Ad Placeholder Image

Nafas Berbunyi Seperti Ngorok? Yuk, Cari Tahu Sebabnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Nafas Berbunyi Seperti Ngorok: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi

Nafas Berbunyi Seperti Ngorok? Yuk, Cari Tahu Sebabnya!Nafas Berbunyi Seperti Ngorok? Yuk, Cari Tahu Sebabnya!

DAFTAR ISI


Mengalami kondisi nafas berbunyi di tenggorokan sering kali menimbulkan rasa khawatir dan tidak nyaman. Bunyi yang muncul bisa bervariasi, mulai dari suara tinggi yang melengking (wheezing) hingga suara kasar seperti mendengkur (stridor). Kondisi ini menandakan adanya penyempitan atau hambatan pada saluran pernapasan, baik di bagian atas maupun bawah, yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor medis.

Penting bagi kamu untuk tidak meremehkan gejala ini, karena pernapasan adalah fungsi vital tubuh. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, gangguan pada saluran napas dapat menurunkan kualitas tidur, menghambat aktivitas harian, hingga berisiko menyebabkan kekurangan oksigen. Mengenali penyebab utamanya adalah langkah awal yang sangat krusial dalam menentukan penanganan selanjutnya.

Untuk membantu meredakan keluhan ringan yang menyertai gangguan pernapasan seperti batuk atau hidung tersumbat, tersedia berbagai pilihan produk kesehatan yang aman dikonsumsi. Penggunaan obat-obatan yang tepat dapat membantu melegakan jalan napas dan mengencerkan lendir yang menghambat tenggorokan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk membantu mengatasi gejala yang menyertai nafas berbunyi? Berikut ulasannya!

Penyebab Nafas Berbunyi di Tenggorokan

Nafas berbunyi, atau secara medis sering disebut sebagai mengi (wheezing), biasanya terjadi ketika udara mengalir melalui saluran napas yang menyempit. Berikut adalah beberapa penyebab umum yang sering ditemukan:

1. Asma

Asma adalah penyebab paling umum dari nafas berbunyi. Pada penderita asma, saluran pernapasan menjadi meradang dan sensitif terhadap pemicu tertentu seperti debu, bulu hewan, atau udara dingin. Hal ini menyebabkan otot-otot di sekitar saluran napas mengencang dan produksi lendir meningkat, sehingga muncul suara mengi saat bernapas.

2. Bronkitis

Bronkitis adalah peradangan pada saluran bronkus yang membawa udara ke paru-paru. Kondisi ini sering kali diawali oleh infeksi virus atau bakteri yang menyebabkan produksi dahak berlebih. Dahak yang menumpuk di saluran napas inilah yang memicu suara “grok-grok” atau nafas berbunyi saat udara berusaha melewatinya.

3. Alergi

Reaksi alergi dapat menyebabkan pembengkakan pada tenggorokan atau saluran napas bawah. Selain bersin-bersin dan hidung meler, alergi parah dapat memicu penyempitan saluran napas yang mengakibatkan nafas berbunyi. Jika kondisi ini terjadi secara mendadak setelah terpapar pemicu, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan darurat.

4. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Mungkin terdengar tidak biasa, namun asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat terhirup sedikit ke dalam saluran napas (aspirasi mikro). Hal ini dapat mengiritasi tenggorokan dan paru-paru, menyebabkan peradangan yang memicu nafas berbunyi, terutama di malam hari saat posisi tubuh berbaring.

Rekomendasi Produk untuk Pernapasan yang Ampuh

Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang dapat membantu meredakan gejala penyerta nafas berbunyi seperti batuk, dahak berlebih, dan tenggorokan tidak nyaman yang tersedia di apotek:

1. Vicks Vaporub 50 g

Vicks Vaporub adalah obat gosok yang mengandung zat aktif Camphor, Menthol, dan Eucalyptus Oil. Produk ini bekerja dengan cara memberikan efek hangat dan mengeluarkan uap yang dapat dihirup untuk membantu melegakan hidung tersumbat serta meredakan gejala batuk karena flu.

Manfaat utamanya adalah membantu melonggarkan jalan napas yang terasa sesak akibat lendir. Ketika digosokkan pada dada dan leher, uap aromatiknya membantu memberikan sensasi dingin dan melegakan tenggorokan yang teriritasi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 2 tahun: Gosokkan pada dada, leher, dan punggung secukupnya 3 kali sehari.
  • Dapat juga dicampurkan 2 sendok teh ke dalam air panas untuk dihirup uapnya (hati-hati dengan risiko luka bakar).

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hanya untuk pemakaian luar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Vicks Vaporub 50 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. OBH Combi Batuk Berdahak Menthol 100 ml

OBH Combi Batuk Berdahak mengandung Succus Liquiritiae, Ammonium Chloride, dan Menthol. Kandungan Succus Liquiritiae berfungsi sebagai ekspektoran yang membantu mengencerkan dahak, sementara Menthol memberikan sensasi lega di tenggorokan.

Manfaat produk ini sangat efektif untuk meredakan batuk disertai dahak yang sering kali menjadi penyebab nafas berbunyi di tenggorokan. Dengan mengencerkan lendir, proses pengeluaran dahak menjadi lebih mudah sehingga saluran napas kembali bersih.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 3 kali sehari 15 ml (3 sendok takar).

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan OBH Combi Batuk Berdahak Menthol 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Melegakan Pernapasan di Rumah
  1. Pastikan hidrasi tubuh terjaga dengan minum air putih hangat untuk membantu mengencerkan lendir.
  2. Gunakan humidifier atau pelembap udara di dalam ruangan agar saluran napas tidak kering.
  3. Hindari paparan asap rokok dan polusi udara yang dapat memperparah peradangan saluran napas.

