Ad Placeholder Image

Makanan untuk Penyakit Gula, Hidup Sehat Tanpa Khawatir

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 September 2026

Makanan untuk Penyakit Gula: Enak, Sehat, Mudah!

Makanan untuk Penyakit Gula, Hidup Sehat Tanpa KhawatirMakanan untuk Penyakit Gula, Hidup Sehat Tanpa Khawatir

DAFTAR ISI


Memilih makanan untuk penyakit gula atau diabetes melitus menjadi bagian penting dalam menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Kabar baiknya, penderita diabetes tetap bisa menikmati makanan yang beragam dan lezat asalkan memperhatikan jadwal, jenis, dan jumlah makanan yang dikonsumsi.

Menurut Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), terapi nutrisi medis merupakan salah satu pilar pengelolaan diabetes, bersama edukasi, aktivitas fisik, dan pengobatan. Yuk, kenali pilihan makanan yang dianjurkan dan yang perlu dibatasi agar kamu bisa hidup sehat tanpa khawatir.

Pilihan Makanan untuk Penyakit Gula yang Dianjurkan

Kementerian Kesehatan RI menekankan prinsip 3J dalam pola makan penderita diabetes, yaitu jadwal makan yang teratur, jumlah makanan sesuai kebutuhan kalori, dan jenis makanan yang tepat. Prinsip ini juga ditekankan dalam pedoman PERKENI, terutama bagi penderita yang menggunakan obat pemicu sekresi insulin atau terapi insulin.

1. Karbohidrat Kompleks Tinggi Serat

Pedoman PERKENI 2021 menganjurkan karbohidrat sebesar 45–65% dari total asupan energi, dengan mengutamakan sumber yang tinggi serat. Contohnya nasi merah, roti gandum utuh, kentang, jagung, dan oatmeal. Karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah membantu kenaikan gula darah tidak terlalu cepat.

2. Sayur dan Buah sebagai Sumber Serat

PERKENI menyarankan konsumsi serat sebanyak 20–35 gram per hari. Penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi sayur dan buah sebagai sumber serat, dan fruktosa alami yang terdapat dalam buah dan sayur tidak perlu dibatasi. Tetap perhatikan porsinya sesuai anjuran tenaga kesehatan.

3. Protein Rendah Lemak

Sumber protein yang dianjurkan antara lain ikan, udang, telur, daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan, tahu, dan tempe. Penderita diabetes yang memiliki gangguan ginjal perlu penyesuaian asupan protein sesuai arahan dokter.

4. Lemak yang Lebih Sehat

Asupan lemak dianjurkan sekitar 20–25% dari kebutuhan kalori dan tidak lebih dari 30% total energi. Batasi lemak jenuh dan hindari lemak trans yang banyak terdapat pada gorengan dan makanan olahan.

Makanan yang Perlu Dibatasi

Menurut PERKENI, asupan sukrosa atau gula tidak boleh lebih dari 5% total asupan energi, dan anjuran natrium bagi penderita diabetes kurang dari 1.500 mg per hari. Kemenkes juga menyarankan membatasi karbohidrat olahan, makanan tinggi garam, lemak jenuh dan trans, serta minuman manis.

Tips Mengatur Pola Makan agar Gula Darah Terkendali

  • Makan dengan jadwal yang teratur, yaitu tiga kali makan utama dengan selingan di antaranya sesuai anjuran dokter atau ahli gizi.
  • Ganti nasi putih sesekali dengan sumber karbohidrat tinggi serat, seperti nasi merah atau roti gandum utuh.
  • Perbanyak porsi sayur dalam setiap kali makan dan pilih buah utuh dibanding jus.
  • Pilih cara memasak dengan direbus, dikukus, atau dipanggang daripada digoreng.
  • Ganti minuman manis dengan air putih, dan gunakan pemanis buatan hanya dalam batas aman.
  • Tetap rutin beraktivitas fisik dan memantau gula darah sesuai jadwal dari dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan ke dokter jika kamu mengalami gejala seperti sering haus, sering buang air kecil, mudah lapar, atau berat badan turun tanpa sebab. Bagi penderita diabetes, segera cari pertolongan medis bila gula darah sangat tinggi atau sangat rendah, atau muncul gejala seperti gemetar, keringat dingin, lemas berat, bingung, hingga penurunan kesadaran.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan pola makan dan pengelolaan diabetes yang sesuai dengan kondisimu.

Studi Terkait

Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021 dari PERKENI menjelaskan bahwa terapi nutrisi medis perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Anjuran utamanya meliputi karbohidrat 45–65% total energi, sukrosa tidak lebih dari 5% total energi, serat 20–35 gram per hari, dan natrium kurang dari 1.500 mg per hari.

Artikel Kemenkes yang merujuk pedoman tersebut juga menyebutkan bahwa kebutuhan kalori penderita diabetes ditentukan oleh beberapa faktor, seperti jenis kelamin, usia, aktivitas fisik, stres metabolik, dan berat badan. Karena itu, pengaturan makan sebaiknya dilakukan dengan dukungan tim kesehatan, termasuk ahli gizi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kebutuhan kalori dan pilihan makanan penderita diabetes berbeda pada setiap orang, tergantung usia, aktivitas, berat badan, dan penyakit penyerta. Lewat chat dokter, kamu bisa berkonsultasi tentang pola makan yang aman, hasil cek gula darah, hingga penyesuaian obat yang sedang dikonsumsi.

Chat dengan dokter Halodoc kapan saja untuk mendapatkan informasi pengelolaan diabetes yang sesuai dengan kondisimu.

Referensi
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Nutrisi Diet pada Diabetes Mellitus.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Terapi Nutrisi Medis pada Diabetes Melitus Tipe 2 (Series 1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Terapi Nutrisi Medis pada Diabetes Melitus Tipe 2 (Series 3).

FAQ

Apa saja makanan yang baik untuk penderita penyakit gula?

Makanan yang dianjurkan antara lain karbohidrat kompleks tinggi serat seperti nasi merah dan oatmeal, sayur dan buah, serta protein rendah lemak seperti ikan, tahu, dan tempe. Atur porsinya sesuai kebutuhan kalori.

Apakah penderita diabetes boleh makan buah?

Boleh. PERKENI menganjurkan sayur dan buah sebagai sumber serat, dan fruktosa alami di dalamnya tidak perlu dibatasi. Pilih buah utuh dan perhatikan porsinya.

Berapa batas konsumsi gula bagi penderita diabetes?

Menurut PERKENI, asupan sukrosa atau gula tidak boleh lebih dari 5% total asupan energi harian. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui kebutuhanmu.

Apa itu prinsip 3J pada diet diabetes?

Prinsip 3J adalah jadwal makan yang teratur, jumlah makanan sesuai kebutuhan kalori, dan jenis makanan yang tepat. Prinsip ini membantu menjaga gula darah tetap stabil.