Ad Placeholder Image

Manfaat Mengunyah Permen Karet: Lebih dari Sekedar Segar

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   09 Februari 2026

Mengunyah permen karet dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meredakan stres hingga menjaga kesehatan gigi.

Manfaat Mengunyah Permen Karet: Lebih dari Sekedar SegarManfaat Mengunyah Permen Karet: Lebih dari Sekedar Segar

DAFTAR ISI


Siapa yang tidak suka mengunyah permen karet? Selain memberikan kesegaran pada napas, aktivitas sederhana ini ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui.

Dari meredakan stres hingga membantu menjaga kesehatan gigi, manfaat mengunyah permen karet menjadikannya lebih dari sekadar camilan pelepas dahaga.

Apakah Permen Karet Cocok untuk Diet?

Ada beberapa manfaat permen karet untuk diet, antara lain:

  • Mengurangi rasa lapar dan nafsu makan: Mengunyah permen karet dapat memberikan sensasi “sedang makan” pada otak, sehingga membantu mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan. Ini dapat membantu mengontrol asupan kalori secara keseluruhan.
  • Mengontrol ngemil tanpa kalori besar: Permen karet tanpa gula umumnya rendah kalori, biasanya hanya sekitar 2-5 kalori per potong. Ini jauh lebih baik dibandingkan dengan camilan tinggi kalori lainnya.
  • Potensi membantu pembakaran kalori: Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat membakar sedikit kalori ekstra. Meskipun jumlahnya tidak signifikan untuk menurunkan berat badan secara mandiri, ini tetap memberikan manfaat tambahan.

Batasan dan hal yang perlu diperhatikan:

Penting untuk diingat bahwa permen karet bukanlah solusi ajaib untuk menurunkan berat badan. Mengunyah permen karet saja tidak akan “melunturkan” lemak atau memberikan hasil yang signifikan tanpa perubahan pola makan dan olahraga yang teratur.

  • Pilih Permen Karet Bebas Gula: Permen karet yang mengandung gula justru dapat menambah asupan kalori dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.
  • Jangan Berlebihan: Konsumsi permen karet berlebihan, terutama yang mengandung pemanis buatan seperti sorbitol atau aspartam, dapat menyebabkan kembung atau gangguan pencernaan pada beberapa orang.

Permen karet bisa menjadi alat bantu yang berguna dalam diet, terutama untuk menekan nafsu makan di antara waktu makan, menggantikan kebiasaan ngemil tinggi kalori, dan membantu menjaga konsistensi pola makan. Namun, ini bukanlah pengganti diet sehat dan olahraga teratur.

Apabila kamu sedang memulai menerapkan pola makan sehat, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional. Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!

Cari tahu info lebih lanjut mengenai Halofit dengan baca artikel berikut:

Manfaat Mengunyah Permen Karet bagi Kesehatan

Berikut beberapa manfaat mengunyah permen karet yang menarik untuk diketahui:

1. Mengurangi stres dan kecemasan

Mengunyah permen karet dapat menjadi solusi sederhana untuk meredakan stres. Aktivitas mengunyah terbukti dapat menurunkan kadar hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengunyah permen karet secara signifikan mengurangi tingkat stres subjektif pada partisipan.

2. Meningkatkan fungsi kognitif

Tidak hanya meredakan stres, mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan fungsi kognitif.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ini dapat meningkatkan kewaspadaan, memori, dan kemampuan fokus.

Sebuah studi menemukan bahwa mengunyah permen karet meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan kinerja kognitif.

3. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Mengunyah permen karet, terutama yang bebas gula, dapat merangsang produksi air liur.

Air liur membantu membersihkan sisa-sisa makanan dan menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri di mulut, sehingga mencegah pembentukan plak dan kerusakan gigi.

Di samping itu, mengunyah permen karet bebas gula setelah makan dapat mengurangi risiko karies gigi.

4. Membantu mengendalikan berat badan

Mengunyah permen karet dapat menjadi strategi pendukung dalam program penurunan berat badan.

Aktivitas ini dapat membantu mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk ngemil, sehingga membantu mengontrol asupan kalori.

Sebuah studi, mengunyah permen karet di antara waktu makan dapat mengurangi asupan makanan ringan yang tidak sehat.

5. Meningkatkan konsentrasi dan fokus

Selain manfaat-manfaat di atas, mengunyah permen karet juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus.

Gerakan mengunyah dapat meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan kinerja mental.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila ingin mengonsumsi permen karet, antara lain:

  • Pilihlah permen karet bebas gula untuk menghindari risiko kerusakan gigi.
  • Batasi konsumsi permen karet, karena mengunyah berlebihan dapat menyebabkan masalah pada otot rahang.
  • Hindari mengunyah permen karet jika memiliki masalah pada sendi temporomandibular (TMJ).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami masalah pada rahang atau gigi akibat mengunyah permen karet, segera konsultasikan dengan dokter gigi atau dokter umum untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Mengunyah permen karet dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meredakan stres hingga menjaga kesehatan gigi. Namun, perlu diingat untuk memilih permen karet bebas gula dan membatasi konsumsinya.

Jika memiliki keluhan kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi melalui Halodoc. Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisi anak.

Dapatkan juga obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Referensi:
Researchgate. Diakses pada 2025. Effects of chewing gum on cognitive function, mood and physiology in stressed and non-stressed volunteers.
MDPI. Diakses pada 2025. Effects of Chewing Gum on Satiety, Appetite Regulation, Energy Intake, and Weight Loss: A Systematic Review
Healthline. Diakses pada 2025. Chewing Gum: Good or Bad?
Web MD. Diakses pada 2025. What to Know About Chewing Gum