Ad Placeholder Image

Mata Sering Gatal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Reaksi alergi merupakan salah satu penyebab utama mata gatal.

Mata Sering Gatal? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaMata Sering Gatal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Kesehatan mata sering kali luput dari perhatian sampai kita mengalami ketidaknyamanan, salah satunya adalah sensasi gatal yang tak tertahankan. Kondisi yang secara medis dikenal sebagai pruritus okular ini merupakan keluhan yang sangat umum terjadi di masyarakat. Gatal pada mata bisa muncul secara tiba-tiba, terasa ringan hingga sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan sering kali disertai dengan mata merah, berair, hingga pembengkakan pada kelopak mata.

Penting untuk memahami bahwa mengucek mata bukanlah solusi yang tepat. Gesekan yang kuat justru dapat memperburuk peradangan, melepaskan lebih banyak histamin yang memicu gatal, dan meningkatkan risiko masuknya bakteri ke dalam mata yang berujung pada infeksi. Selain itu, mengucek mata terlalu keras berpotensi menyebabkan abrasi kornea atau goresan pada permukaan mata. Jika kamu sering bertanya-tanya mata gatal karena apa, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Langkah pertolongan pertama yang paling aman untuk mengatasi keluhan ini adalah dengan menggunakan obat tetes mata atau cairan pembersih mata yang sesuai dengan pemicunya. Berbagai produk kesehatan mata yang tersedia di pasaran telah diformulasikan khusus untuk meredakan iritasi, membersihkan partikel asing, hingga memberikan kelembapan ekstra bagi mata yang kering.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mengatasi mata gatal yang aman dan efektif? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Mata Gatal yang Ampuh

Untuk meredakan keluhan mata gatal akibat iritasi ringan, debu, maupun mata kering, ada beberapa pilihan produk obat bebas terbatas yang bisa kamu gunakan secara mandiri di rumah. Berikut adalah rekomendasinya:

1. Insto Regular Tetes Mata 7.5 ml

Insto Regular adalah obat tetes mata yang sangat populer digunakan untuk mengatasi iritasi mata ringan. Produk ini mengandung bahan aktif Tetrahydrozoline HCl 0.05% yang bekerja sebagai agen vasokonstriktor. Cara kerjanya adalah dengan menyempitkan pembuluh darah yang membesar di area mata, sehingga efektif meredakan mata merah dan rasa gatal akibat iritasi debu, asap, atau angin.

Manfaat spesifik dari Insto Regular adalah memberikan kelegaan instan pada mata yang terasa gatal dan perih. Cairan ini juga diformulasikan agar nyaman saat diteteskan pada area konjungtiva mata.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 2-3 tetes pada mata yang sakit atau gatal.
  • Dapat digunakan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  • Lepaskan lensa kontak sebelum penggunaan dan tunggu 10-15 menit sebelum memakainya kembali.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Insto Regular Tetes Mata 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rohto Cool Tetes Mata 7 ml

Rohto Cool menawarkan sensasi dingin (cooling sensation) yang unik berkat kandungan l-menthol di dalamnya, yang sangat efektif untuk mendistraksi rasa gatal dan menyegarkan mata yang lelah. Kandungan aktif utamanya adalah Naphazoline HCl 0.012% yang berfungsi menyempitkan pembuluh darah mata yang melebar, sehingga kemerahan dan rasa gatal akibat alergi atau iritasi ringan dapat segera teratasi.

Selain meredakan gatal, produk ini sangat cocok bagi mereka yang mengalami mata lelah setelah seharian menatap layar gawai atau terpapar polusi jalanan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang gatal atau merah.
  • Gunakan 3-4 kali sehari.
  • Hindari penggunaan terus-menerus dalam jangka waktu panjang tanpa anjuran dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rohto Cool Tetes Mata 7 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Pencegahan Mata Gatal agar Tidak Semakin Parah
  1. Jangan pernah mengucek mata, usap secara perlahan menggunakan tisu bersih jika perlu.
  2. Gunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan yang berdebu atau berangin.
  3. Terapkan aturan 20-20-20 saat bekerja di depan layar (setiap 20 menit, tatap objek sejauh 20 kaki selama 20 detik) untuk mencegah mata kering.
  4. Rutin mengganti sarung bantal dan membersihkan rumah untuk meminimalisir tungau dan debu penyebab alergi.

3. Cendo Eyefresh Minidose 0.6 ml 5 Catch Cover

Sering kali, mata gatal disebabkan oleh kondisi mata yang terlampau kering (Dry Eye Syndrome). Cendo Eyefresh hadir sebagai air mata buatan (artificial tears) yang mengandung HPMC (Hydroxypropyl Methylcellulose) 5 mg dan Dextran 1 mg. Bahan-bahan ini bekerja dengan cara melumasi permukaan bola mata, menggantikan cairan mata alami yang kurang, dan membentuk lapisan pelindung.

