
Mata Sakit Saat Ditekan? Yuk, Cari Tahu Pemicunya!
Waduh, Mata Sakit Saat Ditekan? Ini Lho Sebabnya!

Mata Sakit Saat Ditekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Mata yang terasa sakit saat ditekan adalah keluhan umum yang dapat mengindikasikan berbagai kondisi, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis serius. Sensasi nyeri ini bisa berasal dari permukaan mata, kelopak mata, atau bahkan struktur di dalam rongga mata.
Ringkasan Singkat: Kenapa Mata Sakit Saat Ditekan?
Bola mata terasa sakit saat ditekan umumnya disebabkan oleh mata lelah akibat penggunaan berlebihan, infeksi seperti bintitan atau konjungtivitis, atau peradangan seperti blefaritis. Kondisi lain bisa meliputi alergi, masuknya benda asing, hingga masalah yang lebih serius seperti glaukoma atau sinusitis. Penting untuk segera konsultasi ke dokter mata jika nyeri disertai penglihatan kabur atau mata merah.
Penyebab Umum Mata Sakit Saat Ditekan
Nyeri pada bola mata saat ditekan dapat berasal dari berbagai faktor yang memengaruhi mata dan area di sekitarnya. Memahami penyebabnya membantu dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.
- Mata Lelah (Astenopia): Terlalu lama menatap layar komputer, membaca di cahaya redup, atau kurang tidur dapat membuat otot mata bekerja terlalu keras. Kelelahan ini bisa menyebabkan mata terasa nyeri, tegang, dan sakit saat disentuh.
- Infeksi Mata:
- Bintitan (Hordeolum): Infeksi bakteri pada kelenjar minyak di kelopak mata yang menyebabkan benjolan merah, bengkak, dan nyeri. Rasa nyeri bisa menyebar ke bola mata di dekatnya.
- Konjungtivitis (Mata Merah): Peradangan selaput bening yang melapisi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Disebabkan oleh bakteri, virus, atau alergi, kondisi ini menyebabkan mata merah, gatal, berair, dan terkadang nyeri saat ditekan.
- Peradangan (Blefaritis): Peradangan pada kelopak mata yang menyebabkan kemerahan, bengkak, gatal, dan rasa terbakar. Kondisi ini seringkali membuat kelopak mata sensitif dan terasa sakit saat disentuh atau ditekan.
- Alergi Mata: Paparan alergen seperti debu, serbuk sari, atau bulu hewan dapat memicu reaksi alergi pada mata. Gejalanya meliputi mata gatal, merah, berair, bengkak, dan kadang terasa nyeri saat ditekan.
- Benda Asing: Masuknya partikel kecil seperti debu, pasir, atau serpihan bulu mata ke dalam mata bisa menyebabkan iritasi. Sensasi mengganjal dan nyeri, terutama saat ditekan, adalah gejala umum.
- Sinusitis: Peradangan pada sinus, rongga berisi udara di sekitar hidung dan mata, dapat menimbulkan tekanan. Rasa nyeri dari sinus bisa menjalar ke area mata, menyebabkan bola mata terasa sakit saat ditekan.
- Glaukoma Akut Sudut Tertutup: Ini adalah kondisi serius di mana tekanan di dalam mata meningkat secara tiba-tiba. Gejala meliputi nyeri hebat, penglihatan kabur, mual, muntah, dan melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu. Glaukoma memerlukan penanganan medis segera.
- Migrain Okular: Jenis migrain yang menyebabkan gangguan penglihatan sementara, sering disertai nyeri kepala dan nyeri pada salah satu atau kedua mata.
Gejala Lain yang Menyertai Nyeri Bola Mata
Rasa sakit pada bola mata saat ditekan seringkali disertai gejala lain, yang dapat membantu dokter dalam mendiagnosis penyebabnya.
- Mata merah atau iritasi.
- Penglihatan kabur atau ganda.
