Ad Placeholder Image

Manfaat Puyang: Hangat, Sehat, Bebas Pegal dan Flu

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Mei 2026

Manfaat Puyang: Hangatkan Tubuh, Pereda Nyeri Herbal

Manfaat Puyang: Hangat, Sehat, Bebas Pegal dan FluManfaat Puyang: Hangat, Sehat, Bebas Pegal dan Flu

Manfaat Puyang (Lempuyang): Rahasia Herbal untuk Kesehatan Tubuh

Puyang, yang juga dikenal sebagai cabe puyang atau lempuyang, adalah salah satu rempah tradisional yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman herbal ini telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, terutama sebagai bahan dasar jamu. Berbagai bagian dari tanaman puyang, khususnya rimpangnya, dipercaya memiliki khasiat yang luas untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Dalam dunia kesehatan herbal, puyang dikenal karena kandungan senyawa bioaktifnya yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Sifat-sifat ini menjadi dasar dari beragam manfaat puyang yang telah diwariskan secara turun-temurun, mulai dari meredakan nyeri hingga mendukung sistem kekebalan tubuh.

Apa Itu Puyang (Lempuyang)?

Puyang, dengan nama ilmiah Zingiber zerumbet, merupakan tanaman rimpang yang masih satu keluarga dengan jahe dan kunyit. Rempah ini memiliki aroma khas dan rasa sedikit pahit, sehingga sering digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan utama dalam pembuatan jamu tradisional.

Rimpang puyang mengandung berbagai senyawa aktif seperti zerumbone, kurkumin, dan minyak atsiri. Senyawa-senyawa inilah yang berperan penting dalam memberikan efek terapeutik pada tubuh, menjadikannya pilihan alami untuk berbagai keluhan kesehatan.

Beragam Manfaat Puyang untuk Kesehatan

Puyang menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang didukung oleh sifat anti-inflamasi dan antibakterinya. Berikut adalah beberapa manfaat utama puyang bagi tubuh:

  • Menghangatkan Tubuh. Puyang secara tradisional digunakan untuk memberikan efek hangat pada tubuh. Ini sangat berguna saat seseorang merasa kedinginan atau mengalami gejala masuk angin.
  • Meredakan Nyeri Otot dan Pegal Linu. Kandungan senyawa anti-inflamasi dalam puyang membantu mengurangi peradangan pada otot dan sendi. Efek ini efektif untuk meredakan nyeri otot, pegal linu, dan ketidaknyamanan akibat aktivitas fisik.
  • Membantu Mengatasi Masuk Angin dan Demam. Sifat menghangatkan dan anti-inflamasi puyang menjadikannya pilihan untuk meredakan gejala masuk angin. Selain itu, puyang juga dapat membantu menurunkan demam ringan dengan mengurangi respons peradangan tubuh.
  • Melancarkan Sirkulasi Darah. Konsumsi puyang dipercaya dapat membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Sirkulasi darah yang baik penting untuk memastikan suplai oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh berjalan optimal.
  • Menjaga Kesehatan Pencernaan. Puyang dapat membantu meredakan gangguan pencernaan ringan seperti perut kembung atau mual. Senyawa aktif di dalamnya dapat mendukung fungsi saluran cerna yang sehat.
  • Meningkatkan Imunitas Tubuh. Dengan sifat antibakteri dan anti-inflamasinya, puyang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tubuh yang memiliki imunitas kuat lebih mampu melawan infeksi dan penyakit.
  • Mengatasi Masalah Kulit, Termasuk Jerawat. Sifat antibakteri puyang dapat bermanfaat untuk mengatasi beberapa masalah kulit, termasuk jerawat yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan puyang, baik secara internal maupun topikal, dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab jerawat.

Cara Mengolah dan Mengonsumsi Puyang

Puyang dapat diolah dalam berbagai bentuk untuk mendapatkan manfaat kesehatannya. Metode yang paling umum adalah dengan membuat jamu tradisional. Rimpang puyang dapat direbus, dihaluskan, atau dijadikan bubuk.

Selain jamu, puyang juga sering digunakan sebagai bumbu masakan untuk menambah cita rasa dan aroma. Penggunaan dalam masakan biasanya melibatkan rimpang segar yang diparut atau diiris tipis.

Potensi Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun puyang memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan atau pada kondisi tertentu mungkin tidak disarankan. Wanita hamil atau menyusui, serta seseorang dengan kondisi medis tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsi puyang secara rutin.

Penting untuk diingat bahwa respons tubuh terhadap herbal dapat bervariasi. Jika muncul reaksi alergi atau efek samping yang tidak diinginkan, segera hentikan penggunaan dan cari bantuan medis.

Pertanyaan Umum Seputar Manfaat Puyang

Apakah puyang aman dikonsumsi setiap hari?

Secara umum, puyang aman dikonsumsi dalam jumlah moderat sebagai bagian dari diet atau jamu tradisional. Namun, konsumsi berlebihan dalam jangka panjang tanpa pengawasan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Disarankan untuk mengikuti dosis yang direkomendasikan.

Bagaimana cara membuat jamu puyang sendiri?

Untuk membuat jamu puyang sederhana, bersihkan beberapa rimpang puyang, lalu iris tipis atau parut. Rebus irisan puyang dalam air selama sekitar 15-20 menit. Saring air rebusan dan minum selagi hangat. Tambahkan madu atau gula aren untuk rasa yang lebih enak jika diinginkan.

Puyang menawarkan potensi besar sebagai obat herbal untuk berbagai masalah kesehatan. Namun, penting untuk selalu mengonsumsinya dengan bijak dan dalam batas yang wajar. Untuk informasi lebih lanjut mengenai manfaat puyang atau kondisi kesehatan lainnya, serta rekomendasi dosis yang tepat, dapat langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya dapat membantu membuat keputusan yang terbaik untuk tubuh.