Ad Placeholder Image

Mata Berair dan Merah? Pahami Penyebab dan Atasi!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Mata Berair dan Merah? Kenali Penyebab, Cepat Atasi!

Mata Berair dan Merah? Pahami Penyebab dan Atasi!Mata Berair dan Merah? Pahami Penyebab dan Atasi!

DAFTAR ISI


Kondisi mata merah dan berair merupakan salah satu keluhan penglihatan yang paling sering dialami oleh masyarakat. Secara medis, mata kemerahan terjadi ketika pembuluh darah halus di permukaan mata (sklera) mengalami pelebaran atau peradangan. Sementara itu, respons mata yang terus mengeluarkan air (epifora) adalah mekanisme pertahanan alami tubuh untuk membersihkan iritan, benda asing, atau melumasi permukaan mata yang terasa kering dan teriritasi.

Menangani masalah ini dengan cepat dan tepat sangatlah penting. Mengabaikan iritasi pada mata tidak hanya mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari, seperti bekerja di depan layar komputer atau mengendarai kendaraan, tetapi juga berisiko memperburuk peradangan. Di negara beriklim tropis dengan tingkat polusi dan debu yang cukup tinggi seperti Indonesia, paparan iritan harian sangat mudah memicu gejala tersebut. Oleh karena itu, mengenali penyebab serta solusi pengobatan yang aman untuk penggunaan mandiri menjadi langkah awal yang krusial bagi kesehatan indra penglihatan kamu.

Untuk mengatasi keluhan yang sifatnya ringan hingga sedang, penggunaan obat tetes mata yang dijual bebas atau suplemen pelumas mata bisa menjadi solusi praktis yang bisa kamu andalkan di rumah. Tentu saja, pemilihan produk harus disesuaikan dengan gejala dominan yang kamu rasakan, apakah lebih ke arah gatal, kering, atau murni karena kelelahan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk tetes mata yang aman dan terpercaya untuk keluhan ini? Berikut ulasan lengkapnya!

Rekomendasi Obat Mata Merah dan Berair yang Ampuh

Berbagai produk di bawah ini diformulasikan khusus untuk meredakan iritasi ringan, melumasi mata, dan mengembalikan kesegaran penglihatan kamu. Pastikan untuk selalu membaca aturan pakai sebelum menggunakannya.

1. Insto Regular Eye Drops 7.5 ml

Insto Regular merupakan salah satu obat tetes mata yang paling dikenal luas di Indonesia untuk mengatasi iritasi ringan. Produk ini mengandung bahan aktif Tetrahydrozoline HCl 0.05% dan Benzalkonium Klorida 0.01%.

Cara kerja Tetrahydrozoline HCl adalah sebagai agen vasokonstriktor dari golongan simpatomimetik. Ketika diteteskan, zat ini akan merangsang reseptor alfa-adrenergik yang bekerja mengecilkan kembali pembuluh darah yang melebar di area konjungtiva. Manfaat utamanya adalah meredakan mata merah dengan cepat, serta mengatasi rasa perih dan berair akibat iritasi ringan seperti debu, asap, angin, atau setelah berenang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 2-3 tetes pada setiap mata yang sakit.
  • Gunakan 3-4 kali sehari atau sesuai dengan kebutuhan.

Peringatan: Hindari penggunaan lebih dari 72 jam berturut-turut karena dapat menyebabkan rebound hyperemia (mata kembali merah secara membandel). Lepaskan lensa kontak sebelum penggunaan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Insto Regular Eye Drops 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rohto Cool Eye Drops 7 ml

Bagi kamu yang menyukai sensasi dingin dan menyegarkan saat menggunakan tetes mata, Rohto Cool adalah pilihan yang tepat. Obat tetes mata ini diformulasikan dengan kandungan Naphazoline HCl 0.012% dan l-Menthol.

