
Morton Neuroma: Nyeri Kaki Seperti Kerikil? Ini Solusinya
Kaki Sering Nyeri? Waspada Morton Neuroma!

Apa Itu Morton’s Neuroma: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Morton’s neuroma adalah kondisi nyeri pada kaki yang disebabkan oleh penebalan jaringan saraf di antara jari-jari kaki. Umumnya, kondisi ini paling sering terjadi antara jari ketiga dan keempat. Penebalan saraf ini menimbulkan sensasi seperti terbakar, tertusuk, atau merasa seperti berjalan di atas kerikil. Iritasi, tekanan, atau cedera pada saraf merupakan pemicu utama kondisi ini. Kabar baiknya, Morton’s neuroma seringkali dapat membaik dengan perawatan sederhana seperti penggunaan sepatu yang lebih lebar, bantalan kaki, istirahat, atau intervensi medis seperti fisioterapi atau suntikan.
Gejala Umum Morton’s Neuroma
Mengenali gejala Morton’s neuroma sangat penting untuk penanganan dini. Tanda-tanda ini umumnya berpusat di bagian depan kaki atau bola kaki. Gejala dapat memburuk saat menggunakan sepatu sempit atau sepatu hak tinggi.
- Nyeri tajam, sensasi terbakar, atau perasaan tertusuk di bagian bola kaki (metatarsal).
- Sensasi seperti sedang berjalan di atas marmer atau kerikil di bawah kaki.
- Mati rasa, kesemutan, atau sensasi seperti kesetrum pada dua jari kaki yang berdekatan dengan saraf yang teriritasi.
- Sensasi klik atau “pop” saat menekan area depan kaki (metatarsal) atau saat berjalan.
Penyebab Morton’s Neuroma
Morton’s neuroma terjadi akibat iritasi, tekanan, atau cedera pada saraf interdigital, yaitu saraf yang berjalan di antara tulang-tulang kaki menuju jari-jari. Beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan kondisi ini antara lain:
- Penggunaan Sepatu yang Tidak Sesuai. Sepatu hak tinggi atau sepatu yang terlalu sempit di bagian depan dapat menekan tulang-tulang kaki, sehingga meningkatkan tekanan pada saraf.
- Aktivitas Fisik Berulang. Aktivitas yang memberikan tekanan berulang pada kaki, seperti berlari atau joging, umum terjadi pada atlet dan dapat memicu iritasi saraf.
- Kelainan Bentuk atau Ketidakstabilan Kaki. Kondisi seperti bunion, jari martil, lengkungan kaki datar, atau lengkungan kaki tinggi dapat mengubah distribusi tekanan pada kaki dan meningkatkan risiko Morton’s neuroma.
Diagnosis Morton’s Neuroma
Diagnosis Morton’s neuroma biasanya didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap gejala yang dialami dan pemeriksaan fisik oleh dokter, seperti podiatris atau ahli ortopedi. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk merasakan adanya benjolan atau area nyeri pada kaki. Untuk memastikan diagnosis dan menyingkirkan kondisi lain, terkadang pemeriksaan penunjang seperti USG atau MRI dapat direkomendasikan.
Pengobatan Morton’s Neuroma
Penanganan Morton’s neuroma bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi. Pendekatan pengobatan dapat berupa perawatan mandiri di rumah atau intervensi medis.
Perawatan Mandiri
- Mengganti Sepatu. Pilihlah sepatu dengan ujung yang lebih lebar dan rendah, serta hindari sepatu hak tinggi atau sepatu yang terlalu ketat.
- Bantalan Kaki (Orthotics). Penggunaan bantalan khusus atau orthotics dapat membantu menyebarkan tekanan pada bola kaki dan mengurangi iritasi saraf.
- Kompres Dingin. Mengompres area yang nyeri dengan es dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
- Istirahat. Mengurangi aktivitas yang memicu nyeri dan memberikan waktu istirahat pada kaki.
Perawatan Medis
- Terapi Fisik. Latihan peregangan dan penguatan otot kaki dapat membantu meningkatkan stabilitas dan mengurangi tekanan pada saraf.
- Suntikan Kortikosteroid. Suntikan ini dapat diberikan langsung ke area yang terkena untuk mengurangi peradangan dan nyeri.
- Operasi. Dalam kasus yang parah dan tidak merespons pengobatan lain, prosedur bedah untuk mengangkat jaringan saraf yang menebal dapat dipertimbangkan.
Faktor Risiko dan Pencegahan Morton’s Neuroma
Beberapa kelompok individu memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami Morton’s neuroma. Kelompok ini meliputi wanita, yang lebih sering terkena dibandingkan pria, serta individu berusia 30-60 tahun. Selain itu, atlet atau orang yang banyak berdiri dan berjalan juga memiliki risiko yang meningkat.
Pencegahan Morton’s neuroma sangat berkaitan dengan manajemen tekanan pada kaki. Langkah-langkah pencegahan meliputi:
- Memilih sepatu yang nyaman, lebar di bagian jari kaki, dan memiliki bantalan yang baik.
- Menghindari penggunaan sepatu hak tinggi atau sepatu yang sempit secara berlebihan.
- Melakukan peregangan kaki secara teratur, terutama setelah aktivitas fisik.
- Menggunakan orthotics atau bantalan khusus jika memiliki kelainan bentuk kaki.
- Mengelola berat badan untuk mengurangi beban pada kaki.
Jika mengalami gejala Morton’s neuroma, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis. Penanganan dini dapat mencegah kondisi memburuk dan mempercepat pemulihan. Untuk mendapatkan diagnosis dan rencana pengobatan yang tepat, konsultasi dengan dokter spesialis di Halodoc dapat menjadi pilihan yang bijak. Ketersediaan ahli medis yang berpengalaman siap memberikan informasi dan rekomendasi yang terpercaya.


