Ad Placeholder Image

Manfaat Kacang Mete: Sehat untuk Ibu Hamil dan Janin

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Manfaat Kacang Mete untuk Ibu Hamil: Sehat & Optimal

Manfaat Kacang Mete: Sehat untuk Ibu Hamil dan JaninManfaat Kacang Mete: Sehat untuk Ibu Hamil dan Janin

DAFTAR ISI


Masa kehamilan adalah waktu di mana nutrisi menjadi prioritas utama bagi setiap calon ibu. Apa yang kamu konsumsi tidak hanya memengaruhi kesehatanmu sendiri, tetapi juga menentukan pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Salah satu pilihan camilan sehat yang sering menjadi perbincangan adalah kacang mete.

Kacang mete dikenal memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang renyah, menjadikannya pilihan favorit untuk mengatasi rasa lapar di sela-sela waktu makan besar. Namun, bagi ibu hamil, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah aman mengonsumsi kacang mete untuk ibu hamil dan apa saja manfaat nyata yang bisa didapatkan?

Secara medis, kacang mete merupakan sumber nutrisi yang sangat padat. Biji tanaman Anacardium occidentale ini kaya akan protein, lemak sehat, serat, serta berbagai vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan selama masa gestasi. Dengan porsi yang tepat, kacang mete dapat membantu memenuhi kebutuhan harian yang meningkat selama hamil.

Nah, mau tahu apa saja pilihan manfaat dan aturan mengonsumsi kacang mete selama kehamilan? Berikut ulasannya!

Manfaat Kacang Mete untuk Ibu Hamil

Mengonsumsi kacang mete untuk ibu hamil memberikan beragam keuntungan kesehatan karena profil nutrisinya yang lengkap. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:

1. Sumber Asam Folat yang Baik

Asam folat adalah nutrisi paling krusial selama trimester pertama kehamilan. Kandungan folat dalam kacang mete membantu mencegah cacat tabung saraf (Neural Tube Defects) pada janin. Nutrisi ini sangat penting untuk pembentukan sumsum tulang belakang dan otak bayi yang sedang berkembang.

2. Membantu Pembentukan Tulang dan Gigi Janin

Kacang mete mengandung kalsium dan magnesium dalam jumlah yang signifikan. Kedua mineral ini bekerja sama untuk memperkuat kepadatan tulang ibu serta membantu pembentukan struktur tulang dan gigi janin yang kuat. Selain itu, magnesium juga berperan dalam mencegah kontraksi rahim prematur.

3. Mencegah Anemia Defisiensi Besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia karena volume darah dalam tubuh meningkat drastis. Kacang mete mengandung zat besi yang membantu produksi hemoglobin. Hemoglobin bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh ibu dan menuju janin melalui plasenta.

4. Mendukung Perkembangan Sel dengan Zinc

Zinc atau seng yang ditemukan dalam kacang mete sangat penting untuk pertumbuhan sel dan perbaikan DNA. Selama kehamilan, sel-sel janin membelah dengan sangat cepat, sehingga asupan zinc yang cukup memastikan proses pertumbuhan organ berlangsung secara optimal.

Tips Memilih Kacang Mete
  1. Pilih kacang mete yang tidak digoreng (panggang atau raw).
  2. Hindari kacang mete yang ditambahkan garam berlebih (unsalted).
  3. Pastikan kacang mete masih segar dan tidak berbau tengik.

Kandungan Nutrisi dalam Kacang Mete

Dalam setiap 28 gram (sekitar satu genggam) kacang mete panggang tanpa garam, terdapat kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 157 kkal
  • Protein: 5 gram
  • Lemak: 12 gram (sebagian besar adalah lemak tak jenuh yang sehat bagi jantung)
  • Karbohidrat: 9 gram
  • Serat: 1 gram
  • Tembaga: Memenuhi 67% kebutuhan harian (penting untuk produksi energi dan kesehatan otak)
  • Magnesium: Memenuhi 20% kebutuhan harian

Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski bermanfaat, ada beberapa hal yang harus kamu waspadai sebelum rutin mengonsumsi kacang mete untuk ibu hamil:

1. Alergi Kacang

Jika kamu memiliki riwayat alergi kacang, sebaiknya hindari kacang mete. Reaksi alergi pada ibu hamil bisa berbahaya bagi keselamatan ibu dan janin. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, pembengkakan, hingga sesak napas.