- Mata berair atau keluar kotoran mata.
- Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
- Gatal atau rasa terbakar pada mata.
- Bengkak pada kelopak mata.
- Sakit kepala atau nyeri di sekitar sinus.
Pengobatan dan Penanganan Awal Mata Sakit Saat Ditekan
Penanganan nyeri bola mata yang sakit saat ditekan sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Namun, ada beberapa langkah awal yang dapat dilakukan untuk meredakan gejalanya.
- Istirahat Cukup: Berikan mata waktu istirahat, terutama setelah beraktivitas yang melibatkan penggunaan mata intensif. Batasi waktu menatap layar digital.
- Kompres Hangat atau Dingin: Untuk infeksi atau peradangan seperti bintitan atau blefaritis, kompres hangat dapat membantu. Untuk alergi atau mata lelah, kompres dingin bisa meredakan bengkak dan nyeri.
- Hindari Menyentuh Mata: Menggosok atau menyentuh mata yang sakit dapat memperburuk iritasi atau menyebarkan infeksi. Pastikan tangan bersih jika harus menyentuh area mata.
- Tetes Mata Pelembap: Tetes mata tanpa resep dapat membantu meredakan mata kering atau lelah.
- Obat Pereda Nyeri: Jika nyeri terasa mengganggu, obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol dapat membantu meredakan gejalanya. Contoh produk seperti dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan demam jika ada, namun penggunaannya harus sesuai dosis dan dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker, terutama pada anak-anak.
- Obat Resep Dokter: Untuk infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik dalam bentuk tetes mata atau salep. Untuk alergi, antihistamin atau tetes mata antialergi dapat diresepkan. Kondisi serius seperti glaukoma memerlukan obat-obatan khusus atau prosedur medis.
Pencegahan Agar Mata Tidak Sakit Saat Ditekan
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana dapat mengurangi risiko mata sakit saat ditekan.
- Istirahatkan Mata Secara Teratur: Terapkan aturan 20-20-20 saat bekerja di depan layar: setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.
- Jaga Kebersihan Mata dan Tangan: Cuci tangan secara teratur, terutama sebelum menyentuh mata. Hindari berbagi kosmetik mata.
- Lindungi Mata: Gunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan atau saat terpapar debu dan partikel lain.
- Gunakan Pencahayaan yang Tepat: Pastikan area kerja atau baca memiliki pencahayaan yang cukup untuk mengurangi ketegangan mata.
- Kelola Alergi: Jika memiliki alergi, identifikasi pemicunya dan hindari paparan sebisa mungkin.
- Periksa Mata Secara Rutin: Pemeriksaan mata tahunan dapat mendeteksi masalah lebih awal, termasuk glaukoma atau kondisi mata serius lainnya.
Kapan Harus Segera Konsultasi ke Dokter Mata?
Segera cari pertolongan medis jika mata sakit saat ditekan disertai dengan gejala berikut:
- Nyeri hebat dan mendadak.
- Penglihatan kabur, ganda, atau kehilangan penglihatan mendadak.
- Mata merah parah atau bengkak.
- Melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu (halo).
- Mual atau muntah.
- Mata terasa seperti ada benda asing yang tidak bisa dikeluarkan.
- Demam atau gejala infeksi lainnya.
Kesimpulan dan Rekomendasi Medis Praktis
Mata sakit saat ditekan adalah kondisi yang tidak boleh diabaikan, meskipun seringkali disebabkan oleh hal ringan seperti mata lelah. Mengidentifikasi penyebabnya sejak dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif.
Jika mengalami keluhan nyeri bola mata yang berkelanjutan atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasi ke dokter mata. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah berbicara dengan dokter spesialis mata, mendapatkan resep obat, atau membeli obat-obatan seperti yang dapat membantu meredakan gejala nyeri, semua dari genggaman tangan. Prioritaskan kesehatan mata untuk kualitas hidup yang lebih baik.


