• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Memahami Aktualisasi Diri dan Cara Penerapannya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Memahami Aktualisasi Diri dan Cara Penerapannya

Memahami Aktualisasi Diri dan Cara Penerapannya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 15 September 2022

“Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melatih sekaligus menerapkan aktualisasi diri. Salah satunya adalah dengan melatih penerimaan diri sendiri.”

Memahami Aktualisasi Diri dan Cara PenerapannyaMemahami Aktualisasi Diri dan Cara Penerapannya

Halodoc, Jakarta – Aktualisasi diri atau self actualization merupakan sebuah istilah yang dapat memiliki arti yang berbeda. Dari sekian banyaknya arti, salah satu psikolog humanistik, Abraham Maslow, menjelaskan bahwa aktualisasi diri adalah proses untuk menjadi segala sesuatu yang seseorang mampu menjadi. 

Selain itu, Maslow juga menjelaskan bahwa aktualisasi diri merupakan puncak dari pemenuhan kebutuhan seseorang. Namun, sebenarnya apa itu self actualization? Agar lebih memahaminya secara mendalam, sebaiknya simak penjelasan mengenai aktualisasi diri dan cara penerapannya, di sini! 

Penjelasan Mengenai Aktualisasi Diri

Banyak diskusi terkait aktualisasi diri mengacu pada hierarki kebutuhan Maslow. Psikolog humanistik tersebut berteori bahwa seseorang perlu memenuhi empat jenis kebutuhan dasar pada hidupnya. Nah, setelah itu mereka baru dapat memenuhi kebutuhan kelima, yaitu aktualisasi diri. Kebutuhan tersebut disusun sebagai sebuah piramida hirarki, yaitu: 

  • Tahap terendah berisi kebutuhan yang paling mendasar, seperti makanan, air, dan tempat tinggal.
  • Tahap kedua mewakili kebutuhan keamanan.
  • Yang ketiga meliputi kebutuhan memiliki atau hubungan.
  • Tahap keempat melibatkan kebutuhan akan rasa hormat atau harga diri, baik dari diri sendiri maupun orang lain.
  • Tahap kelima, atau puncak piramida, adalah aktualisasi diri.

Meskipun model piramida ini dapat memberikan beberapa panduan umum tentang jalan menuju aktualisasi diri, model ini juga memiliki beberapa keterbatasan. Sebagai contoh, banyak orang yang kekurangan makanan atau tidak memiliki tempat tinggal yang memadai. Namun, mereka tetap dapat menikmati kehidupannya, dan memelihara hubungan sosial dengan orang lain. 

Hirarki kebutuhan Maslow adalah hal yang baik untuk diperhatikan saat kamu ingin menjelajahi self actualization. Namun, hal ini bukan satu-satunya cara untuk mendekati atau memahami sesuatu.

Bagaimana Cara Menerapkan Aktualisasi Diri?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melatih sekaligus menerapkan aktualisasi diri, antara lain: 

1. Melatih penerimaan diri 

Belajar menerima apa yang sudah atau akan terjadi pada diri sendiri, dapat membantu seseorang mencapai aktualisasi diri. Sebagai contoh, jika kamu ingin menyelenggarakan sebuah event secara outdoor atau di luar ruangan, akan lebih baik jika kamu mempersiapkan rencana cadangan jika tiba-tiba hujan. Hal ini akan lebih baik jika dibandingkan dengan mengharapkan hal atau situasi tertentu terjadi dengan cara atau hasil yang berbeda, seperti berharap hari tetap cerah. 

Sebab, memikirkan beberapa kemungkinan terburuk yang dapat terjadi, cenderung membantu seseorang untuk menerima hal-hal yang tidak diketahui dalam hidup. Selain itu, hal ini juga mungkin membuat seseorang untuk melihat atau merencanakan sesuatu dengan lebih realistis, dibandingkan dengan berangan-angan. 

2. Hidup secara spontan

Cobalah untuk senantiasa menikmati momen yang akan datang, tanpa perlu mencoba mengkhawatirkan apa yang harus dilakukan. Sebagai contoh, seseorang yang tiba-tiba memilih untuk mengganti kariernya, dan memilih untuk mengikuti kata hatinya. Tanpa memikirkan apa yang akan terjadi di masa mendatang. 

3. Nyaman dengan kesendirian 

Orang yang sedang mengaktualisasikan diri biasanya merasa tenang dan damai ketika sedang sendiri. Maka, cobalah untuk berhubungan kembali dengan diri sendiri sampai kamu menantikan saat-saat sendirian, sebanyak (atau lebih dari) waktu yang  dihabiskan bersama orang lain.

4. Mensyukuri hal-hal kecil

Hal ini mungkin terdengar sepele, tetapi ini adalah langkah kunci untuk aktualisasi diri. Karena itu, luangkanlah waktu untuk menghargai aspek kehidupan sehari-hari yang sering diabaikan dalam kesibukan hidup, seperti: 

  • Makanan enak yang masih bisa dikonsumsi. 
  • Pelukan dari orang terdekat atau hewan peliharaan. 
  • Cuaca yang baik. 
  • Pekerjaan yang saat ini dimiliki dan dinikmati. 

Itulah penjelasan mengenai aktualisasi diri dan bagaimana cara menerapkannya dalam hidup. Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar aktualisasi diri, atau sedang merasa stres, segeralah hubungi psikolog. 

Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa tanya psikolog tepercaya untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Tentunya melalui fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2022. A (Realistic) Guide to Becoming Self-Actualized. 
Psychology Today. Diakses pada 2022. The Theory of Self-Actualization.