Kandungan Naphazoline HCl bekerja efektif sebagai dekongestan topikal yang mengecilkan pembuluh darah yang bengkak pada mata merah. Sementara itu, l-Menthol memberikan sensasi sejuk (cooling sensation) yang secara instan membantu meredakan rasa gatal, lelah, dan sensasi terbakar pada mata yang terus-menerus berair akibat paparan sinar matahari, asap rokok, atau menatap layar gadget terlalu lama.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada masing-masing mata.
  • Dapat digunakan 3-4 kali dalam sehari sesuai kebutuhan.

Peringatan: Tidak dianjurkan untuk penderita glaukoma. Segera hentikan penggunaan jika mata terasa sangat nyeri atau terjadi perubahan penglihatan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rohto Cool Eye Drops 7 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu dan Tips Pencegahan Mata Iritasi
  1. Hindari kebiasaan mengucek mata dengan tangan, karena kuman dan bakteri dari jari dapat memicu infeksi lanjutan.
  2. Gunakan kacamata hitam atau kacamata pelindung (goggles) saat berkendara motor atau beraktivitas di bawah sinar matahari terik.
  3. Terapkan aturan 20-20-20 saat bekerja: setiap 20 menit, tatap objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik untuk mengistirahatkan otot mata.

3. Cendo Eyefresh Minidose 0.6 ml

Terkadang, mata merah dan berair justru disebabkan oleh Sindrom Mata Kering (Dry Eye Syndrome). Saat mata terlalu kering, kelenjar air mata akan memberikan respons berlebihan dengan memproduksi air mata terus-menerus. Cendo Eyefresh hadir sebagai air mata buatan (artificial tears) untuk mengatasi hal ini. Produk ini mengandung HPMC (Hydroxypropyl Methylcellulose) 3 mg dan Dextran 70 1 mg.

Cara kerja kombinasi ini adalah dengan membentuk lapisan film pelindung yang stabil di atas permukaan kornea. Obat ini sangat bermanfaat untuk melumasi mata, menggantikan air mata alami yang kurang, serta menyejukkan mata yang kering, lelah, dan kemerahan tanpa menggunakan bahan vasokonstriktor, sehingga sangat aman untuk pemakaian jangka panjang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang bermasalah.
  • Dapat digunakan 3 hingga 4 kali sehari.

Peringatan: Kemasan minidose sangat higienis karena tidak mengandung pengawet tinggi. Pastikan satu botol minidose dibuang maksimal 3 x 24 jam setelah tutupnya dibuka untuk menghindari kontaminasi bakteri. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Eyefresh Minidose 0.6 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Y-Rins Cuci Mata 2 Botol 12 ml

Jika mata merah dan berair terjadi akibat kemasukan benda asing yang sangat halus (seperti serbuk gergaji, debu jalanan, atau sisa riasan mata), obat tetes mungkin tidak cukup. Kamu memerlukan produk pencuci mata seperti Y-Rins. Produk ini mengandung Distilled Witch Hazel 13% (v/v).

Witch hazel secara farmakologis bertindak sebagai astringen ringan yang mampu meredakan peradangan dan menyegarkan mata. Larutan pembersih ini bekerja dengan cara membilas keluar kotoran, alergen, dan partikel asing dari dalam kantung mata, sekaligus mengembalikan kelembapan alami permukaan kornea.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan eyecup (mangkuk pencuci mata) sebelum digunakan.
  • Tuangkan larutan secukupnya, tundukkan kepala, tempelkan mangkuk pada mata, lalu kedip-kedipkan mata selama beberapa saat agar larutan membilas merata.
  • Gunakan pagi atau malam hari saat mata terasa sangat kotor.

Peringatan: Jangan gunakan larutan bekas pakai untuk mata yang sebelahnya guna mencegah penularan infeksi. Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Y-Rins Cuci Mata di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum dan Kapan Harus ke Dokter

1. Mengenali Penyebab Dasarnya

Mata yang tampak merah dan terus mengeluarkan air mata biasanya merupakan indikasi dari konjungtivitis alergi (reaksi terhadap serbuk sari, bulu hewan, atau debu tungau). Selain itu, kondisi ini juga bisa dipicu oleh kelelahan mata digital (Computer Vision Syndrome) akibat durasi screen time yang terlalu lama. Kurangnya frekuensi berkedip saat menatap layar menyebabkan lapisan air mata menguap dengan cepat, sehingga memicu iritasi kemerahan.