2. Kenaikan Berat Badan Berlebih

Kacang mete memiliki kepadatan kalori yang tinggi. Mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan tanpa kontrol dapat memicu kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, yang meningkatkan risiko diabetes gestasional atau preeklamsia.

3. Masalah Ginjal

Kacang mete mengandung oksalat. Konsumsi oksalat dalam jumlah yang sangat tinggi dapat memperburuk kondisi bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal. Pastikan kamu tetap terhidrasi dengan baik jika rutin makan kacang-kacangan.

Cara Sehat Mengonsumsi Kacang Mete

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, cobalah tips berikut ini dalam mengolah kacang mete:

  • Campuran Oatmeal atau Yogurt: Tambahkan irisan kacang mete panggang ke dalam mangkuk sarapanmu untuk ekstra protein dan tekstur.
  • Pengganti Mentega: Gunakan mentega mete (cashew butter) alami tanpa tambahan gula pada roti gandum utuh.
  • Taburan Salad: Berikan rasa gurih pada salad sayuran atau buah dengan taburan kacang mete.
  • Susu Mete: Kamu bisa membuat susu nabati dari kacang mete sebagai alternatif jika kamu memiliki intoleransi laktosa.

Studi Mengenai Kacang Mete dan Kehamilan

Nutrients Journal menerbitkan studi di tahun 2019 yang menjelaskan bahwa asupan kacang-kacangan secara rutin selama awal kehamilan berkorelasi positif dengan perkembangan neurokognitif anak di masa depan.

Studi ini menunjukkan bahwa anak-anak yang ibunya mengonsumsi kacang-kacangan (termasuk mete) pada trimester pertama cenderung memiliki skor yang lebih tinggi pada tes kognitif, perhatian, dan memori kerja. Hal ini diduga karena tingginya asam lemak esensial seperti omega-3 dan asam folat yang terkandung di dalamnya.

Jika kamu merasa ragu tentang porsi yang tepat atau mengalami gejala aneh setelah mengonsumsinya, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan saran medis yang akurat.

Selain menjaga pola makan, pastikan kamu juga rutin mengonsumsi vitamin kehamilan yang diresepkan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan sangat praktis.

Punya Keluhan Kesehatan saat Hamil? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung memilih asupan nutrisi yang tepat selama hamil? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Are Cashews Good for You?.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Health benefits of cashews.
WebMD. Diakses pada 2026. Health Benefits of Cashews.
National Institutes of Health (PMC). Diakses pada 2026. Nut Consumption during Pregnancy and Child Neuropsychological Development.

FAQ

1. Bolehkah ibu hamil makan kacang mete setiap hari?

Boleh, asalkan dalam porsi yang wajar, yaitu sekitar satu genggam (28-30 gram) per hari untuk menghindari kelebihan kalori dan lemak.

2. Apakah kacang mete menyebabkan bayi alergi kacang?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang selama hamil (jika ibu tidak alergi) justru dapat membantu menurunkan risiko bayi mengalami alergi kacang di kemudian hari.

3. Mana yang lebih baik, kacang mete mentah atau panggang?

Kacang mete panggang (roasted) lebih disarankan karena proses pemanasan membantu menghilangkan sisa urushiol (zat pemicu iritasi) yang mungkin ada pada mete mentah.

4. Apakah kacang mete bisa memicu asam lambung saat hamil?

Kandungan lemak yang tinggi pada kacang mete bisa memperlambat pengosongan lambung, yang pada beberapa ibu hamil sensitif dapat memicu heartburn atau asam lambung.