpan produk.

2. Mi Instan dan Makanan Kaleng

Satu porsi mi instan seringkali sudah memenuhi lebih dari 60-80% kebutuhan natrium harian orang dewasa. Begitu pula dengan sup kalengan atau sayuran kaleng yang menggunakan natrium sebagai pengawet utama agar produk tidak mudah busuk di rak supermarket.

3. Saus dan Penyedap Rasa

Kecap manis, kecap asin, saus tiram, saus sambal, dan penyedap rasa (MSG) adalah sumber natrium tersembunyi. Bahkan saus tomat yang terasa manis pun mengandung kadar garam yang cukup tinggi untuk menyeimbangkan rasa asamnya.

4. Makanan Cepat Saji (Fast Food)

Burger, ayam goreng tepung, dan kentang goreng biasanya dibumbui secara berlebihan. Selain tinggi lemak jenuh, makanan jenis ini sangat berbahaya bagi penderita hipertensi karena kandungan garamnya yang ekstrem.

Tips Membaca Label Informasi Nilai Gizi
  1. Perhatikan “Sodium” atau “Natrium” pada tabel nutrisi.
  2. Kategori rendah natrium adalah jika mengandung kurang dari 140 mg per sajian.
  3. Hindari produk dengan kandungan natrium lebih dari 400 mg per sajian.

Cara Mengurangi Asupan Natrium dalam Diet Sehari-hari

Mengurangi asupan garam tidak harus membuat makanan terasa hambar. Kamu bisa mengikuti beberapa strategi berikut ini:

1. Gunakan Rempah Alami

Gunakan bawang putih, bawang merah, jahe, lada, kunyit, atau perasan jeruk nipis untuk memperkuat rasa makanan sebagai pengganti garam atau MSG berlebih.

2. Pilih Bahan Makanan Segar

Utamakan membeli daging, ikan, dan sayuran segar daripada produk olahan yang sudah dikemas atau diasinkan.

3. Bilas Makanan Kaleng

Jika kamu harus menggunakan sayuran atau kacang-kacangan kaleng, bilas terlebih dahulu dengan air mengalir untuk membuang sisa cairan pengawet yang tinggi natrium.

Studi Mengenai Konsumsi Natrium

World Health Organization (WHO) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa pengurangan asupan natrium di bawah 2.000 mg per hari (setara dengan 1 sendok teh garam) dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan pada orang dewasa. Studi tersebut menekankan bahwa intervensi pola makan adalah cara paling efektif untuk mencegah kematian akibat penyakit kardiovaskular di tingkat global.

Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Jika kamu merasa kesulitan mengatur pola makan atau memiliki kondisi medis khusus, jangan ragu untuk berdiskusi dengan tenaga profesional.

Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan suplemen pendukung kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

FAQ

1. Berapa batas maksimal konsumsi natrium per hari?

Menurut Kemenkes RI dan WHO, batas maksimal konsumsi natrium bagi orang dewasa sehat adalah 2.000 mg per hari, atau setara dengan 5 gram (1 sendok teh) garam dapur.

2. Apakah garam laut lebih sehat daripada garam dapur?

Secara kandungan natrium, keduanya hampir sama. Perbedaannya hanya terletak pada tekstur dan kandungan mineral mikro lainnya, namun keduanya tetap harus dibatasi penggunaannya.

3. Mengapa makanan manis juga bisa tinggi natrium?

Natrium sering digunakan dalam produk roti atau biskuit manis sebagai pengembang (baking soda/sodium bicarbonate) dan untuk menyeimbangkan rasa serta memperpanjang masa simpan.

4. Bagaimana cara cepat membuang kelebihan garam dalam tubuh?

Cara paling alami adalah dengan memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan tinggi kalium seperti pisang atau alpukat, karena kalium membantu ginjal mengeluarkan natrium melalui urine.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2026. Sodium intake for adults and children.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sodium: How to tame your salt habit.
American Heart Association. Diakses pada 2026. Shaking the Salt Habit to Lower High Blood Pressure.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Salt and Sodium.

## Punya Kekhawatiran Tentang Kadar Garam dalam Dietmu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa sering mengonsumsi makanan asin dan khawatir dengan tekanan darahmu, tapi bingung harus mulai bertanya ke mana? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.