Ad Placeholder Image

Mata Bayi Berair Sebelah Kiri, Kenali Penyebab dan Solusinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 April 2026

Penyebab Mata Bayi Berair Sebelah Kiri dan Cara Mengatasinya

Mata Bayi Berair Sebelah Kiri, Kenali Penyebab dan SolusinyaMata Bayi Berair Sebelah Kiri, Kenali Penyebab dan Solusinya

Mengenal Kondisi Mata Bayi Berair Sebelah Kiri

Mata bayi berair sebelah kiri merupakan kondisi yang sering ditemukan pada bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan. Fenomena ini biasanya ditandai dengan mata yang tampak selalu basah atau adanya air mata yang mengalir di pipi meski bayi tidak sedang menangis. Secara medis, kondisi ini paling sering disebabkan oleh ketidaksiapan saluran pembuangan air mata untuk berfungsi secara optimal.

Air mata diproduksi untuk menjaga kelembapan dan kebersihan permukaan mata. Dalam keadaan normal, air mata akan mengalir dari sudut mata melalui saluran kecil menuju hidung. Jika saluran ini tidak terbuka sempurna, air mata akan terperangkap dan membanjiri area mata. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan tidak menyebabkan rasa nyeri pada bayi.

Meskipun seringkali membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia, orang tua perlu memahami penyebab dan cara penanganan yang tepat. Langkah antisipasi dini dapat mencegah terjadinya komplikasi berupa infeksi bakteri yang lebih serius. Pemantauan secara berkala terhadap kondisi mata sebelah kiri bayi sangat disarankan agar tindakan medis dapat segera diambil jika diperlukan.

Penyebab Utama Mata Bayi Berair Sebelah Kiri

Terdapat beberapa faktor yang memicu produksi air mata berlebih atau penyumbatan pada satu sisi mata bayi. Mengidentifikasi penyebab secara akurat sangat penting untuk menentukan langkah perawatan selanjutnya. Beberapa penyebab umum yang sering ditemukan meliputi:

  • Saluran Air Mata Tersumbat (Duktus Nasolakrimalis): Kondisi ini terjadi ketika selaput tipis masih menutupi ujung saluran air mata yang menuju ke hidung. Akibatnya, air mata tidak bisa mengalir keluar dan menumpuk di permukaan mata sebelah kiri.
  • Infeksi Mata atau Konjungtivitis: Infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus dapat memicu peradangan. Gejalanya biasanya disertai dengan mata merah dan munculnya kotoran mata atau belek yang berwarna kekuningan.
  • Reaksi Alergi: Paparan terhadap pemicu alergi seperti debu, bulu hewan, atau serbuk sari dapat menyebabkan mata berair. Biasanya kondisi ini juga disertai dengan gejala lain seperti bersin atau bayi sering menggosok area mata.
  • Iritasi Lingkungan: Paparan asap rokok, polusi udara, atau masuknya benda asing kecil ke dalam mata dapat merangsang produksi air mata sebagai bentuk perlindungan alami tubuh.

Gejala yang Menyertai Mata Berair pada Bayi

Selain mata yang tampak basah, terdapat beberapa gejala penyerta yang sering diamati oleh orang tua. Pada kasus saluran air mata yang tersumbat, mata bayi biasanya tidak terlihat merah dan bayi tetap tampak tenang. Namun, tumpukan air mata tersebut dapat mengering dan membentuk kerak atau belek di sudut mata atau bulu mata bayi.

Kotoran mata ini biasanya terlihat lebih jelas saat bayi baru bangun tidur di pagi hari. Jika kotoran mata berwarna putih atau kuning pucat dan mata tidak merah, kemungkinan besar penyebabnya adalah penyumbatan saluran. Sebaliknya, jika bagian putih mata berubah warna menjadi kemerahan atau terdapat pembengkakan di kelopak mata, hal tersebut bisa menjadi indikasi adanya peradangan atau infeksi aktif.