Keunggulan dari sediaan minidose (dosis tunggal) ini adalah bebas dari bahan pengawet (preservative-free), sehingga sangat aman digunakan sesering mungkin, terutama bagi pemilik mata sensitif atau pengguna lensa kontak yang sering merasa gatal dan mengganjal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang terasa kering atau gatal.
  • Bisa digunakan 3-4 kali sehari atau setiap kali mata terasa tidak nyaman.
  • Satu botol minidose sebaiknya dihabiskan maksimal 3 hari setelah tutupnya dibuka.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Eyefresh Minidose 0.6 ml 5 Catch Cover di Toko Kesehatan Halodoc

4. Y-Rins Cuci Mata 2 Botol 12 ml

Jika gatal pada mata disebabkan oleh masuknya partikel debu, sisa make-up, atau kotoran kecil lainnya, penggunaan tetes mata saja terkadang tidak cukup. Y-Rins adalah larutan pencuci mata yang mengandung Distilled Witch Hazel 13%. Kandungan ini memiliki sifat astringen ringan yang mampu membersihkan, menyegarkan, sekaligus meredakan peradangan ringan pada mata.

Dengan menggunakan alat bantu mangkuk kecil (eye cup) yang tersedia dalam kemasan, cairan ini akan membilas seluruh permukaan bola mata dan area lipatan kelopak mata, sehingga iritan penyebab gatal terbuang sempurna.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan mangkuk pencuci mata sebelum digunakan.
  • Tuangkan larutan Y-Rins ke dalam mangkuk secukupnya.
  • Tundukkan kepala, tempelkan mangkuk ke mata, lalu kedip-kedipkan mata selama beberapa saat agar cairan membersihkan mata.
  • Gunakan sesuai kebutuhan saat mata terasa gatal karena kotoran.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Y-Rins Cuci Mata 2 Botol 12 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Mata Gatal dan Penanganannya

Mata gatal bukanlah sebuah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala dari kondisi medis tertentu. Memahami akar masalahnya sangat penting agar pengobatan yang dilakukan tidak salah sasaran. Berikut adalah beberapa faktor utama pemicu kondisi ini:

1. Konjungtivitis Alergi

Ini adalah penyebab paling dominan. Ketika mata terpapar alergen seperti serbuk sari, bulu hewan peliharaan, atau debu tungau, sel-sel mast di mata akan melepaskan histamin. Histamin inilah yang memicu pembengkakan pembuluh darah dan memunculkan rasa gatal yang hebat. Untuk mengetahui secara pasti mata gatal karena apa, evaluasi medis mendalam sangat diperlukan agar alergen pemicunya bisa dihindari.

2. Sindrom Mata Kering (Dry Eye Syndrome)

Air mata berfungsi untuk melumasi dan membersihkan mata dari kotoran. Ketika produksi air mata menurun, atau kualitas air mata memburuk (menguap terlalu cepat), permukaan mata akan menjadi kering, meradang, dan terasa sangat gatal serta berpasir. Kondisi ini sering dialami oleh pekerja kantoran yang menatap layar komputer seharian atau orang lanjut usia.

3. Blefaritis (Radang Kelopak Mata)

Blefaritis terjadi akibat adanya penyumbatan pada kelenjar minyak di dasar bulu mata, yang sering kali dipicu oleh infeksi bakteri atau kondisi kulit seperti ketombe dan rosacea. Gejalanya meliputi mata merah, kelopak mata bengkak, gatal, serta munculnya kerak kotoran di area bulu mata saat bangun tidur.

Studi Mengenai Pruritus Okular dan Alergi

Journal of Ophthalmology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa lebih dari 20% populasi global mengalami setidaknya satu kali episode konjungtivitis alergi dalam hidup mereka, dengan keluhan utama berupa gatal yang persisten.

Studi tersebut menggarisbawahi pentingnya menghindari alergen (allergen avoidance) sebagai terapi lini pertama. Selain itu, penggunaan obat tetes mata pelumas dan antihistamin topikal terbukti secara klinis mampu mengurangi pelepasan mediator inflamasi, sehingga durasi gatal pada pasien dapat dipersingkat dan mencegah kerusakan kornea akibat trauma mekanis (mengucek mata).

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Mata via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Jika keluhan mata gatal tidak kunjung membaik setelah 3 hari penggunaan obat bebas, segera hentikan pengobatan mandiri. Gejala yang disertai dengan penurunan penglihatan, nyeri hebat, atau keluarnya nanah merupakan tanda bahaya yang memerlukan penanganan medis segera.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2024. Eye Allergy Diagnosis and Treatment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Dry eyes – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Itchy Eyes: Causes & Treatment.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2024. Allergic conjunctivitis.

FAQ

1. Mata gatal karena apa?

Mata gatal umumnya disebabkan oleh reaksi alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu hewan. Selain itu, kondisi mata kering, paparan polusi, penggunaan lensa kontak yang kurang bersih, serta infeksi ringan juga bisa menjadi pemicu utamanya.

2. Apakah boleh mengucek mata saat terasa sangat gatal?

Sangat tidak disarankan. Mengucek mata dapat merangsang pelepasan lebih banyak histamin yang justru membuat mata semakin gatal. Selain itu, tangan yang kotor bisa memindahkan bakteri ke mata dan tekanan mekanisnya dapat melukai kornea mata.

3. Bagaimana cara meredakan mata gatal tanpa obat tetes?

Sebagai pertolongan pertama, kamu bisa menggunakan kompres dingin (kain bersih yang direndam air es) dan menempelkannya di atas kelopak mata yang tertutup selama 5-10 menit. Suhu dingin dapat membantu mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi rasa gatal.

4. Kapan harus periksa ke dokter jika mata terus gatal?

Segera periksakan diri ke dokter spesialis mata jika gatal disertai dengan gejala seperti pandangan kabur, mata sangat merah dan nyeri, sensitif terhadap cahaya silau, atau keluar kotoran mata berwarna kuning/hijau yang lengket.