• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Kandungan Nutrisi dalam Sayur Asem

Mengenal Kandungan Nutrisi dalam Sayur Asem

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mengenal Kandungan Nutrisi dalam Sayur Asem

Sepiring sayur asem porsi standar mengandung nilai gizi sebagai berikut; 29 kkal energi, 0,70 gram protein, 0,60 gram lemak, dan 5 gram karbohidrat. Belum lagi zat unggulannya yang mencakup zat besi, vitamin B1, dan fosfor. Tubuh menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin yang merupakan protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh.”

Halodoc, Jakarta –  Tidak hanya lezat dan gurih, sayur asem memiliki banyak manfaat buat kesehatan. Mengapa demikian? Coba saja cek bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalam sayur asam, mulai dari kacang tanah, kacang panjang, nangka muda, labu siam, asam jawa, kol, jagung manis, cabai, belum lagi bawang merah dan bawang putih.

Bila ditelisik, masing-masing bahan memiliki kandungan nutrisinya masing-masing. Dan bila dikombinasikan dan dimasak menjadi semangkuk sayur asem, ini memiliki nilai gizinya tersendiri. Buat kamu yang penasaran, mari simak di sini kandungan nutrisi dalam sepiring sayur asem!

Nutrisi Apa Saja di Sayur Asem?

Dilansir dari nilaigizi.com, sepiring sayur asem porsi standar mengandung nilai gizi sebagai berikut: 

  • 29 kkal energi
  • 0,70 gram protein
  • 0,60 gram lemak
  • 5 gram karbohidrat

Baca juga: Pantangan Asam Urat, Hindari 3 Sayuran Ini

Belum lagi zat unggulannya yang mencakup zat besi, vitamin B1, dan fosfor. Zat besi merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan. Tubuh menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin yang merupakan protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh. 

Hal ini termasuk juga mioglobin, protein yang menyediakan oksigen ke otot. Tubuh juga membutuhkan zat besi untuk membuat beberapa hormon

Vitamin B1 juga memiliki manfaat membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ketika gula bercampur dengan vitamin B1 akan menjadi energi untuk digunakan tubuh. Vitamin B1 membantu membuat proses ini lebih cepat sambil mendukung enzim lainnya.

Vitamin B1 juga bekerja melawan depresi dan menstabilkan suasana hati. Kekurangan vitamin B1 juga dikaitkan dengan suasana hati yang rendah. Jika kamu mengidap diabetes,  mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B1 membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan komplikasi jantung pada pengidap diabetes.

Baca juga: 6 Alasan Zat Besi Penting Dikonsumsi Setiap Hari

Terkait fosfor, fosfor menawarkan banyak manfaat kesehatan karena berpengaruh pada banyak sistem yang berbeda dalam tubuh. Beberapa manfaat fosfor antara lain:

1. Menjaga tulang dan gigi tetap kuat.

2. Membantu otot berkontraksi.

3. Membantu pemulihan otot setelah berolahraga.

4. Menyaring dan membuang limbah dari ginjal.

5. Mempromosikan konduksi saraf yang sehat ke seluruh tubuh.

6. Pembuatan DNA dan RNA.

7. Mengelola penggunaan dan penyimpanan energi tubuh.

Itulah informasi mengenai nutrisi dalam sayur asem, kalau kamu butuh informasi lainnya mengenai kesehatan, tanyakan saja langsung lewat aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa buat janji konsultasi dokter lewat Halodoc, ya!

Baca juga: Cara Menangani Nyeri Otot yang Bisa Dilakukan di Rumah

Tidak hanya sayur asem, pada umumnya konsumsi sayuran jenis lain sangat direkomendasikan. Sayur penuh dengan vitamin esensial, mineral, dan antioksidan yang memberikan banyak manfaat kesehatan penting bagi tubuh. Misalnya, wortel dikenal sangat tinggi vitamin A, yang memainkan peran penting dalam kesehatan mata, seiring bertambahnya usia.

Studi menunjukkan kalau kandungan serat pada sayur dapat meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral dalam tubuh, yang berpotensi meningkatkan tingkat energi harian.

Banyak sayuran berdaun hijau seperti kangkung, bayam, dan lobak mengandung potasium. Kalium membantu ginjal menyaring natrium dari tubuh sehingga dapat mengurangi tekanan darah.

Sayuran berdaun hijau juga mengandung vitamin K, yang dipercaya mampu mencegah kalsium menumpuk di arteri. Hal ini dapat menurunkan risiko kerusakan arteri dan membantu mencegah banyak komplikasi kesehatan jantung di masa depan.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
National Institutes of Health. Diakses pada 2021. Iron
WebMD. Diakses pada 2021. Health Benefits of Vitamin B1
Nilaigizi.com. Diakses pada 2021. Sayur Asem
Medical News Today. Diakses pada 2021. What are the health benefits of phosphorus?