Ad Placeholder Image

Makanan untuk Mencret: Menu Ampuh Redakan Diare

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Februari 2026

Makanan untuk Mencret: Cepat Sembuh & Mudah Dicerna

Makanan untuk Mencret: Menu Ampuh Redakan DiareMakanan untuk Mencret: Menu Ampuh Redakan Diare

Saat mengalami mencret atau diare, memilih makanan yang tepat sangat penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah kondisi semakin memburuk. Beberapa jenis makanan dapat membantu memadatkan feses, menggantikan elektrolit yang hilang, dan menenangkan sistem pencernaan yang sedang terganggu. Sebaliknya, ada pula makanan yang sebaiknya dihindari karena dapat memperparah diare. Apa saja makanan yang dianjurkan dan yang sebaiknya dihindari saat mencret?

Makanan yang Dianjurkan untuk Mencret

Pola makan BRAT (Banana, Rice, Applesauce, Toast) sering direkomendasikan sebagai langkah awal untuk mengatasi diare. Berikut penjelasan lebih detail mengenai makanan yang baik dikonsumsi saat mencret:

  • Pisang (Banana): Mengandung kalium yang hilang saat diare dan pektin yang membantu memadatkan feses.
  • Nasi (Rice): Nasi putih atau bubur nasi mudah dicerna dan membantu mengurangi frekuensi buang air besar.
  • Saus Apel (Applesauce): Sumber pektin yang baik dan lembut bagi perut. Pastikan tanpa tambahan gula.
  • Roti Panggang (Toast): Roti tawar yang dipanggang lebih mudah dicerna dibandingkan roti segar.
  • Kentang Rebus: Sumber karbohidrat yang mudah dicerna dan memberikan energi.
  • Ayam Rebus/Kukus Tanpa Kulit: Sumber protein tanpa lemak yang penting untuk pemulihan.
  • Ikan Kukus/Rebus: Pilihan protein tanpa lemak lainnya yang mudah dicerna.
  • Telur Rebus/Kukus: Sumber protein yang baik dan mudah dicerna.
  • Oatmeal/Sereal Gandum: Memberikan energi dan serat yang larut dalam air.
  • Biskuit Gandum/Plain: Camilan ringan yang mudah dicerna.

Minuman Penting Saat Mencret

Selain makanan, asupan cairan yang cukup sangat penting untuk mencegah dehidrasi saat diare.

  • Air Putih & Oralit: Mengganti cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare. Oralit sangat penting, terutama pada anak-anak dan lansia.
  • Sup Kaldu Bening: Memberikan cairan dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh.
  • Jus Buah Kaya Kalium: Jus melon atau pisang dapat membantu menggantikan kalium yang hilang.
  • Probiotik: Minuman atau suplemen probiotik seperti Yakult dapat membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus (konsultasikan dengan dokter jika memiliki kondisi medis lain).

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Mencret

Beberapa jenis makanan dapat memperparah diare dan sebaiknya dihindari selama masa pemulihan:

  • Makanan Berlemak & Gorengan: Sulit dicerna dan dapat memicu kontraksi usus.
  • Makanan Pedas & Bumbu Banyak: Dapat mengiritasi saluran pencernaan.
  • Susu & Produk Susu (kecuali yogurt/probiotik): Laktosa dalam susu sulit dicerna saat diare.
  • Gula Tinggi: Gula dapat menarik air ke dalam usus dan mempercepat kontraksi usus.
  • Kafein & Alkohol: Dapat mempercepat dehidrasi.

Tips Tambahan Mengatur Makanan Saat Mencret

Berikut beberapa tips tambahan yang perlu diperhatikan:

  • Porsi Kecil: Makanlah dengan porsi kecil tapi lebih sering untuk mengurangi beban pada sistem pencernaan.
  • Jangan Paksa: Jika merasa mual, fokuslah pada asupan cairan terlebih dahulu.
  • Kembali ke Makanan Biasa Bertahap: Setelah diare mereda, kembalilah ke pola makan normal secara bertahap. Hindari langsung mengonsumsi makanan berat atau berlemak.

Kapan Harus ke Dokter?

Diare biasanya akan membaik dalam beberapa hari dengan pengaturan makan dan minum yang tepat. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika:

  • Diare tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Mengalami dehidrasi berat (mulut sangat kering, jarang buang air kecil, pusing).
  • Terdapat darah dalam feses.
  • Mengalami demam tinggi.
  • Merasa sangat lemas.

Rekomendasi Halodoc: Jika mengalami diare dan membutuhkan saran medis atau resep obat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dapatkan penanganan yang tepat dan cepat untuk mempercepat pemulihan.