Ad Placeholder Image

Mata Perih dan Berair: Penyebab, Cara Mengatasi Efektif

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Februari 2026

Mata Perih Berair: Penyebab & Cara Mengatasi Efektif

Mata Perih dan Berair: Penyebab, Cara Mengatasi EfektifMata Perih dan Berair: Penyebab, Cara Mengatasi Efektif

Mata perih dan berair adalah keluhan umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh faktor lingkungan, alergi, atau infeksi. Walaupun umumnya tidak berbahaya, penting untuk mengetahui penyebab dan cara penanganan yang tepat agar keluhan tidak berlanjut.

Penyebab Mata Perih dan Berair

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan mata terasa perih dan mengeluarkan air berlebihan. Berikut adalah beberapa penyebab umum:

  • Alergi: Reaksi alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, atau polusi dapat memicu mata perih, gatal, dan berair.
  • Konjungtivitis (Mata Merah): Infeksi virus atau bakteri pada konjungtiva (lapisan luar mata) menyebabkan mata merah, perih, berair, dan seringkali disertai dengan kotoran mata.
  • Mata Kering: Kondisi ini terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau kualitas air mata yang buruk, sehingga mata terasa kering, perih, dan seperti berpasir.
  • Iritasi Lingkungan: Paparan terhadap asap rokok, polusi udara, bahan kimia, atau benda asing seperti debu dan pasir dapat mengiritasi mata.
  • Blefaritis: Peradangan pada kelopak mata dapat menyebabkan mata perih, gatal, dan berair.
  • Penggunaan Lensa Kontak: Pemakaian lensa kontak yang terlalu lama atau tidak bersih dapat mengiritasi mata dan menyebabkan mata perih dan berair.

Gejala yang Menyertai Mata Perih dan Berair

Selain rasa perih dan keluarnya air mata berlebihan, beberapa gejala lain yang mungkin menyertai kondisi ini antara lain:

  • Mata merah
  • Gatal pada mata
  • Sensasi seperti ada benda asing di mata
  • Penglihatan kabur
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Keluarnya kotoran mata

Cara Mengatasi Mata Perih dan Berair di Rumah

Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk meredakan mata perih dan berair di rumah:

  • Kompres Hangat: Rendam kain bersih dalam air hangat, peras, lalu letakkan di atas mata tertutup selama 5-10 menit. Ulangi beberapa kali sehari.
  • Hindari Mengucek Mata: Mengucek mata dapat memperparah iritasi dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Gunakan Obat Tetes Mata: Tetes mata air mata buatan (*artificial tears*) dapat membantu melembapkan mata dan meredakan rasa perih. Jika alergi adalah penyebabnya, gunakan tetes mata yang mengandung antihistamin.
  • Jaga Kebersihan Mata: Bersihkan kelopak mata dengan lembut menggunakan kapas yang dibasahi air hangat untuk menghilangkan kotoran atau kerak.
  • Istirahatkan Mata: Kurangi penggunaan komputer, ponsel, atau perangkat digital lainnya jika mata terasa lelah.
  • Hindari Paparan Iritan: Jauhi asap rokok, polusi udara, dan bahan kimia yang dapat mengiritasi mata.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun mata perih dan berair seringkali dapat diatasi dengan perawatan di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan oleh dokter mata:

  • Mata terasa sangat sakit.
  • Penglihatan menjadi kabur secara signifikan.
  • Mata sangat merah dan mengeluarkan nanah atau kotoran mata berlebihan.
  • Mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya.
  • Gejala tidak membaik setelah 2-3 hari perawatan di rumah.

Dokter mata akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pasti dari keluhan mata perih dan berair, serta memberikan penanganan yang sesuai.

Tips Pencegahan Mata Perih dan Berair

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mata perih dan berair:

  • Hindari paparan alergen seperti debu, serbuk sari, dan bulu hewan.
  • Jaga kebersihan tangan dan hindari menyentuh mata dengan tangan kotor.
  • Gunakan kacamata pelindung saat berada di lingkungan berdebu atau berangin.
  • Bagi pengguna lensa kontak, selalu ikuti petunjuk pemakaian dan perawatan yang benar.
  • Istirahatkan mata secara teratur saat bekerja di depan komputer atau perangkat digital.

Mata perih dan berair umumnya bukan kondisi serius, tetapi penting untuk memperhatikan gejala yang muncul dan melakukan penanganan yang tepat. Jika keluhan berlanjut atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter mata di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang akurat.