Langkah Penanganan Mandiri di Rumah

Sebagian besar kasus mata bayi berair sebelah kiri dapat ditangani secara mandiri dengan perawatan kebersihan yang ketat. Langkah awal yang paling efektif adalah menjaga area mata tetap bersih dan membantu mempercepat pembukaan saluran air mata. Berikut adalah beberapa metode yang dapat dilakukan:

  • Pijatan Lembut (Pijat Crigler): Gunakan ujung jari yang sudah dicuci bersih untuk menekan lembut sudut dalam mata kiri bayi (dekat pangkal hidung). Gerakkan jari secara perlahan ke arah bawah menuju lubang hidung. Pijatan ini bertujuan untuk memberikan tekanan guna membantu membuka sumbatan pada duktus nasolakrimalis.
  • Membersihkan Mata dengan Air Hangat: Gunakan kapas steril atau kain lembut yang telah dibasahi air hangat matang. Usap mata bayi secara perlahan dari arah dalam ke luar untuk membersihkan kerak atau belek. Gunakan satu kapas untuk satu kali usapan guna menghindari penyebaran kuman.
  • Menjaga Higienitas Tangan: Pastikan tangan selalu dalam keadaan bersih sebelum menyentuh wajah atau area sekitar mata bayi. Hal ini sangat krusial untuk mencegah masuknya bakteri yang dapat memperburuk kondisi mata.
  • Menghindari Faktor Iritan: Jauhkan bayi dari area yang terpapar asap rokok, parfum yang menyengat, atau lingkungan yang berdebu untuk meminimalkan rangsangan pada kelenjar air mata.

Kapan Harus Segera Menghubungi Dokter?

Meskipun kondisi ini umumnya tidak berbahaya, terdapat beberapa tanda peringatan yang mengharuskan bayi segera mendapatkan pemeriksaan medis oleh dokter spesialis anak atau dokter mata. Orang tua harus waspada jika menemukan tanda-tanda berikut pada mata kiri bayi:

  • Mata terlihat sangat merah, bengkak, atau bayi tampak kesakitan saat area mata disentuh.
  • Keluarnya cairan kental berwarna hijau atau kuning pekat secara terus-menerus (nanah).
  • Terdapat benjolan keras di sudut mata bagian dalam dekat hidung.
  • Bayi mengalami demam tinggi atau tampak sangat rewel secara tidak wajar.
  • Kondisi mata berair tidak menunjukkan perbaikan setelah bayi berusia lebih dari enam bulan hingga satu tahun.

Rekomendasi Pendukung Kesehatan Bayi

Dalam proses penyembuhan, kenyamanan bayi adalah prioritas utama. Jika kondisi mata berair disertai dengan gejala infeksi sistemik ringan yang menyebabkan bayi merasa tidak nyaman atau timbul demam, pemberian obat pereda nyeri dan demam mungkin diperlukan atas saran tenaga medis.

Pastikan penggunaan dosis selalu sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan berdasarkan berat badan bayi. Menjaga kondisi fisik bayi tetap prima akan membantu proses pemulihan saluran air mata maupun infeksi mata menjadi lebih cepat.

Kesimpulan dan Saran Medis

Mata bayi berair sebelah kiri akibat saluran air mata yang belum terbuka sempurna adalah hal yang wajar dan biasanya sembuh dengan pijatan rutin serta menjaga kebersihan. Ketelatenan orang tua dalam melakukan perawatan di rumah memegang peranan penting dalam keberhasilan pembukaan saluran tersebut secara alami.

Apabila kekhawatiran muncul atau gejala tampak semakin memberat, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi lebih lanjut. Di Halodoc, orang tua dapat terhubung dengan dokter spesialis anak secara cepat untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan saran pengobatan yang tepat. Penanganan yang cepat dan berbasis medis akan memastikan kesehatan penglihatan bayi tetap terjaga dengan baik di masa depan.