Ad Placeholder Image

Manfaat Daun Sirih untuk Mata dan Efek Samping yang Perlu Diperhatikan

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Daun sirih dipercaya dapat membantu meredakan mata merah

Manfaat Daun Sirih untuk Mata dan Efek Samping yang Perlu DiperhatikanManfaat Daun Sirih untuk Mata dan Efek Samping yang Perlu Diperhatikan

DAFTAR ISI


Sejak zaman dahulu, masyarakat Indonesia sering menggunakan bahan alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah pemanfaatan daun sirih untuk mata. Tradisi merebus daun sirih dan menggunakan air rebusannya untuk mencuci mata yang sedang iritasi, bengkak, atau merah sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Banyak orang percaya bahwa kandungan antiseptik alami dalam daun sirih dapat membersihkan kotoran dan membunuh bakteri penyebab infeksi pada area penglihatan tersebut.

Meskipun daun sirih (Piper betle) memang terbukti secara ilmiah memiliki sifat antibakteri dan antijamur pada penggunaannya di kulit atau rongga mulut, namun mengaplikasikannya secara langsung ke organ mata adalah hal yang sangat berbeda. Mata, khususnya bagian kornea dan konjungtiva, adalah salah satu organ tubuh manusia yang paling sensitif. Air rebusan daun sirih yang dibuat sendiri di rumah tidak pernah bisa dijamin sterilitasnya. Terdapat risiko kontaminasi dari air yang digunakan, partikel debu, hingga mikroorganisme berbahaya seperti jamur dan bakteri yang tidak mati saat direbus.

Banyak kasus medis menunjukkan pasien datang dengan kondisi mata merah dan gatal yang justru bertambah parah, bahkan mengalami ulkus kornea (luka pada kornea), akibat penggunaan obat mata tradisional ini. Ulkus kornea yang tidak ditangani dengan baik atau terinfeksi jamur bisa menyebabkan penurunan tajam penglihatan secara permanen hingga memicu kebutaan. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami bahwa tidak semua pengobatan tradisional yang baik untuk anggota tubuh lain, aman untuk diaplikasikan ke mata.

Transisi dari pengobatan tradisional yang berisiko tinggi menuju pengobatan medis modern sangat diperlukan demi menjaga kesehatan indera penglihatanmu. Saat ini, sudah banyak obat tetes mata di apotek yang diformulasikan secara khusus dengan tingkat keasaman (pH) dan sterilitas yang sudah disesuaikan dengan cairan alami mata. Produk-produk ini jauh lebih aman, praktis, dan efektif dalam mengatasi iritasi ringan tanpa risiko infeksi tambahan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk medis yang aman sebagai pengganti daun sirih untuk mata? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Tetes Mata yang Aman

Daripada mengambil risiko infeksi jamur atau bakteri dari air rebusan yang tidak steril, lebih baik gunakan sediaan medis yang sudah teruji klinis keamanannya. Berikut adalah rekomendasi obat tetes dan pencuci mata yang bisa kamu temukan dengan mudah:

1. Insto Regular Tetes Mata 7.5 ml

Insto Regular adalah salah satu obat tetes mata yang sangat populer di Indonesia untuk mengatasi iritasi ringan. Produk ini mengandung zat aktif Tetrahydrozoline HCl 0.05%. Cara kerjanya adalah dengan menyempitkan pembuluh darah yang membesar di konjungtiva (vasokonstriktor), sehingga gejala mata merah akibat pelebaran pembuluh darah dapat segera mereda.

Manfaat spesifik dari obat ini adalah meredakan mata merah, perih, dan gatal yang disebabkan oleh paparan debu, asap kendaraan, angin, setelah berenang, atau karena terlalu lama menatap layar gadget.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak-anak di atas 6 tahun: Teteskan 2-3 tetes pada setiap mata yang sakit atau iritasi, sebanyak 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Insto Regular Tetes Mata 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rohto Cool Tetes Mata 7 ml

Rohto Cool menawarkan keunikan berupa sensasi dingin (cooling sensation) saat diteteskan, yang membantu memberikan rasa segar pada mata yang lelah dan iritasi. Kandungan aktifnya meliputi Naphazoline HCl 0.012% sebagai vasokonstriktor untuk meredakan kemerahan, dan l-Menthol untuk sensasi dingin yang menyegarkan.

