Ad Placeholder Image

Mengapa Pup Bayi Berwarna Hijau? Ini Penyebabnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Pup Bayi Berwarna Hijau: Normal atau Bahaya? Ketahui Yuk!

Mengapa Pup Bayi Berwarna Hijau? Ini Penyebabnya!Mengapa Pup Bayi Berwarna Hijau? Ini Penyebabnya!

Warna feses bayi dapat bervariasi dan seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Salah satu warna yang kerap membuat orang tua bertanya-tanya adalah pup bayi berwarna hijau. Kondisi ini bisa jadi merupakan hal yang normal, tetapi juga bisa mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian.

Ringkasan Mengapa Pup Bayi Berwarna Hijau

Pup bayi berwarna hijau umumnya tidak selalu menandakan masalah serius. Perubahan warna feses ini bisa disebabkan oleh pola makan ibu atau bayi, jenis susu yang dikonsumsi, hingga proses pencernaan yang cepat. Namun, penting untuk mewaspadai jika pup hijau disertai gejala lain seperti diare, rewel, atau adanya darah. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Mengapa Pup Bayi Berwarna Hijau: Penyebab Umum dan Normal

Beberapa faktor dapat menyebabkan feses bayi berubah menjadi hijau, dan sebagian besar kondisi ini tergolong normal.

Pola Makan Ibu atau Bayi

Apa yang dikonsumsi ibu menyusui atau bayi yang sudah MPASI (Makanan Pendamping ASI) dapat memengaruhi warna feses.

  • Makanan Hijau: Jika ibu menyusui mengonsumsi sayuran hijau gelap seperti bayam atau brokoli dalam jumlah banyak, pigmen klorofilnya bisa terbawa ke ASI dan memengaruhi warna pup bayi. Untuk bayi yang sudah MPASI, konsumsi makanan hijau seperti bubur bayam atau puree kacang polong juga dapat menyebabkan feses berwarna hijau.
  • Pewarna Makanan: Beberapa makanan atau minuman yang mengandung pewarna makanan hijau, baik yang dikonsumsi ibu maupun bayi, bisa menjadi penyebabnya.
  • Suplemen Zat Besi: Pemberian suplemen zat besi kepada bayi, atau ibu yang mengonsumsi suplemen zat besi, dapat membuat feses bayi menjadi lebih gelap, seringkali kehijauan atau bahkan kehitaman.

Asupan Foremilk Berlebih

Pada bayi yang menyusu ASI, warna pup hijau dapat terjadi jika bayi lebih banyak mengonsumsi foremilk. Foremilk adalah ASI awal yang encer dan kaya laktosa, sedangkan hindmilk adalah ASI akhir yang kental dan kaya lemak. Jika bayi tidak mendapatkan cukup hindmilk, pencernaan laktosa yang tinggi dalam foremilk bisa menjadi cepat dan menghasilkan feses hijau berbusa.

Jenis Susu Formula Tertentu

Bayi yang mengonsumsi susu formula juga dapat mengalami pup hijau. Susu formula yang diperkaya zat besi seringkali menjadi penyebabnya. Zat besi yang tidak sepenuhnya terserap dapat keluar bersama feses, memberikan warna kehijauan.

Perubahan Empedu dan Transit Cepat di Usus

Empedu adalah cairan yang diproduksi hati untuk membantu pencernaan lemak. Warnanya kehijauan. Normalnya, empedu akan berubah menjadi kekuningan atau kecoklatan saat melewati usus. Namun, jika transit makanan di usus terlalu cepat, empedu tidak sempat berubah warna dan keluar bersama feses, menghasilkan pup berwarna hijau.

Efek Pengobatan (Fototerapi)

Pada bayi yang menjalani fototerapi untuk mengatasi penyakit kuning, pup berwarna hijau dapat menjadi efek samping yang normal. Fototerapi membantu memecah bilirubin dalam tubuh, dan proses pembuangan bilirubin ini dapat memengaruhi warna feses menjadi kehijauan.

Kapan Pup Bayi Berwarna Hijau Perlu Diwaspadai?

Meskipun seringkali normal, pup bayi berwarna hijau juga bisa menjadi tanda adanya kondisi medis yang memerlukan perhatian.

Infeksi Saluran Pencernaan

Infeksi bakteri atau virus pada saluran pencernaan dapat menyebabkan diare, yang membuat feses bergerak sangat cepat di usus, sehingga empedu tidak sempat berubah warna dan menghasilkan pup hijau encer atau berlendir. Gejala lain yang mungkin menyertai adalah demam, muntah, atau bayi terlihat lesu.

Alergi atau Intoleransi Makanan

Alergi terhadap protein susu sapi atau makanan lain yang dikonsumsi ibu atau bayi dapat memicu reaksi peradangan pada usus, menyebabkan feses menjadi hijau, berlendir, dan kadang disertai darah. Bayi mungkin juga menunjukkan gejala lain seperti ruam, rewel, atau muntah.

Efek Samping Obat-obatan Tertentu

Selain zat besi, beberapa jenis obat yang dikonsumsi bayi atau ibu menyusui dapat memengaruhi warna feses bayi menjadi hijau.

Tanda dan Gejala Lain yang Perlu Diperhatikan

Perhatikan jika pup bayi berwarna hijau disertai dengan beberapa gejala berikut, karena bisa mengindikasikan masalah kesehatan:

  • Diare parah atau feses sangat encer.
  • Adanya lendir atau darah pada feses.
  • Bayi tampak rewel, gelisah, atau sangat kesakitan.
  • Penurunan berat badan atau tidak ada peningkatan berat badan yang signifikan.
  • Demam tinggi.
  • Muntah berulang.
  • Dehidrasi (misalnya, popok kering, mata cekung, kulit kering).

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Orang tua disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika pup bayi berwarna hijau dan disertai dengan salah satu atau beberapa gejala yang disebutkan di atas. Terutama jika bayi tampak sakit, feses disertai darah, atau gejala tidak membaik dalam 24 jam. Diagnosis yang tepat dari dokter sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan bayi.

Kesimpulan

Pup bayi berwarna hijau seringkali merupakan variasi normal dalam proses pencernaan, dipengaruhi oleh makanan, jenis susu, atau kecepatan transit makanan. Namun, penting untuk selalu memantau kondisi umum bayi dan gejala penyerta lainnya. Jangan ragu untuk mencari nasihat medis profesional jika ada kekhawatiran. Melalui aplikasi Halodoc, orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter anak terpercaya kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan akurat.