Ad Placeholder Image

Mata Bayi Berair Sebelah: Normal atau Bahaya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   06 Mei 2026

Mata Bayi Berair Sebelah? Jangan Panik, Ini Sebabnya

Mata Bayi Berair Sebelah: Normal atau Bahaya?Mata Bayi Berair Sebelah: Normal atau Bahaya?

Mata Bayi Berair Sebelah: Kenali Penyebab dan Penanganan Tepat

Kondisi mata bayi berair sebelah seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Fenomena ini umumnya disebabkan oleh saluran air mata yang belum terbuka sempurna pada bayi baru lahir, sehingga air mata menumpuk dan bisa disertai kotoran mata (belek). Namun, mata berair sebelah juga dapat menjadi tanda adanya kondisi lain seperti alergi, pilek, atau infeksi mata (konjungtivitis) yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Apa itu Mata Berair Sebelah pada Bayi?

Mata berair sebelah pada bayi adalah kondisi ketika salah satu mata mengeluarkan air mata secara berlebihan, meskipun bayi tidak sedang menangis. Air mata yang menumpuk ini terkadang juga disertai dengan kotoran mata atau belek, terutama setelah bayi bangun tidur. Umumnya, kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi, tetapi dapat membuat area sekitar mata tampak basah dan sedikit lengket.

Penyebab Umum Mata Bayi Berair Sebelah

Mata bayi berair sebelah dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Memahami penyebabnya penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

  • Sumbatan Saluran Air Mata (Ductus Nasolakrimalis)

    Ini adalah penyebab paling umum terjadinya mata bayi berair sebelah, sering disebut juga sebagai epifora kongenital. Saluran air mata yang menghubungkan mata ke hidung belum terbuka sempurna pada bayi baru lahir. Akibatnya, air mata tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya, menumpuk di mata, dan akhirnya meluap keluar atau membentuk kotoran mata. Kondisi ini biasanya membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia bayi.

  • Konjungtivitis (Infeksi Mata)

    Konjungtivitis adalah peradangan pada selaput bening yang melapisi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Infeksi ini bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. Gejala yang menyertai mata berair sebelah akibat konjungtivitis meliputi mata merah, bengkak, dan kotoran mata berwarna kuning atau hijau yang kental.

  • Alergi

    Sama seperti orang dewasa, bayi juga dapat mengalami alergi terhadap pemicu tertentu seperti debu, bulu hewan, atau serbuk sari. Reaksi alergi pada mata dapat menyebabkan mata berair, gatal, dan kadang-kadang kemerahan. Biasanya, kedua mata akan terpengaruh, tetapi terkadang gejala bisa lebih dominan di satu sisi.

  • Pilek atau Infeksi Saluran Pernapasan Atas

    Saat bayi mengalami pilek, saluran hidung yang tersumbat dapat memengaruhi drainase air mata. Hal ini karena saluran air mata terhubung dengan saluran hidung. Akibatnya, air mata bisa menumpuk dan keluar berlebihan, terkadang hanya pada satu mata.

  • Iritasi atau Benda Asing

    Masuknya benda asing kecil seperti bulu mata, debu, atau serat kain ke dalam mata bayi dapat menyebabkan iritasi. Tubuh akan merespons dengan memproduksi lebih banyak air mata untuk mencoba membersihkan benda asing tersebut, menyebabkan mata berair sebelah.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Meskipun mata bayi berair sebelah seringkali bukan kondisi serius, ada beberapa tanda yang menunjukkan perlunya konsultasi dengan dokter anak:

  • Mata bayi tampak merah atau bengkak.
  • Kotoran mata (belek) berwarna kuning atau hijau dan sangat banyak.
  • Bayi menunjukkan tanda-tanda nyeri atau ketidaknyamanan pada mata.
  • Mata berair tidak membaik setelah beberapa minggu atau memburuk.
  • Adanya benjolan atau kemerahan di dekat area saluran air mata.
  • Demam atau gejala lain yang menyertai kondisi mata.

Penanganan Awal di Rumah

Untuk kasus sumbatan saluran air mata ringan, beberapa langkah dapat dilakukan di rumah:

  • Pembersihan Lembut: Bersihkan mata bayi dengan kapas bersih atau kain lembut yang dibasahi air hangat. Usap dari bagian dalam mata ke arah luar. Lakukan secara perlahan dan pastikan tangan bersih.
  • Pijatan Saluran Air Mata: Dokter mungkin menyarankan pijatan lembut di area sudut mata, di dekat pangkal hidung. Pijatan ini bertujuan membantu membuka saluran air mata. Penting untuk mendapatkan arahan yang benar dari dokter sebelum melakukan pijatan ini.
  • Menjaga Kebersihan: Pastikan tangan selalu bersih sebelum menyentuh mata bayi. Hindari menggosok mata bayi secara kasar.

Pengobatan Medis untuk Mata Bayi Berair Sebelah

Jika kondisi mata bayi berair sebelah tidak membaik dengan penanganan di rumah atau disebabkan oleh infeksi, dokter akan memberikan diagnosis dan penanganan yang sesuai:

  • Antibiotik: Jika mata berair disebabkan oleh konjungtivitis bakteri, dokter akan meresepkan tetes mata atau salep antibiotik.
  • Probing Saluran Air Mata: Untuk kasus sumbatan saluran air mata yang parah dan tidak membaik secara alami setelah usia 6-12 bulan, dokter mungkin merekomendasikan prosedur probing. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan memasukkan kawat tipis ke dalam saluran air mata untuk membukanya.
  • Penanganan Alergi: Jika penyebabnya alergi, dokter akan membantu mengidentifikasi pemicu alergi dan menyarankan cara untuk menghindarinya, serta mungkin meresepkan tetes mata antialergi yang aman untuk bayi.

Pencegahan Mata Bayi Berair Sebelah

Pencegahan mata bayi berair sebelah sebagian besar berfokus pada menjaga kebersihan dan melindungi mata bayi dari iritasi:

  • Selalu cuci tangan sebelum menyentuh atau membersihkan mata bayi.
  • Hindari paparan asap rokok atau polutan lainnya yang dapat mengiritasi mata bayi.
  • Jauhkan bayi dari orang yang sedang sakit pilek atau infeksi pernapasan.
  • Gunakan produk bayi yang tidak menimbulkan alergi dan jaga kebersihan lingkungan bayi.

Kesimpulan

Mata bayi berair sebelah paling sering disebabkan oleh sumbatan saluran air mata yang umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik seiring waktu. Namun, penting bagi orang tua untuk terus memantau kondisi mata bayi. Jika mata merah, bengkak, atau mengeluarkan belek berwarna kuning/hijau, segera konsultasikan dengan dokter. Mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sejak dini sangat penting untuk kesehatan mata bayi. Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut, layanan Halodoc tersedia untuk membantu menghubungkan dengan dokter spesialis.