3. Woods Peppermint Antitussive 60 ml

Woods Peppermint Antitussive mengandung kombinasi Dextromethorphan HBr dan Diphenhydramine HCl. Dextromethorphan bekerja dengan cara menekan pusat batuk di otak, sedangkan Diphenhydramine berperan sebagai antihistamin untuk meredakan reaksi alergi yang memicu batuk.

Manfaat utamanya adalah meredakan batuk tidak berdahak (batuk kering) yang disertai dengan gejala alergi seperti tenggorokan gatal. Produk ini sangat membantu jika nafas berbunyi dipicu oleh iritasi tenggorokan yang terus-menerus.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 3 kali sehari 10 ml.
  • Anak 6-12 tahun: 3 kali sehari 5 ml.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Dapat menyebabkan kantuk.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Woods Peppermint Antitussive 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Konidin 4 Tablet

Konidin merupakan tablet obat batuk yang mengandung Guaifenesin, Dextromethorphan HBr, dan Chlorpheniramine Maleate. Kombinasi ini bekerja sinergis untuk mengencerkan dahak, menekan batuk, dan mengatasi alergi.

Manfaat produk ini sangat praktis untuk dibawa bepergian bagi kamu yang mengalami batuk karena alergi atau flu yang menyebabkan pernapasan terganggu. Kandungan Chlorpheniramine Maleate di dalamnya membantu mengecilkan pembengkakan saluran napas akibat alergi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 tablet, 3 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 1/2-1 tablet, 3 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Konidin 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Laserin Sirup 60 ml

Laserin adalah obat batuk herbal yang mengandung bahan alami seperti Jahe, Kayu Manis, Cengkeh, dan Daun Sirih. Produk ini bekerja dengan cara memberikan rasa hangat di tenggorokan dan membantu mengeluarkan lendir secara alami.

Manfaat utamanya adalah meredakan batuk, melegakan pernapasan, serta mengatasi rasa mual yang terkadang menyertai gangguan tenggorokan. Karena kandungannya herbal, Laserin cenderung aman dan nyaman di lambung untuk penggunaan jangka pendek.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 3 kali sehari 1 sendok makan (15 ml).
  • Anak-anak: 3 kali sehari 1 sendok teh (5 ml).

Obat ini termasuk golongan obat bebas (jamu). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Laserin Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus Mengunjungi Dokter?

Meskipun produk-obatan di atas dapat membantu meredakan gejala ringan, ada kondisi tertentu di mana nafas berbunyi memerlukan pemeriksaan medis mendalam. Jangan menunda untuk menemui dokter jika kamu mengalami hal berikut:

1. Sesak Napas Hebat

Jika bunyi nafas disertai dengan kesulitan menarik napas yang signifikan hingga kuku atau bibir tampak kebiruan, ini adalah tanda darurat medis yang memerlukan oksigen tambahan segera.

2. Bunyi Nafas Muncul Mendadak

Nafas berbunyi yang terjadi tiba-tiba setelah tersedak makanan atau benda asing, atau setelah sengatan serangga, bisa menandakan adanya sumbatan fisik atau reaksi anafilaksis yang berbahaya.

3. Demam Tinggi dan Penurunan Berat Badan

Jika gejala pernapasan disertai demam tinggi yang tidak kunjung turun atau penurunan berat badan tanpa sebab, ada kemungkinan terjadinya infeksi paru kronis atau kondisi serius lainnya yang butuh antibiotik atau terapi khusus.

Studi Mengenai Gangguan Saluran Pernapasan

The Lancet Respiratory Medicine menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa deteksi dini melalui suara pernapasan (akustik paru) sangat penting untuk mengidentifikasi tingkat keparahan asma dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis).

Studi tersebut menekankan bahwa perubahan pola bunyi napas sering kali mendahului serangan sesak napas yang lebih berat. Oleh karena itu, pemantauan gejala secara mandiri dan penggunaan obat-obatan pengontrol yang tepat dapat menurunkan risiko rawat inap pada pasien dengan gangguan jalan napas kronis.

Jika keluhan nafas berbunyi yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah penggunaan obat bebas, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk kebutuhan kesehatan harianmu.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc demi mendapatkan diagnosis yang akurat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Wheezing: Causes, Symptoms, and Diagnosis.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Stridor vs Wheezing: What Is the Difference?.
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Wheezing.
WebMD. Diakses pada 2026. Why Does My Breath Sound Like That?.

FAQ

1. Apakah nafas berbunyi selalu berarti asma?

Tidak selalu. Meskipun asma adalah penyebab umum, nafas berbunyi bisa juga disebabkan oleh bronkitis, alergi, refluks asam lambung, atau adanya benda asing yang menyumbat saluran pernapasan.

2. Bagaimana cara membedakan nafas berbunyi karena lendir dan asma?

Nafas berbunyi karena lendir biasanya akan hilang atau berubah suaranya setelah kamu batuk atau berdehem. Sedangkan pada asma, bunyi mengi cenderung tetap ada dan disertai rasa sesak di dada.

3. Apakah uap air panas bisa membantu?

Ya, menghirup uap air panas dapat membantu melembapkan saluran napas dan mengencerkan dahak yang kental. Kamu bisa menambahkan obat gosok seperti Vicks Vaporub untuk hasil yang lebih melegakan.

4. Apakah kondisi ini berbahaya pada anak-anak?

Pada anak-anak, nafas berbunyi sering disebabkan oleh infeksi saluran napas bawah (bronkiolitis). Jika anak tampak lemas, sulit makan, atau cuping hidungnya kembang kempis saat bernapas, segera bawa ke dokter.

## Punya Keluhan Nafas Berbunyi tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan nafas berbunyi yang mengganggu, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah [Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.