Ad Placeholder Image

Mengenal Penjelasan Anatomi Gigi, Jenis, dan Fungsinya

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Anatomi gigi secara utama terdiri atas akar, leher atau serviks gigi, hingga mahkota gigi yang memiliki fungsi masing-masing.

Mengenal Penjelasan Anatomi Gigi, Jenis, dan FungsinyaMengenal Penjelasan Anatomi Gigi, Jenis, dan Fungsinya

DAFTAR ISI


Gigi merupakan salah satu struktur paling keras dalam tubuh manusia yang memiliki peran sangat vital. Tanpa gigi yang sehat, proses pencernaan awal di dalam mulut tidak akan berjalan optimal. Selain berfungsi untuk mengunyah makanan, gigi juga memainkan peran penting dalam membantu kita berbicara dengan jelas serta membentuk struktur wajah. Oleh karena itu, memahami bagian bagian gigi adalah langkah pertama yang krusial untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut secara keseluruhan.

Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan gigi ketika rasa sakit sudah melanda. Kerusakan pada satu bagian gigi, sekecil apa pun, dapat merambat ke bagian yang lebih dalam dan memicu komplikasi serius, seperti infeksi saluran akar atau abses. Mengetahui lapisan anatomi gigi dapat membantu kamu lebih waspada terhadap tanda-tanda awal kerusakan, seperti ngilu saat minum air dingin yang biasanya menandakan penipisan lapisan pelindung gigi.

Perawatan harian seperti menyikat gigi dan menggunakan benang gigi sangatlah penting. Namun, terkadang kita membutuhkan produk perawatan ekstra seperti obat kumur antibakteri, pasta gigi khusus gigi sensitif, atau pereda nyeri ringan saat gigi mulai terasa ngilu. Jika kamu membutuhkan produk-produk tersebut, kamu tidak perlu repot keluar rumah karena kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumahmu.

Lantas, apa saja bagian bagian gigi yang menyusun anatomi rongga mulut kita? Mari simak penjelasan lengkap mengenai anatomi, jenis, serta fungsinya di bawah ini!

Anatomi dan Bagian-Bagian Gigi

Secara struktur makroskopis, gigi terbagi menjadi tiga bagian utama: mahkota (bagian yang terlihat di atas gusi), leher gigi (batas antara mahkota dan akar), serta akar gigi (bagian yang tertanam di dalam tulang rahang). Jika dibedah secara mikroskopis, bagian bagian gigi terdiri dari beberapa lapisan jaringan berikut:

1. Email Gigi (Enamel)

Email adalah lapisan terluar dari mahkota gigi dan merupakan zat paling keras di seluruh tubuh manusia, bahkan lebih keras dari tulang. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung utama gigi dari bakteri, asam, serta suhu panas dan dingin dari makanan. Meskipun sangat keras, email tidak memiliki sel hidup sehingga tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri jika sudah berlubang atau terkikis oleh asam.

2. Dentin

Terletak tepat di bawah email, dentin adalah lapisan tebal yang membentuk sebagian besar struktur gigi. Dentin berwarna sedikit kekuningan dan memiliki jutaan saluran kecil (tubulus) yang terhubung langsung ke saraf pusat gigi. Jika lapisan email menipis dan dentin terekspos, rangsangan dari makanan panas, dingin, atau manis akan langsung masuk ke saraf, memicu kondisi yang dikenal sebagai gigi sensitif.

3. Pulpa

Pulpa adalah bagian paling dalam dan merupakan “jantung” dari sebuah gigi. Di dalam rongga pulpa terdapat pembuluh darah, jaringan saraf, dan jaringan ikat. Pembuluh darah bertugas menyuplai nutrisi agar gigi tetap hidup, sedangkan jaringan saraf memberikan sinyal sensorik. Jika infeksi bakteri dari gigi berlubang menembus hingga ke pulpa, hal ini akan memicu rasa sakit yang sangat hebat.

4. Sementum

Sementum adalah lapisan jaringan ikat keras yang menutupi akar gigi. Fungsinya bukan untuk mengunyah, melainkan untuk membantu mengikatkan akar gigi ke gusi dan tulang rahang. Sementum memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan email maupun dentin, sehingga sangat rentan terhadap pembusukan jika gusi menyusut dan bagian akar terekspos.

5. Ligamen Periodontal

Meskipun bukan bagian inti dari jaringan gigi itu sendiri, ligamen periodontal adalah kumpulan serat yang menghubungkan sementum pada akar gigi dengan tulang rahang. Ligamen ini bertindak sebagai peredam kejut saat kita mengunyah makanan keras, sehingga gigi tidak mudah retak atau patah.

Tips Menjaga Lapisan Bagian Bagian Gigi
  1. Sikat gigi minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk memperkuat email.
  2. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss) setidaknya sekali sehari.
  3. Batasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula dan asam yang dapat mengikis lapisan email.