Manfaat spesifik dari Rohto Cool adalah meredakan sementara mata merah akibat iritasi ringan yang disebabkan oleh debu, asap, paparan sinar matahari, dingin, pemakaian lensa kontak, alergi, atau setelah berenang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada masing-masing mata yang sakit, 3 hingga 4 kali sehari.
  • Lepaskan lensa kontak sebelum meneteskan obat ini.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rohto Cool Tetes Mata 7 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Peringatan Penting Penggunaan Obat Tradisional pada Mata
  1. Tidak Steril: Proses perebusan di dapur rumah tangga tidak menjamin matinya seluruh spora jamur dan bakteri patogen.
  2. Partikel Kasar: Air rebusan yang disaring dengan saringan biasa seringkali masih mengandung mikro-partikel daun yang bisa menggores lapisan kornea (abrasi kornea).
  3. Tingkat Keasaman (pH) Tidak Sesuai: Cairan mata memiliki pH netral yang spesifik. Air sirih dapat mengiritasi dan merusak lapisan air mata (tear film) alami, membuat mata semakin kering dan rentan.

3. Cendo Eyefresh Minidose 0.6 ml

Jika iritasi matamu disebabkan oleh kondisi mata kering (dry eye syndrome) dan bukan infeksi atau debu, Cendo Eyefresh adalah pilihan yang sangat tepat. Produk ini mengandung HPMC (Hydroxypropyl Methylcellulose) dan Dextran, yang bekerja sebagai air mata buatan (artificial tears). Kandungan ini melumasi permukaan mata dan menjaga kelembapannya.

Manfaat spesifiknya adalah mengurangi rasa tidak nyaman karena iritasi ringan, rasa perih, atau rasa mengganjal karena kekeringan pada mata, serta melindungi mata dari iritasi lebih lanjut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang sakit, 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  • Karena kemasannya minidose tanpa pengawet yang kuat, buang sisa cairan jika sudah lebih dari 3×24 jam sejak ampul dibuka.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Eyefresh Minidose 0.6 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Braito Original Tetes Mata 5 ml

Braito Original adalah obat tetes mata yang efektif untuk mengatasi mata merah. Sama seperti beberapa produk sebelumnya, Braito menggunakan zat aktif Tetrahydrozoline Hydrochloride 0.05% yang bekerja cepat mengatasi pembengkakan dan kemerahan pembuluh darah konjungtiva.

Manfaat spesifik dari Braito adalah menyejukkan mata dan menghilangkan kemerahan akibat alergi ringan, iritasi debu, asap rokok, polusi udara, maupun kelelahan mata akibat terlalu lama membaca atau menggunakan komputer.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang teriritasi, 2-3 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Braito Original Tetes Mata 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Y-Rins Obat Cuci Mata 2 Botol 12 ml

Jika niat awal menggunakan daun sirih adalah untuk “mencuci” atau membersihkan mata dari kotoran/belek, maka beralihlah menggunakan Y-Rins. Ini adalah larutan pencuci mata yang diformulasikan secara steril. Mengandung Distilled Witch Hazel 13% yang bersifat astringent ringan untuk menyejukkan, membersihkan, dan menyegarkan mata yang lelah.

Manfaat spesifik produk ini adalah membersihkan mata dari kotoran atau partikel asing, menyejukkan mata yang lelah atau perih, dan meringankan iritasi ringan secara aman karena larutannya steril (isotonis).

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan sesuai kebutuhan. Tuangkan cairan Y-Rins ke dalam wadah pencuci mata (eyecup) yang tersedia.
  • Tundukkan kepala, tempelkan wadah ke kelopak mata, lalu kedip-kedipkan mata sambil menengadah agar cairan membasahi seluruh permukaan mata.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Aman digunakan untuk pencucian mata sehari-hari jika diperlukan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Y-Rins Obat Cuci Mata 2 Botol 12 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Bahaya Menggunakan Daun Sirih untuk Mata

1. Risiko Ulkus Kornea karena Infeksi Jamur

Daun sirih yang diambil dari tanaman atau dibeli di pasar berpotensi dihinggapi spora jamur dan kuman dari tanah. Walaupun sudah direbus, beberapa jenis spora jamur tahan terhadap panas tingkat tertentu. Jika cairan ini masuk ke mata yang kebetulan sedang lecet ringan, jamur dapat tumbuh di kornea mata (keratitis fungal) yang bisa berujung pada keburaman permanen.

