Ad Placeholder Image

Mata Merah di Bagian Putih? Kenali Penyebab dan Solusi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Mata Merah di Bagian Putih: Kenapa Bisa Terjadi?

Mata Merah di Bagian Putih? Kenali Penyebab dan SolusiMata Merah di Bagian Putih? Kenali Penyebab dan Solusi

Mata Merah di Bagian Putih: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Mata merah di bagian putih atau sklera merupakan kondisi umum yang seringkali menimbulkan kekhawatiran. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah kecil di permukaan mata membesar atau pecah.

Penyebab mata merah di bagian putih sangat beragam, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi yang memerlukan penanganan medis. Pemahaman akan gejala dan penyebabnya sangat penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Apa Itu Mata Merah di Bagian Putih?

Mata merah di bagian putih, atau yang dikenal juga sebagai mata merah pada sklera, adalah keadaan di mana area putih mata terlihat kemerahan. Kemerahan ini disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah halus yang melapisi permukaan mata.

Pembuluh darah tersebut dapat membesar karena berbagai faktor, membuat mata terlihat berwarna merah atau terdapat bercak darah. Meskipun seringkali tidak berbahaya, kondisi ini bisa menjadi indikasi masalah kesehatan mata yang lebih serius.

Penyebab Umum Mata Merah di Bagian Putih

Penyebab mata merah di bagian putih sangat beragam. Kondisi ini bisa disebabkan oleh oleh pembengkakan pembuluh darah akibat iritasi, alergi, mata kering, atau infeksi.

Selain itu, mata merah juga bisa muncul akibat pembuluh darah pecah (perdarahan subkonjungtiva). Berikut adalah beberapa penyebab umum yang sering ditemukan:

  • Konjungtivitis (Mata Merah): Ini adalah peradangan pada konjungtiva, selaput tipis yang melapisi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Konjungtivitis paling sering disebabkan oleh infeksi virus, tetapi juga bisa oleh bakteri, jamur, atau alergi. Gejalanya meliputi mata merah, berair, gatal, dan terkadang terdapat kotoran mata.
  • Perdarahan Subkonjungtiva: Terjadi ketika salah satu pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva pecah. Kondisi ini menyebabkan munculnya bercak darah merah terang yang jelas di bagian putih mata. Umumnya tidak disertai rasa sakit atau gangguan penglihatan dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
  • Iritasi Mata: Paparan debu, asap, angin, atau bahan kimia tertentu dapat mengiritasi mata. Ini menyebabkan pembuluh darah di mata membesar sebagai respons perlindungan, sehingga mata tampak merah.
  • Alergi Mata: Reaksi alergi terhadap serbuk sari, bulu hewan, tungau debu, atau kosmetik dapat memicu peradangan pada mata. Gejala yang muncul termasuk mata merah, gatal, berair, dan bengkak.
  • Mata Kering: Kondisi ketika mata tidak menghasilkan air mata yang cukup atau kualitas air mata tidak baik. Ini menyebabkan permukaan mata menjadi kering dan teriritasi, sehingga pembuluh darah membesar dan mata terlihat merah.

Gejala Lain yang Menyertai Mata Merah

Mata merah di bagian putih seringkali disertai dengan gejala lain, tergantung pada penyebabnya. Mengamati gejala penyerta dapat membantu dalam mengidentifikasi kondisi yang mendasarinya.

Beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain:

  • Rasa gatal atau terbakar di mata.
  • Mata berair secara berlebihan.
  • Kotoran mata yang bisa lengket atau encer.
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada mata.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
  • Penglihatan kabur atau terganggu.
  • Mata terasa mengganjal atau berpasir.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Meskipun seringkali ringan, mata merah di bagian putih bisa menjadi tanda kondisi yang memerlukan perhatian medis. Sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter mata jika mengalami gejala tertentu.

Pencarian bantuan medis dianjurkan apabila mata merah disertai dengan nyeri, gangguan penglihatan, atau tidak membaik. Selain itu, segera periksa ke dokter jika mata merah disertai dengan:

  • Nyeri hebat pada mata.
  • Gangguan penglihatan yang tiba-tiba atau memburuk.
  • Mata merah tidak membaik setelah beberapa hari atau justru memburuk.
  • Mata merah disertai dengan demam, kedinginan, atau sakit kepala.
  • Mata merah setelah cedera mata atau terpapar bahan kimia.
  • Terasa ada benda asing yang tidak dapat dikeluarkan dari mata.

Pengobatan Mata Merah di Bagian Putih

Pengobatan mata merah di bagian putih sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Diagnosa yang tepat dari dokter mata sangat krusial untuk menentukan terapi yang efektif.

Beberapa metode pengobatan umum meliputi:

  • Tetes Mata: Dokter dapat meresepkan tetes mata antibakteri untuk infeksi bakteri, tetes mata antivirus untuk infeksi virus tertentu, atau tetes mata antihistamin untuk alergi.
  • Kompres Dingin: Untuk mengurangi pembengkakan dan iritasi, kompres dingin dapat membantu meringankan gejala.
  • Pembersihan Mata: Membersihkan mata dengan larutan garam steril dapat membantu menghilangkan iritan atau kotoran.
  • Obat Antihistamin Oral: Jika mata merah disebabkan oleh alergi yang parah, obat antihistamin yang diminum mungkin diresepkan.
  • Penanganan Perdarahan Subkonjungtiva: Kondisi ini umumnya tidak memerlukan pengobatan khusus dan akan sembuh sendiri. Dokter mungkin menyarankan tetes air mata buatan untuk kenyamanan.

Pencegahan Mata Merah di Bagian Putih

Mencegah mata merah di bagian putih melibatkan beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mata. Kebiasaan baik sehari-hari dapat mengurangi risiko terjadinya kondisi ini.

Beberapa tips pencegahan meliputi:

  • Menjaga kebersihan tangan dan menghindari menyentuh mata.
  • Menghindari paparan iritan seperti asap rokok dan debu.
  • Menggunakan kacamata pelindung saat bekerja di lingkungan berdebu atau berisiko.
  • Mengelola alergi dengan menghindari pemicu dan menggunakan obat alergi sesuai anjuran.
  • Menjaga hidrasi tubuh dan istirahat yang cukup untuk kesehatan mata.
  • Menggunakan tetes mata lubrikan (air mata buatan) jika mengalami mata kering.
  • Mengganti lensa kontak secara teratur dan membersihkannya sesuai petunjuk.

Mata merah di bagian putih bisa menjadi kondisi ringan atau indikasi masalah yang lebih serius. Penting untuk tidak mengabaikan gejala yang menyertainya.

Apabila mengalami mata merah yang tidak kunjung membaik, disertai nyeri, atau mengganggu penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter mata. Melalui aplikasi Halodoc, dapat membuat janji dengan dokter spesialis mata terpercaya untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang akurat.