Jenis-Jenis Gigi dan Fungsinya

Selain memiliki struktur berlapis, bagian bagian gigi di dalam mulut orang dewasa (berjumlah 32 gigi) juga terbagi menjadi beberapa jenis dengan bentuk dan fungsi yang spesifik dalam proses mekanis pencernaan:

1. Gigi Seri (Incisors)

Gigi seri adalah 8 gigi yang berada di posisi paling depan (4 di atas dan 4 di bawah). Gigi ini memiliki bentuk tipis dan rata dengan tepi yang tajam. Fungsi utama dari gigi seri adalah untuk menggigit dan memotong makanan menjadi potongan yang lebih kecil, seperti saat kamu menggigit buah apel.

2. Gigi Taring (Canines)

Terdapat 4 gigi taring yang terletak tepat di sebelah gigi seri (2 di atas, 2 di bawah). Gigi taring memiliki bentuk yang runcing dan panjang. Karena bentuknya yang tajam, gigi ini berfungsi secara khusus untuk merobek makanan yang bertekstur liat atau berserat tinggi, seperti daging.

3. Gigi Premolar (Bikuspid)

Gigi premolar berjumlah 8 buah, terletak di antara gigi taring dan gigi geraham. Gigi ini memiliki permukaan atas yang datar namun memiliki tonjolan kecil. Fungsinya adalah sebagai jembatan transisi; premolar bertugas untuk menghancurkan, merobek, sekaligus mulai menggiling makanan sebelum dikirim ke gigi geraham belakang.

4. Gigi Geraham (Molars)

Gigi geraham adalah gigi yang paling besar, terkuat, dan memiliki permukaan paling luas. Terdapat 12 gigi geraham pada orang dewasa, termasuk 4 gigi bungsu. Geraham berfungsi utama untuk mengunyah, menggiling, dan melumatkan makanan hingga menjadi pasta halus sebelum akhirnya ditelan.

Masalah Umum pada Gigi

Kurangnya pemahaman dan perawatan terhadap bagian bagian gigi dapat menyebabkan berbagai masalah medis. Beberapa kondisi umum yang sering terjadi antara lain:

1. Karies Gigi (Gigi Berlubang)

Kondisi ini terjadi ketika bakteri di mulut memakan sisa gula dan menghasilkan asam. Asam ini secara perlahan akan mengikis lapisan email hingga membentuk lubang. Jika tidak ditambal, lubang akan menembus dentin dan mencapai pulpa.

2. Pulpitis

Pulpitis adalah peradangan pada bagian pulpa gigi yang umumnya disebabkan oleh karies yang dibiarkan, trauma pada gigi, atau tambalan yang bocor. Gejala utamanya adalah rasa nyeri berdenyut yang tak tertahankan. Apabila kamu mengalami keluhan seperti sakit gigi berkepanjangan atau gusi bengkak yang tidak kunjung reda, segera lakukan konsultasi ke dokter spesialis di Halodoc untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Penumpukan Karang Gigi (Kalkulus)

Plak (lapisan bakteri) yang tidak dibersihkan dengan baik lama-kelamaan akan mengeras dan menjadi karang gigi. Karang gigi hanya bisa dihilangkan melalui prosedur scaling oleh dokter gigi. Jika dibiarkan, karang gigi dapat memicu peradangan gusi (gingivitis) hingga kerusakan tulang penyangga gigi (periodontitis).

Studi Mengenai Anatomi dan Kerusakan Gigi

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan publikasi yang menegaskan bahwa kerusakan pada lapisan email gigi (demineralisasi) adalah proses kronis yang dipicu oleh ketidakseimbangan mikrobioma di dalam mulut.

Studi ini menunjukkan bahwa saliva (air liur) sebenarnya memiliki peran alami untuk melakukan remineralisasi atau memperbaiki lapisan email mikroskopis yang rusak akibat paparan asam harian. Namun, jika konsumsi gula terlalu tinggi, kemampuan pertahanan saliva akan kewalahan, sehingga bakteri Streptococcus mutans akan merusak lapisan dentin dan memicu rasa nyeri tajam pada gigi.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Tooth Anatomy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Cavities/tooth decay.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Oral health.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Dental Anatomy and Physiology.

FAQ

1. Apa saja bagian bagian gigi secara lapisan strukturnya?

Secara anatomis jaringan, bagian-bagian gigi terdiri dari email (enamel) sebagai lapisan luar pelindung, dentin di bagian tengah, pulpa yang berisi saraf dan pembuluh darah, serta sementum yang melindungi bagian akar gigi.

2. Mengapa gigi bisa terasa sangat ngilu saat minum es?

Rasa ngilu terjadi karena lapisan email pelindung gigi telah menipis atau terkikis. Kondisi ini menyebabkan lapisan dentin yang dipenuhi tabung mikroskopis terbuka, sehingga suhu ekstrem langsung mengenai saraf di dalam pulpa gigi.

3. Apakah lapisan email gigi yang rusak bisa tumbuh kembali?

Tidak. Email gigi tidak memiliki sel hidup, sehingga tidak dapat beregenerasi atau tumbuh kembali jika sudah pecah atau berlubang secara signifikan. Namun, pelunakan email ringan masih bisa diperkuat kembali melalui proses remineralisasi dengan bantuan fluoride.

4. Kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan gigi ke dokter?

Sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan sekali meskipun tidak ada keluhan. Namun, segera konsultasi ke dokter jika kamu mengalami gigi berlubang, sakit gigi berdenyut, gusi sering berdarah saat sikat gigi, atau terjadi pembengkakan pada rahang.