2. Kerusakan Lapisan Pelindung Mata

Mata kita secara alami dilapisi oleh lapisan air mata (tear film) yang mengandung lipid, air, dan musin. Cairan herbal yang tidak diformulasikan dengan pH netral akan menyapu bersih lapisan lipid ini. Akibatnya, mata akan menjadi sangat kering (severe dry eye) dan justru semakin rentan terhadap infeksi dari lingkungan luar.

Pertolongan Pertama yang Aman untuk Mata Iritasi

1. Hentikan Kebiasaan Mengucek Mata

Saat mata gatal atau kemasukan debu, refleks pertama kita adalah menguceknya. Ini adalah kesalahan besar. Mengucek mata akan membuat partikel debu menggores lapisan kornea, menyebabkan luka gores yang disebut abrasi kornea. Luka ini menjadi pintu masuk yang sangat mudah bagi bakteri.

2. Bilas dengan Cairan Steril atau Tetes Mata

Gunakan obat tetes mata air mata buatan (artificial tears) atau cairan pencuci mata khusus (seperti Y-Rins) untuk membilas kotoran keluar. Jika tidak ada, gunakan air mengalir yang sangat bersih, namun cairan medis isotonis di apotek tetap menjadi pilihan paling aman.

Studi Mengenai Penggunaan Obat Tradisional pada Mata

Community Eye Health Journal menerbitkan sebuah ulasan medis mengenai bahaya Traditional Eye Medicine (TEM) di negara berkembang, di mana penggunaan cairan herbal yang tidak steril sering kali menjadi penyebab utama terjadinya keratitis (radang kornea) mikrobial.

Studi dan laporan klinis dari para dokter spesialis mata (oftalmologis) secara konsisten menemukan bahwa pasien yang sebelumnya mengobati mata merahnya dengan perasan daun atau rebusan tanaman sering kali datang dengan komplikasi infeksi bakteri Pseudomonas atau jamur Fusarium. Hal ini mengkonfirmasi bahwa sterilitas sediaan mata adalah syarat mutlak yang tidak bisa diganggu gugat, sesuatu yang tidak mungkin dicapai melalui pengolahan herbal secara mandiri di rumah.

Jika kamu mengalami keluhan pada mata yang tidak kunjung membaik setelah 3 hari menggunakan obat tetes mata bebas, atau jika gejala disertai nyeri hebat, sensitif terhadap cahaya, hingga penurunan tajam penglihatan, segera hentikan pengobatan mandiri dan konsultasikan ke dokter spesialis mata.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2024. Are Herbal Eye Drops Safe?.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Preventing Blindness and Visual Impairment.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Bahaya Penggunaan Daun Sirih Secara Langsung pada Mata.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Traditional eye medicine use and corneal ulcers in developing countries.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Pink eye (conjunctivitis) – Diagnosis and treatment.

FAQ

1. Apakah aman mencuci mata dengan air rebusan daun sirih?

Tidak aman. Air rebusan daun sirih yang dibuat secara tradisional di rumah tidak dijamin steril. Penggunaan air ini pada mata bisa memicu infeksi jamur atau bakteri yang berakibat fatal pada kornea mata, bahkan bisa menyebabkan kebutaan.

2. Apa efek samping daun sirih untuk mata?

Efek samping utama dari meneteskan rebusan daun sirih ke mata meliputi rasa perih hebat, perubahan pH alami mata yang memicu mata sangat kering, abrasi (luka gores) kornea akibat partikel daun yang tidak tersaring, serta infeksi sekunder seperti ulkus kornea.

3. Berapa lama mata merah akan sembuh dengan obat tetes?

Mata merah akibat iritasi ringan (debu, asap, mata lelah) biasanya akan mereda dalam hitungan jam hingga 1-2 hari setelah menggunakan obat tetes mata yang tepat. Jika kemerahan tidak hilang setelah 3 hari, itu menandakan ada masalah yang lebih serius.

4. Kapan harus ke dokter jika mata iritasi?

Kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata jika mata mengeluarkan kotoran berlebih (belek) berwarna kuning atau hijau tebal, mata terasa sangat nyeri (bukan sekadar gatal/mengganjal), penglihatan menjadi buram, atau sangat silau saat melihat cahaya.