2. Tanda Bahaya yang Memerlukan Bantuan Medis

Meskipun sebagian besar kasus dapat diatasi dengan obat bebas, kamu wajib waspada jika kemerahan disertai dengan keluarnya kotoran mata berwarna kuning atau hijau pekat (belekan), yang merupakan tanda infeksi bakteri. Segera temui dokter jika kamu mengalami penurunan ketajaman penglihatan yang tiba-tiba, rasa nyeri yang menusuk di dalam bola mata, atau fotofobia (sangat sensitif dan silau saat melihat cahaya).

Studi Mengenai Konjungtivitis dan Sindrom Mata Kering

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi di tahun 2020 yang menjelaskan bahwa inflamasi pada permukaan mata sangat terkait erat dengan ketidakstabilan lapisan film air mata (tear film).

Penelitian tersebut menyoroti bahwa penggunaan pelumas mata (artificial tears) berbahan dasar HPMC secara signifikan terbukti mampu menurunkan gejala hiperemia (kemerahan) dan epifora (mata berair) pada pasien dalam waktu 14 hari masa pengobatan. Hal ini mengonfirmasi pentingnya hidrasi eksternal dalam proses pemulihan struktur konjungtiva yang meradang akibat faktor lingkungan.

Jika setelah menggunakan rekomendasi produk di atas gejala masih berlanjut selama lebih dari 3 hari, ada kemungkinan kamu membutuhkan terapi medis lebih lanjut seperti antibiotik atau kortikosteroid topikal. Jangan pernah ragu untuk memeriksakan diri secara langsung.

Ingat, kamu tidak perlu repot keluar rumah, karena kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan praktis. Semua produk dijamin 100% asli, aman, dan pesananmu akan langsung diantar sampai ke depan pintu rumah.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Mata via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Pink eye (conjunctivitis) – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Watery Eyes (Epiphora): Causes, Symptoms & Treatment.
NCBI. Diakses pada 2024. Dry Eye Syndrome and Ocular Surface Inflammation.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2024. What Is Dry Eye? Symptoms, Causes and Treatment.

FAQ

1. Apakah mata merah dan berair bisa sembuh sendiri tanpa diobati?

Ya, dalam beberapa kasus ringan seperti kelelahan atau paparan debu, mata bisa sembuh dengan sendirinya setelah diistirahatkan atau tidur yang cukup. Namun, penggunaan tetes mata pelumas sangat disarankan untuk mempercepat proses pembersihan iritan dan mencegah peradangan menjadi lebih parah.

2. Apakah boleh menggunakan obat tetes mata merah setiap hari?

Obat tetes mata merah yang mengandung vasokonstriktor (seperti Tetrahydrozoline) tidak boleh digunakan setiap hari secara terus-menerus. Penggunaan lebih dari 3-4 hari berturut-turut dapat menyebabkan “rebound redness”, di mana mata justru menjadi semakin merah saat obat dihentikan. Untuk penggunaan harian, pilihlah air mata buatan (artificial tears).

3. Bagaimana cara membedakan mata merah akibat alergi dan infeksi bakteri?

Mata merah karena alergi biasanya disertai rasa gatal yang sangat dominan, berair bening, dan terjadi pada kedua mata secara bersamaan. Sedangkan infeksi bakteri ditandai dengan kemerahan pekat, rasa nyeri, serta keluarnya cairan kotoran mata berwarna kuning atau hijau (belekan) yang membuat kelopak mata menempel saat bangun tidur.

4. Apakah aman menggunakan lensa kontak saat mata sedang iritasi?

Sangat tidak disarankan. Menggunakan lensa kontak saat mata sedang merah dan berair dapat menjebak bakteri atau alergen di permukaan kornea, memperburuk iritasi, dan berisiko tinggi memicu infeksi kornea (keratitis) yang berbahaya bagi penglihatan. Lepaskan lensa kontak hingga mata benar-benar sembuh.