• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal 2 Operasi yang Bisa Mengobati Hernia Femoralis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal 2 Operasi yang Bisa Mengobati Hernia Femoralis

Mengenal 2 Operasi yang Bisa Mengobati Hernia Femoralis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 05 Desember 2022

“Hernia femoralis terjadi ketika jaringan lemak atau usus menonjol ke selangkangan. Gangguan ini dapat diatasi dengan dua cara, yakni laparoskopi dan operasi terbuka.”

Mengenal 2 Operasi yang Bisa Mengobati Hernia FemoralisMengenal 2 Operasi yang Bisa Mengobati Hernia Femoralis

Halodoc, Jakarta – Hernia femoralis merupakan kondisi yang ditandai dengan tonjolan lemak atau usus di area selangkangan. Benjolan tersebut berasal dari titik lemah di sekitar dinding otot atau jaringan.

Dari semua jenis hernia, hernia femoralis paling berisiko mengalami penyumbatan. Dampaknya, suplai darah menuju area tersebut terputus dan terjadi kematian jaringan. Di fase ini, pengidap membutuhkan prosedur operasi.

Penyakit ini lebih rentan terjadi pada wanita ketimbang pria, terutama bagi mereka yang sudah berusia di atas 60 tahun. Alasannya, karena bentuk panggul wanita yang lebih besar dari pada pria.

Operasi Guna Mengobati Hernia Femoralis

Adapun 2 prosedur yang umum dilakukan untuk mengatasi gangguan, yakni:

1. Operasi Terbuka

Metode ini dikenal dengan sebutan operasi konvensional. Yakni, tindakan medis yang dilakukan dengan membuat sayatan pada bagian tubuh dengan menggunakan pisau bedah khusus. 

Dalam kasus hernia femoralis, dokter akan membuat sayatan di bagian tonjolan dan mendorong jaringan lemak atau usus di area tersebut. Kemudian, operasi ditutup dengan beberapa jahitan dan perban.

2. Operasi Laparoskopi

Laparoskopi merupakan prosedur bedah yang dilakukan tanpa membuat sayatan besar seperti operasi konvensional. Metode ini dikenal dengan sebutan operasi lubang kunci atau invasif minimal.

Melalui metode ini, dokter bisa mengakses bagian dalam perut dan panggul menggunakan alat bernama laparoskop. Alat ini berbentuk tabung kecil yang dilengkapi dengan kamera di sisi ujungnya.

Tabung kecil tersebut berfungsi untuk mengalirkan gas karbondioksida guna membuat perut jadi mengembang. Langkah ini memungkinkan dokter untuk melihat tampilan organ perut dan panggul dengan lebih jelas.

Alat juga akan memvisualisasikan bagian dalam perut dan panggul, kemudian ditampilkan pada layar monitor. Setelah selesai, luka sayatan ditutup dengan jahitan dan plester bedah atau perban.

Metode ini dinilai lebih efektif ketimbang operasi konvensional, karena pasien diperbolehkan pulang setelah prosedur. Hanya saja, pasien akan dianjurkan untuk beristirahat selama satu hingga dua jam terlebih dulu sebelum kembali ke rumah.

Kedua metode di atas memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jenis operasinya sendiri akan tergantung pada rekomendasi dokter dan tingkat keparahan gangguan yang dialami oleh pengidap.

Efek Samping Prosedur Operasi

Adapun efek samping yang bisa saja dialami oleh pasien setelah melakukan operasi, yakni:

  • Terbentuk benjolan di bawah luka.
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Cedera atau penyempitan vena femoralis.
  • Cedera pada usus.
  • Kelemahan kaki sementara waktu.
  • Cedera pada saraf yang menyebabkan mati rasa di area selangkangan.

Komplikasi yang Mungkin Saja Dialami

Pengobatan hernia femoralis selalu direkomendasikan kepada pengidapnya, karena berpotensi menimbulkan komplikasi ketimbang jenis hernia lainnya. Adapun gangguan yang mungkin saja dialami, yakni:

  • Obstruksi. Kondisi ini terjadi ketika bagian usus tersangkut di luar perut dan menyebabkan mual, muntah serta nyeri.
  • Penyumbatan. Kondisi ini terjadi ketika ada bagian usus yang terperangkap, sehingga suplai darah menuju area tersebut terputus. Dampaknya, akan terjadi kematian jaringan yang membutuhkan prosedur pengangkatan organ.

Disarankan untuk segera buat janji rumah sakit jika mengalami benjolan yang tiba-tiba muncul di area selangkangan. Perawatan yang dilakukan efektif untuk mencegah komplikasi dan perburukan gejala.

Jika membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Penn Medicine. Diakses pada 2022. Femoral Hernia Surgery.
National Health Service UK. Diakses pada 2022. Femoral hernia repair.