• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengidap Spondilolistesis, Ini Waktu Tepat untuk Bertemu Dokter
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengidap Spondilolistesis, Ini Waktu Tepat untuk Bertemu Dokter

Mengidap Spondilolistesis, Ini Waktu Tepat untuk Bertemu Dokter

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 November 2022

“Spondilolistesis bisa bersifat ringan atau parah, tergantung pada tingkat pergeserannya. Bila tingkat pergeserannya tinggi dan gejala yang muncul sangat parah, pengidap dianjurkan untuk segera menemui dokter.”

Mengidap Spondilolistesis, Ini Waktu Tepat untuk Bertemu DokterMengidap Spondilolistesis, Ini Waktu Tepat untuk Bertemu Dokter

Halodoc, Jakarta – Spondilolistesis adalah kondisi ketika salah satu tulang belakang yang disebut vertebra keluar dari tempatnya. Kondisi tersebut bisa memberi tekanan pada saraf dan menyebabkan rasa sakit di punggung bawah atau kaki.

Jadi, bila kamu tiba-tiba mengalami nyeri punggung bawah, sebaiknya jangan dibiarkan saja. Selain membuatmu sangat tidak nyaman, spondilolistesis yang dibiarkan saja bisa menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, ketahui kapan waktu yang tepat untuk bertemu dengan dokter di sini.

Mengenal Spondilolistesis dan Penyebabnya

Spondilolistesis terjadi ketika pars interarticularis yang retak terpisah, sehingga memungkinkan vertebra yang cedera bergeser atau slip ke depan pada vertebra tepat di bawahnya. Pars interarticularis adalah bagian vertebra yang kecil dan tipis yang menghubungkan sendi facet (sendi kecil yang ada di antara tulang-tulang belakang) atas dan bawah. Bagian vertebra ini memang paling lemah, sehingga rentan mengalami cedera.

Pada anak-anak dan remaja, spondilolistesis paling sering terjadi selama periode pertumbuhan yang cepat. Faktor genetik juga bisa berperan. Beberapa orang terlahir dengan tulang belakang yang lebih tipis. 

Selain itu, merenggangkan tulang belakang terlalu berlebihan juga merupakan salah satu penyebab utama spondilolistesis pada atlet muda. Sedangkan pada orang dewasa yang lebih tua, keausan pada tulang belakang dan cakram (bantalan antara tulang belakang) bisa menyebabkan kondisi ini.

Kapan Harus Ke Dokter?

Spondilolistesis tidak selalu menimbulkan gejala. Hal itu karena kondisi tersebut bisa bersifat ringan, tergantung pada seberapa banyak pergeserannya. Itulah mengapa beberapa orang bisa mengalami spondilolistesis, tapi tidak menyadarinya. Bila menimbulkan gejala, nyeri punggung bawah biasanya adalah gejala utama spondilolistesis. Rasa sakit tersebut bisa menyebar ke bokong dan turun ke paha. 

Selain itu, berikut gejala spondilolistesis lainnya yang juga bisa terjadi:

  • Kram di hamstring (otot di bagian belakang paha).
  • Kekakuan punggung.
  • Kesulitan berjalan atau berdiri dalam waktu lama.
  • Sakit saat membungkuk.
  • Mati rasa, kelemahan atau kesemutan di kaki.

Namun pada kasus yang parah, lebih dari 50 persen lebar vertebra yang retak bisa bergeser ke depan pada vertebra di bawahnya. Orang dengan slip tingkat tinggi lebih mungkin mengalami rasa sakit yang signifikan dan cedera saraf. Itulah mengapa kondisi tersebut membutuhkan pembedahan untuk meringankan gejala mereka dan mencegah kerusakan lebih lanjut. 

Karena itu, kamu dianjurkan menemui dokter bila mengalami gejala berikut:

  • Mengalami nyeri punggung bawah yang tidak hilang setelah 3 sampai 4 minggu.
  • Mengalami nyeri di paha atau bokong yang tidak kunjung hilang setelah 3 hingga 4 minggu.
  • Merasa sulit untuk berjalan atau berdiri tegak.
  • Kamu khawatir tentang rasa sakit atau berjuang untuk mengatasinya.
  • Mengalami nyeri, mati rasa, dan kesemutan pada 1 kaki selama lebih dari 3 atau 4 minggu.

Pengobatan untuk Spondilolistesis 

Pengobatan untuk spondilolistesis tergantung pada gejala yang kamu alami dan seberapa parahnya. Pada kasus yang ringan, kondisi tersebut bisa diobati dengan perawatan non-bedah, antara lain:

  • Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit antiinflamasi, seperti ibuprofen, atau obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat dengan resep dokter.
  • Pemberian suntikan steroid di punggung untuk menghilangkan rasa sakit, sensasi mati rasa dan kesemutan di kaki.
  • Fisioterapi untuk memperkuat dan meregangkan otot di punggung bawah, perut, dan kaki.
  • Penggunaan ‘bracing’ untuk membantu menstabilkan tulang belakang. Penopang ini akan membatasi gerakan kamu, sehingga patah tulang bisa sembuh.

Sedangkan pada pergeseran tingkat tinggi, atau bila rasa sakitnya sangat parah, atau perawatan di atas tidak berhasil, maka operasi bisa dilakukan.

Bila kamu masih ingin bertanya tentang spondilolistesis atau seputar kesehatan lainnya, hubungi saja dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa tanya dokter dan minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Spondylolisthesis.
National Health Service. Diakses pada 2022. Spondylolisthesis.
Ortho Info. Diakses pada 2022. Spondylolysis and Spondylolisthesis.