• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mudah Lelah? Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung

Mudah Lelah? Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Harvard Health Publishing, kelelahan ataupun mudah merasa lelah yang konstan dapat menjadi gejala maupun tanda penyakit jantung.

Apalagi jika baru menaiki lima anak tangga kamu mulai merasakan lelah dan kehabisan napas, ini bisa menjadi penanda penyakit jantung yang signifikan. Informasi selengkapnya mengenai gejala penyakit jantung bisa dibaca di bawah ini!

Lelah dan Gejala Penyakit Jantung

Sejatinya, tubuh bergantung pada pemompaan jantung untuk mengirimkan darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh. Ketika sel-sel diberi makan dengan benar, tubuh dapat berfungsi secara normal.

Jantung yang lemah tidak dapat memasok sel dengan darah yang cukup. Hal ini menyebabkan kelelahan dan sesak napas dan buat beberapa orang bisa memicu batuk. Kegiatan sehari-hari seperti berjalan, naik tangga, atau membawa barang bisa menjadi sangat sulit ketika mengalami penyakit jantung.

Baca juga: Dampak Kebanyakan Minum Kopi pada Kesehatan Jantung

Jika kamu merasa lelah setelah melakukan aktivitas yang dulu mudah, misalnya berjalan dari rumah menuju supermarket yang dekat, mungkin sudah waktunya untuk berbicara dengan dokter tentang kemungkinan penyakit jantung.

Mudah lelah lainnya yang harus kamu waspadai sebagai gejala penyakit jantung adalah ketika bangun di pagi hari dan merasa lelah seperti kehilangan energi. Nah, sebenarnya mudah merasa lelah adalah masalah universal pada penyakit jantung. 

Rasa lelah ini disebabkan oleh berkurangnya aliran oksigen dan darah ke otak dan otot. Jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh. Tubuh pun mengalihkan darah yang seharusnya dikirimkan ke organ-organ yang dianggap kurang vital,  seperti otot-otot pada tungkai, dikirimkan ke jantung dan otak.

Kalau menurut National Institutes of Health, korelasi antara mudah lelah dan penyakit jantung dijelaskan karena kelainan metabolisme otot, sistem saraf otonom, efek dekondisi, dan disfungsi endotel yang semuanya terkait pada sistem kerja jantung.

Bagaimana cara mengatasi rasa lelah akibat gejala penyakit jantung? Informasi lebih detail bisa ditanyakan lewat aplikasi HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.  Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Atasi Mudah Lelah Akibat Gejala Sakit Jantung

Jika mudah lelah yang kamu rasakan diakibatkan oleh sakit jantung, ada baiknya kamu mulai menerapkan pola diet sehat. Konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, daging tanpa lemak, kacang-kacangan dan lebih sedikit gula, lemak jenuh, lemak trans, dan alkohol.

Mulailah berolahraga sesuai dengan rekomendasi dari dokter baik jenis latihan maupun durasinya. The American Heart Association menyarankan tidur siang singkat ketika kamu merasa terlalu lelah.

Baca juga: Benarkah Insomnia Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung?

Istirahat sejenak dapat memulihkan energi, membuat jantung beristirahat, dan membantu pikiran memulihkan pikiran. Pastikan untuk mengatur alarm dan membatasi tidur siang menjadi sekitar satu jam supaya tidak mengganggu tidur malammu.

Cobalah bergabung dengan jenis latihan seperti yoga atau meditasi untuk mengelola stres dan kecemasan. Tidur malam yang baik dan berkualitas juga bisa membantu mencegah rasa lelah yang berlebihan.

Referensi:
National Institutes of Health. Diakses pada 2020. Correlates of Fatigue in Patients With Heart Failure
Heart.org. Diakses pada 2020. Warning Signs of Heart Failure
Abbot.com. Diakses pada 2020. 5 WAYS TO FIGHT FATIGUE FROM CONGESTIVE HEART FAILURE