Ad Placeholder Image

Mata Seperti Berdarah: Bahaya atau Biasa Saja?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Mata seperti berdarah? Kapan harus waspada, kapan biasa.

Mata Seperti Berdarah: Bahaya atau Biasa Saja?Mata Seperti Berdarah: Bahaya atau Biasa Saja?

Memahami Kondisi Mata Seperti Berdarah: Penyebab dan Penanganannya

Kondisi mata seperti berdarah seringkali menimbulkan kekhawatiran. Munculnya bercak merah pada bagian putih mata dapat terjadi karena beberapa hal. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil pada permukaan mata.

Meskipun seringkali tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya, beberapa kasus “mata seperti berdarah” memerlukan perhatian medis segera. Penting untuk memahami perbedaan antara kondisi yang ringan dan yang memerlukan intervensi profesional.

Apa Itu Mata Seperti Berdarah?

“Mata seperti berdarah” merujuk pada kondisi di mana darah terlihat pada atau di dalam mata. Dua kondisi utama yang menyebabkan tampilan ini adalah perdarahan subkonjungtiva dan hifema.

Perdarahan Subkonjungtiva

Perdarahan subkonjungtiva adalah bercak merah terang pada bagian putih mata. Kondisi ini terjadi ketika salah satu pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva (selaput bening yang melapisi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata) pecah.

Umumnya, perdarahan subkonjungtiva tidak disertai rasa sakit dan tidak memengaruhi penglihatan. Bercak merah ini bisa terlihat signifikan, namun seringkali merupakan kondisi yang tidak berbahaya dan akan menghilang seiring waktu.

Hifema

Hifema adalah kondisi yang lebih serius, di mana darah terkumpul di ruang depan mata, yaitu area antara iris (bagian berwarna mata) dan kornea (lapisan bening terluar mata). Hifema biasanya disebabkan oleh trauma atau cedera pada mata.

Kondisi ini seringkali disertai rasa nyeri hebat, gangguan penglihatan, dan sensitivitas terhadap cahaya. Hifema memerlukan penanganan medis darurat untuk mencegah komplikasi serius seperti peningkatan tekanan bola mata atau kehilangan penglihatan.

Penyebab Umum Mata Seperti Berdarah

Berbagai faktor dapat memicu munculnya kondisi mata seperti berdarah. Penyebabnya bervariasi tergantung pada jenis perdarahan yang terjadi.

  • Batuk atau bersin yang sangat keras dapat menyebabkan peningkatan tekanan mendadak yang memecahkan pembuluh darah kecil di mata.
  • Mengejan saat buang air besar atau aktivitas fisik berat lainnya juga dapat menimbulkan tekanan yang sama.
  • Cedera atau trauma langsung pada mata adalah penyebab utama hifema dan juga dapat menyebabkan perdarahan subkonjungtiva.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah di mata.
  • Alergi mata kronis yang menyebabkan gesekan atau mengucek mata secara berlebihan.
  • Penggunaan obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin dapat meningkatkan risiko perdarahan, termasuk di mata.
  • Pada kasus yang jarang, perdarahan dapat disebabkan oleh gangguan pembekuan darah tertentu.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Meskipun perdarahan subkonjungtiva seringkali tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan dokter segera. Penting untuk tidak menunda konsultasi medis jika mengalami tanda-tanda berikut:

  • Mata terasa nyeri hebat.
  • Terjadi gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau kehilangan sebagian penglihatan.
  • Perdarahan terjadi setelah cedera atau trauma pada mata.
  • Munculnya bercak darah disertai sakit kepala, mual, atau muntah.
  • Perdarahan tidak membaik atau justru semakin memburuk setelah beberapa hari.
  • Sering mengalami perdarahan mata berulang tanpa penyebab yang jelas.

Penanganan Kondisi Mata Berdarah

Penanganan untuk kondisi mata berdarah bergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Perdarahan subkonjungtiva umumnya tidak memerlukan pengobatan khusus.

Darah akan diserap kembali oleh tubuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Kompres dingin pada mata dapat membantu mengurangi pembengkakan jika ada.

Untuk hifema, penanganan medis profesional sangat diperlukan. Dokter mungkin akan merekomendasikan istirahat total, penggunaan pelindung mata, tetes mata untuk mengurangi peradangan atau tekanan bola mata, serta pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi. Pada beberapa kasus, tindakan bedah mungkin diperlukan.

Pencegahan Mata Berdarah

Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mata seperti berdarah.

  • Mengelola tekanan darah tinggi secara efektif melalui obat-obatan dan gaya hidup sehat.
  • Berhati-hati saat beraktivitas fisik, terutama olahraga yang berisiko menyebabkan cedera mata.
  • Menggunakan pelindung mata saat melakukan aktivitas yang berpotensi melukai mata.
  • Hindari mengucek mata secara berlebihan, terutama jika memiliki alergi.
  • Jika menggunakan obat pengencer darah, patuhi dosis yang direkomendasikan dan laporkan setiap perdarahan yang tidak biasa kepada dokter.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Kondisi mata seperti berdarah dapat bervariasi dari yang tidak berbahaya hingga yang memerlukan perhatian medis darurat. Membedakan antara perdarahan subkonjungtiva dan hifema adalah kunci untuk penanganan yang tepat.

Jika mengalami nyeri hebat, gangguan penglihatan, atau perdarahan setelah cedera, segera cari pertolongan medis. Pemeriksaan oleh dokter mata dapat memastikan diagnosis yang akurat dan mencegah komplikasi serius.

Untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi, masyarakat dapat memanfaatkan layanan konsultasi medis melalui aplikasi Halodoc. Dokter profesional siap memberikan saran dan arahan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.