Ad Placeholder Image

Nanah di Telinga? Kenali Penyebab dan Solusinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Nanah di Telinga? Cari Tahu Penyebab dan Solusinya

Nanah di Telinga? Kenali Penyebab dan Solusinya!Nanah di Telinga? Kenali Penyebab dan Solusinya!

Nanah di Telinga: Mengenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan

Keluarnya cairan seperti nanah dari telinga, yang dikenal sebagai otorrhea atau nanah di telinga, adalah kondisi medis yang memerlukan perhatian serius. Kondisi ini seringkali menjadi indikasi adanya infeksi pada bagian telinga. Pemahaman tentang penyebab, gejala, dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Apa Itu Nanah di Telinga?

Nanah di telinga merupakan gejala yang menunjukkan adanya peradangan dan infeksi pada telinga. Cairan yang keluar bisa berwarna kekuningan, kehijauan, atau bahkan bercampur darah, dan seringkali berbau tidak sedap. Kondisi ini umumnya dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan lokasi infeksi, yaitu otitis media (infeksi telinga tengah) dan otitis eksterna (infeksi saluran telinga luar).

Infeksi bakteri atau virus menjadi penyebab paling umum dari keluarnya nanah ini. Seringkali, kondisi ini diawali dengan gejala seperti pilek atau infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang kemudian menyebar ke telinga.

Gejala yang Menyertai Nanah di Telinga

Selain keluarnya cairan, nanah di telinga sering disertai dengan berbagai gejala lain yang bisa mengindikasikan tingkat keparahan infeksi. Gejala-gejala tersebut meliputi:

  • Nyeri telinga yang bisa terasa tumpul hingga tajam.
  • Demam, terutama jika infeksi cukup parah atau menyebar.
  • Gangguan pendengaran, seperti menurunnya kemampuan mendengar suara.
  • Rasa penuh atau tekanan di dalam telinga.
  • Gatal atau iritasi di sekitar telinga dan saluran telinga.
  • Kemungkinan pusing atau vertigo pada kasus tertentu.

Penyebab Umum Nanah di Telinga

Ada beberapa faktor utama yang bisa memicu terjadinya nanah di telinga. Pemahaman tentang penyebab ini membantu dalam menentukan langkah penanganan yang efektif:

Infeksi Telinga Tengah (Otitis Media)

Ini adalah penyebab paling sering dari nanah di telinga. Infeksi telinga tengah biasanya berawal dari infeksi virus atau bakteri yang berasal dari hidung dan tenggorokan, seringkali akibat pilek atau ISPA. Mikroorganisme ini dapat naik ke telinga tengah melalui saluran eustachius.

Ketika infeksi terjadi, telinga tengah meradang dan cairan menumpuk. Tekanan cairan ini dapat menyebabkan gendang telinga robek, sehingga nanah keluar dari telinga. Kondisi ini rentan terjadi pada anak-anak.

Infeksi Telinga Luar (Otitis Eksterna)

Dikenal juga sebagai “swimmer’s ear”, infeksi ini terjadi pada saluran telinga bagian luar. Paparan air yang terlalu lama, seperti setelah berenang, dapat membuat saluran telinga lembap. Kondisi lembap ini merusak dinding saluran telinga dan menjadikannya lingkungan yang ideal bagi bakteri atau jamur untuk tumbuh dan menyebabkan infeksi.

Benda Asing di Telinga

Masuknya benda asing ke dalam telinga, seperti serangga, kapas, atau mainan kecil, dapat melukai saluran telinga dan menyebabkan infeksi. Luka tersebut kemudian bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri, yang berujung pada keluarnya nanah.

Pengobatan Nanah di Telinga

Penanganan nanah di telinga harus segera dilakukan oleh profesional medis. Sangat penting untuk tidak melakukan pengobatan sendiri atau mengorek telinga, karena dapat memperburuk kondisi atau menyebabkan komplikasi.

Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pasti dan memberikan diagnosis yang akurat. Pengobatan umumnya meliputi:

  • Pemberian antibiotik, baik dalam bentuk tetes telinga maupun oral, untuk mengatasi infeksi bakteri.
  • Pembersihan telinga dari nanah dan kotoran lainnya oleh dokter secara hati-hati.
  • Pemberian obat pereda nyeri atau penurun demam sesuai kebutuhan.
  • Dalam kasus yang parah, mungkin diperlukan tindakan miringotomi (pembuatan lubang kecil di gendang telinga) untuk mengeluarkan cairan.

Pencegahan Nanah di Telinga

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya nanah di telinga:

  • Jaga telinga tetap kering, terutama setelah berenang atau mandi. Gunakan penutup telinga saat berenang.
  • Hindari mengorek telinga dengan jari, cotton bud, atau benda lain yang dapat melukai saluran telinga.
  • Segera obati infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek agar tidak menyebar ke telinga.
  • Hindari paparan asap rokok, karena dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.
  • Pastikan imunisasi lengkap pada anak-anak untuk mencegah penyakit yang dapat memicu infeksi telinga.

Kapan Harus ke Dokter?

Keluarnya nanah dari telinga adalah kondisi yang tidak bisa dianggap remeh. Penting untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala nanah di telinga, terutama jika disertai dengan nyeri hebat, demam tinggi, gangguan pendengaran mendadak, atau pusing.

Penanganan yang cepat dan tepat oleh dokter THT dapat mencegah komplikasi serius seperti kerusakan pendengaran permanen atau bahkan meningitis (radang selaput otak). Konsultasi dokter dapat membantu mendapatkan diagnosis yang akurat dan rencana pengobatan yang sesuai.