Ad Placeholder Image

Mc Murray Test: Lutut Nyeri, Klik? Ini Cara Cek Meniskus

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 April 2026

Mc Murray Test: Deteksi Cepat Cedera Meniskus Lutut

Mc Murray Test: Lutut Nyeri, Klik? Ini Cara Cek MeniskusMc Murray Test: Lutut Nyeri, Klik? Ini Cara Cek Meniskus

Mengupas Tuntas McMurray Test: Prosedur, Hasil, dan Akurasi Diagnosis Robekan Meniskus

McMurray Test adalah salah satu prosedur pemeriksaan fisik ortopedi yang krusial untuk mendeteksi robekan pada meniskus, yaitu kartilago bantalan lutut. Tes ini melibatkan serangkaian gerakan menekuk, memutar, dan meluruskan lutut pasien untuk memprovokasi gejala. Hasil positif dari tes ini ditandai dengan nyeri, bunyi klik, atau sensasi terkunci, yang sering kali mengindikasikan cedera meniskus medial atau lateral. Memahami McMurray Test dapat membantu dalam diagnosis awal cedera lutut sebelum tindakan lebih lanjut.

Apa itu McMurray Test?

McMurray Test merupakan pemeriksaan fisik yang dirancang untuk mengidentifikasi adanya robekan pada meniskus lutut. Meniskus adalah struktur fibrocartilage berbentuk C yang berfungsi sebagai bantalan penahan beban dan stabilisator di sendi lutut. Cedera pada meniskus, seringkali akibat aktivitas olahraga atau trauma, dapat menyebabkan nyeri dan keterbatasan gerak. Tes ini membantu dokter menilai integritas meniskus melalui gerakan spesifik.

Mengapa McMurray Test Penting?

Pemeriksaan McMurray Test memiliki peran penting sebagai langkah awal dalam diagnosis cedera lutut, khususnya robekan meniskus. Meskipun bukan satu-satunya metode diagnosis, tes ini seringkali menjadi indikator awal yang kuat. Tes ini membantu dokter memutuskan apakah pasien memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti pemindaian MRI. Dengan demikian, McMurray Test dapat mempercepat proses diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bagaimana Prosedur McMurray Test Dilakukan?

Prosedur McMurray Test harus dilakukan oleh profesional medis yang terlatih untuk menghindari cedera lebih lanjut. Pasien biasanya berbaring telentang (supine) dengan lutut yang akan diperiksa ditekuk maksimal. Dokter kemudian melakukan manuver khusus untuk memeriksa meniskus medial dan lateral secara terpisah.

Berikut adalah langkah-langkah pelaksanaannya:

  • **Pemeriksaan Meniskus Medial (Bagian Dalam):** Dokter memutar pergelangan kaki atau tibia ke arah luar (rotasi eksternal). Selanjutnya, tekanan valgus (dari sisi luar ke dalam) diberikan pada lutut. Dokter kemudian meluruskan lutut secara perlahan sambil mempertahankan rotasi dan tekanan tersebut.
  • **Pemeriksaan Meniskus Lateral (Bagian Luar):** Untuk meniskus lateral, dokter memutar pergelangan kaki atau tibia ke arah dalam (rotasi internal). Tekanan varus (dari sisi dalam ke luar) kemudian diterapkan pada lutut. Proses pelurusan lutut dilakukan secara perlahan dengan tetap menjaga rotasi dan tekanan.

Dokter mungkin melakukan gerakan ini pada berbagai sudut fleksi lutut. Tujuannya adalah untuk memeriksa bagian posterior meniskus, yang sering menjadi lokasi robekan.

Interpretasi Hasil McMurray Test

Hasil McMurray Test diinterpretasikan berdasarkan respons pasien selama prosedur. Hasil positif terjadi jika pasien merasakan nyeri yang tiba-tiba pada sendi lutut. Selain nyeri, bunyi “klik” yang terdengar atau sensasi “terkunci” (catching) pada sendi lutut juga merupakan indikasi positif. Gejala-gejala ini sering kali menandakan adanya robekan pada meniskus.

Nyeri atau klik saat rotasi eksternal dan tekanan valgus menunjukkan kemungkinan cedera meniskus medial. Sebaliknya, gejala serupa saat rotasi internal dan tekanan varus seringkali berkaitan dengan robekan meniskus lateral. Dokter akan mempertimbangkan temuan ini bersama dengan riwayat medis dan gejala lain yang dialami pasien.

Akurasi dan Keterbatasan McMurray Test

McMurray Test memiliki tingkat akurasi tertentu dalam mendeteksi robekan meniskus. Tes ini memiliki sensitivitas yang relatif rendah, sekitar 61%. Ini berarti sekitar 39% kasus robekan meniskus mungkin tidak terdeteksi oleh tes ini. Namun, spesifisitasnya cukup tinggi, sekitar 84%.

Spesifisitas yang tinggi berarti bahwa jika hasil tes positif, kemungkinan besar memang ada robekan meniskus. Dengan kata lain, hasil positif cukup andal dalam mengkonfirmasi adanya cedera. McMurray Test umumnya digunakan sebagai langkah skrining awal. Seringkali tes ini dilakukan sebelum merujuk pasien untuk pemindaian MRI, yang dianggap sebagai standar emas diagnosis.

Kapan Sebaiknya Melakukan McMurray Test?

McMurray Test sebaiknya dilakukan ketika seseorang mengalami gejala yang mengarah pada cedera meniskus. Gejala-gejala tersebut meliputi nyeri lutut yang persisten, terutama saat bergerak atau memutar lutut. Sensasi lutut terkunci atau tidak stabil, serta bunyi “klik” saat lutut digerakkan, juga merupakan indikasi. Cedera meniskus sering terjadi akibat aktivitas fisik berat atau trauma langsung pada lutut.

Jika gejala tersebut muncul, segera konsultasikan dengan dokter ortopedi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk McMurray Test. Diagnosis dini penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dan merencanakan penanganan yang efektif.

Kesimpulan: Konsultasi dengan Ahli di Halodoc

McMurray Test adalah alat diagnostik penting untuk mendeteksi robekan meniskus, memberikan indikasi awal kondisi lutut. Meskipun memiliki keterbatasan dalam sensitivitas, spesifisitasnya yang tinggi menjadikannya langkah awal yang berharga. Jika mengalami nyeri lutut, bunyi klik, atau sensasi terkunci, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan profesional medis. Dapatkan diagnosis akurat dan rencana perawatan yang tepat melalui konsultasi dokter ahli ortopedi di Halodoc. Dokter dapat membantu menentukan apakah McMurray Test atau pemeriksaan lebih lanjut seperti MRI diperlukan.