• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta Idap Bronkitis Kronis Picu Batuk Kronis

Mitos atau Fakta Idap Bronkitis Kronis Picu Batuk Kronis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Bronkitis merupakan istilah yang dipakai saat terjadi peradangan pada bronkus, yaitu saluran napas yang mengalirkan udara menuju ke paru-paru. Bronkitis sendiri terbagi menjadi dua jenis, salah satunya adalah bronkitis kronis yang merupakan salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

Bronkitis kronis merupakan penyakit yang berlangsung dalam waktu yang lama, dan kambuh dalam waktu-waktu yang tidak ditentukan. Peradangan bronkus dalam waktu lama akan menyebabkan terbentuknya mukus pada saluran napas, yang dapat berujung pada gangguan pernapasan. Apakah batuk bronkitis kronis dapat memicu batuk kronis? Berikut ulasan selengkapnya tentang bronkitis kronis!

Baca juga: Waspada Penyebab Bronkitis Akut pada Anak

Batuk Kronis Jadi Salah Satu Gejala Bronkitis Kronis

Batuk kronis menjadi salah satu gejala bronkitis kronis yang khas. Dahaknya sendiri akan memiliki warna bening, kekuningan, atau kehijauan. Gejala bronkitis kronis yang satu ini dapat hilang dan timbul, tergantung pada faktor pemicunya. Terkadang batuk dapat berhenti dan berlangsung selama beberapa hari, dan kambuh di kemudian hari.

Semakin lama gejala bronkitis kronis dialami, maka akan semakin banyak pula dahak yang terbentuk, sehingga dapat berujung pada penyumbatan aliran udara pada organ paru-paru. Hal tersebut akan membuat pengidapnya kesulitan bernapas. Kesulitan bernapas yang dialami biasanya akan diikuti dengan mengi di setiap tarikan napas, yang akan bertambah parah saat pengidap melakukan aktivitas. 

Bukan hanya batuk kronis saja, berikut gejala bronkitis kronis yang juga dialami oleh pengidap kondisi ini:

  • Napas pendek.

  • Menggigil.

  • Demam.

  • Kelelahan.

  • Bau mulut.

  • Nyeri dada.

  • Penyumbatan rongga sinus.

Pada kasus yang parah, gejala bronkitis kronis akan ditandai dengan warna kebiruan pada kulit dan bibir yang terjadi karena kurangnya pasokan oksigen dalam darah. Gejala bronkitis kronis parah lainnya dapat dilihat dari pembengkakan yang terjadi pada kaki dan tungkai. 

Segera temui dokter di rumah sakit terdekat saat sejumlah gejala bronkitis kronis muncul untuk mendapat langkah penanganan yang tepat. Jika dibiarkan begitu saja, pengidap akan sangat merasa tidak nyaman saat bernapas karena dahak yang menutupi saluran pernapasan pada paru-paru.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Bronkitis Akut dan Bronkitis Kronis

Ini yang Menjadi Penyebab Bronkitis Kronis

Penyebab umum dari bronkitis kronis adalah jenis virus yang sama dengan penyebab pilek dan influenza. Faktor pemicu yang paling utama adalah asap rokok. Selain asap rokok, paparan jangka panjang polusi udara, asap industri, gas beracun, serta debu menjadi faktor risiko lainnya yang perlu dihindari. Berikut sejumlah faktor risiko bronkitis kronis:

  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, karena terserang berbagai penyakit berbahaya. Sistem kekebalan tubuh yang rendah juga dimiliki oleh lansia, bayi, dan anak-anak.

  • Mengidap refluks asam lambung. Perlu diketahui bahwa serangan heartburn dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat seseorang lebih rentan terhadap bronkitis.

Baca juga: Benarkah Bronkitis Bisa Sembuh Tanpa Diberikan Antibiotik?

Untuk mencegah dan mengatasinya, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat diperlukan. Berikut beberapa gaya hidup untuk mengatasi bronkitis kronis:

  1. Berhenti merokok.

  2. Gunakan masker saat bepergian guna menghindari paparan zat berbahaya dari udara.

  3. Gunakan humidifier dalam ruangan untuk membuat udara dalam ruangan menjadi lebih lembab, sehingga meredakan batuk dapat diatasi dan lendir di saluran pernapasan dapat mengencer.

  4. Lakukan olahraga khusus untuk pengidap bronkitis kronis. Untuk lebih jelas mengenai olahraga apa yang cocok untuk dilakukan, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Kebanyakan kasus bronkitis kronis dapat membaik dengan sendirinya setelah melakukan sejumlah langkah tersebut tanpa perawatan dari dokter. Namun jika sejumlah langkah tersebut tidak mampu mengatasi gejala bronkitis kronis yang muncul, segera temui dokter di fasilitas kesehatan terdekat, ya!

Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2020. Chronic Bronchitis.
WebMD. Diakses pada 2020. Chronic Bronchitis.
Healthline. Diakses pada 2020. Understanding Chronic Bronchitis.