• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Manfaat Vanili Bubuk selain untuk Proses Pembuatan Kue
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Manfaat Vanili Bubuk selain untuk Proses Pembuatan Kue

Manfaat Vanili Bubuk selain untuk Proses Pembuatan Kue

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 02 Januari 2023

“Tak hanya bermanfaat sebagai bahan baku pembuatan kue, vanili bubuk juga diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaatnya adalah mengandung senyawa vanilin yang diketahui memiliki berbagai sifat seperti antioksidan.”

Manfaat Vanili Bubuk selain untuk Proses Pembuatan KueManfaat Vanili Bubuk selain untuk Proses Pembuatan Kue

Halodoc, Jakarta – Vanili bubuk atau ekstrak vanilla adalah salah satu bahan tambahan untuk meningkatkan aroma dan rasa pada pengolahan makanan seperti kue. Nah, bubuk atau ekstrak vanili sendiri berasal dari tanaman Vanilla planifolia yang  berasal dari Mexico. 

Buahnya berwarna kekuningan dan batangnya adalah bagian yang banyak diproses sebagai vanili bubuk.  Bahan tambahan untuk pembuatan kue ini tersedia dalam beberapa bentuk. Mulai dari pasta, cair, dan bubuk.

Namun, tak hanya bermanfaat untuk proses pembuatan kue. Nyatanya vanili bubuk atau ekstrak vanili juga diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan. 

Manfaat Vanili Bubuk bagi Kesehatan

Berikut adalah beberapa manfaat potensial dari vanili bubuk jika dikonsumsi: 

1. Mengandung senyawa vanillin

Vanillin adalah senyawa tanaman fenolik yang ditemukan dalam ekstrak vanili dan kacang-kacangan. Senyawa ini merupakan komponen vanilla yang paling banyak diteliti. Sebab, banyak penelitian yang  menunjukkan bahwa vanilin memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Diyakini bersifat antioksidan

Zat ini diketahui memiliki sifat antioksidan yang kuat, meskipun efek ini hanya dipelajari pada tabung reaksi dan hewan. 

  • Berpotensi bersifat antiradang

Vanillin telah terbukti menunjukkan efek antiinflamasi dalam penelitian pada hewan dan tabung reaksi. 

  • Neuroprotektif

Menurut beberapa penelitian, vanillin dapat bermanfaat bagi kesehatan otak dan melindungi dari penyakit neurodegeneratif

  • Antikanker

Beberapa bukti menunjukkan bahwa vanillin mungkin memiliki sifat antikanker, meskipun penelitian terbatas pada penelitian sel dan hewan. 

2. Mampu memberikan efek antioksidan

Manfaat selanjutnya yang dapat diperoleh dari ekstrak vanilla adalah diyakini mampu memberikan efek antioksidan. Lantaran beberapa senyawa yang ditemukan dalam ekstrak vanila dan kacang memiliki efek antioksidan, artinya membantu melindungi dari kerusakan sel. Misalnya seperti dua komponen tanaman fenolik vanila, vanilin dan asam vanilat, telah diteliti potensi antioksidannya.

Bahkan, studi tabung reaksi yang berjudul Vanillin and vanillic acid modulate antioxidant defense system via amelioration of metabolic complications linked to Fe2+-induced brain tissues damage, menunjukkan hasil menarik. Studi ini menemukan bahwa vanillin dan asam vanila melindungi sel otak dari stres oksidatif. Dari keduanya, vanillin ternyata lebih kuat. 

Selanjutnya, studi lain yang dipublikasikan pada Sagepub Journals tahun 2021 juga menemukan hasil menarik. Sebab, studi yang dilakukan pada tikus yang menua ini menemukan bahwa vanillin dapat melindungi tubuh tikus dari kerusakan hati dan kerusakan oksidatif terkait usia.

3. Diyakini dapat meningkatkan kesehatan otak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa tertentu yang ditemukan dalam vanila, termasuk vanilin dan asam vanila, dapat mendukung kesehatan otak. Keduanya juga mungkin memiliki sifat neuroprotektif, artinya mereka dapat melindungi sistem saraf.

Misalnya, sebuah studi tahun 2021 yang menyelidiki efek neuroprotektif dari asam vanilat pada tikus yang disuntik dengan racun saraf.  Ditemukan bahwa suntikan asam vanila mampu melindungi dari peradangan sel saraf, mengurangi penanda yang terkait dengan penyakit Alzheimer, dan mengurangi gangguan memori yang disebabkan oleh racun saraf.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Ada begitu banyak manfaat potensial yang diyakini dapat diperoleh dari bubuk atau ekstrak vanili. Namun, manfaat tersebut masih membutuhkan penelitian dan data ilmiah yang lebih mendalam. Khususnya yang dilakukan pada manusia untuk memastikan efektivitasnya. 

Selain itu, mengonsumsi vanili secara langsung bukan sebagai bahan baku kue juga berisiko sebabkan efek samping serius. Karena itu, pastikan untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter terkait konsumsinya. 

Itulah manfaat dari bubuk vanili selain dijadikan sebagai bahan pembuatan kue. Nah, selain memperhatikan asupan yang dikonsumsi, pastikan juga untuk senantiasa memeriksakan kondisi kesehatan. 

Nah, kamu bisa membuat janji medis di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2022. 6 Benefits of Vanilla Extract and Vanilla Beans. 
Pertanian.go.id. Diakses pada 2022. MANFAAT VANILI UNTUK KESEHATAN. 
NIH. Diakses pada 2022. Vanillic Acid, a Bioactive Phenolic Compound, Counteracts LPS-Induced Neurotoxicity by Regulating c-Jun N-Terminal Kinase in Mouse Brain. 
NIH. Diakses pada 2022. Synergistic antioxidant capacities of vanillin and chitosan nanoparticles against reactive oxygen species, hepatotoxicity, and genotoxicity induced by aging in male Wistar rats. 
NIH. Diakses pada 2022. Vanillin and vanillic acid modulate antioxidant defense system via amelioration of metabolic complications linked to Fe2+-induced brain tissues damage