Natal di Rumah Saja, Ketahui 6 Camilan Khas Ini

Halodoc, Jakarta – Momen perayaan hari Natal menjadi hari yang sangat dinanti-nantikan oleh umat Kristiani. Namun, pandemi yang belum berakhir membuat sebagian besar orang lebih memilih merayakan Natal di rumah saja. Nah, tidak lengkap rasanya jika tidak menyuguhkan kue kering sebagai camilan saat berkumpul dengan keluarga atau teman dekat di hari Natal.
Ada banyak jenis kue kering yang sering disuguhkan saat hari besar di Indonesia. Namun, kebanyakan kue kering yang disuguhkan saat Natal di Indonesia umumnya dipengaruhi oleh budaya Eropa, terutama negara Belanda. Berikut ini jenis camilan khas yang sering disuguhkan di hari Natal:
Baca juga: 6 Perawatan Wajah Wajib Sebelum Rayakan Natal
1. Kue Jahe
Ginger cookies atau kue jahe bisa dibilang salah satu camilan khas Natal yang paling populer. Kue ini umumnya berbentuk anak kecil yang sedang tersenyum. Kue jahe selalu hadir dalam perayaan Natal di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. Seperti namanya, kue jahe terbuat dari bahan-bahan yang dicampur dengan jahe. Untuk menambahkan efek hangat, bahan yang digunakan untuk membuat kue jahe biasanya ditambahkan dengan gula palem, madu, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga.
2. Kastengel
Kamu pasti sudah tidak asing dengan camilan yang satu ini. Kastengel atau cookies keju juga sering disuguhkan saat hari raya Idulfitri. Tapi, tahukah kamu kalau sebenarnya kue ini berasal dari Belanda? Ya, kastengel ada camilan khas Belanda yang terbuat dari campuran keju sehingga rasanya menjadi gurih asin. Kalau di Belanda, kastengel bisa dibuat dengan keju edam, keju gouda, keju parmesan, atau keju cheddar. Untuk di Indonesia, kastengel umumnya dibuat dengan campuran keju cheddar karena lebih mudah ditemukan.
3. Vanillekipferl
Pernah dengar vanillekipferl? Kamu mungkin masih asing mendengarnya. Di Indonesia, vanillekipferl lebih dikenal dengan sebutan kue putri salju atau kue bulan sabit karena bentuknya yang mirip bulan sabit. Sama seperti kastengel, kue putri salju juga kerap disuguhkan saat Idul Fitri, Natal, dan Imlek. Camilan yang satu ini terbuat dari campuran tepung dan bubuk almond atau hazelnut. Adonan tersebut dipanggang hingga matang lalu ditaburi gula halus. Nah, gula halus yang sangat melimpah ini lah yang membuat kue ini disebut sebagai kue putri salju.
Baca juga: Kue Nastar, Makanan Khas Lebaran yang Banyak Manfaat
4. Nastar
Selain kastengel dan kue putri salju, nastar juga cukup populer di Indonesia karena sering disuguhkan pada hari-hari besar. Lagi-lagi, kue ini sebenarnya berasal dari negeri Belanda. Asal kata nastar berasal dari bahasa Belanda, yaitu ananas dan taart. Kalau dilihat dari namanya, kamu pasti sudah langsung bisa mencerna kalau nastar adalah kue kering yang berisi pasta nanas.
5. Poffertjes
Poffertjes adalah kue tradisional khas Belanda. Berbeda dengan keempat camilan di atas, poffertjes mirip seperti panekuk yang bertekstur lembut, tetapi berukuran lebih kecil dan manis. Poffertjes biasanya disajikan bersama gula halus, mentega, dan madu.
6. Klappertaart
Klappertaart dikenal sebagai kue khas Manado yang juga sering disajikan saat Natal. Kue ini berbahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Resep adonan klappertaart diperoleh saat zaman pendudukan Belanda di Manado.
Baca juga: Ini Alasan Membuat Kue dapat Redakan Gangguan Kecemasan
Itulah beberapa camilan khas yang bisa kamu sajikan di rumah saat Natal. Tetap jaga kesehatan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan supaya terhindar dari infeksi COVID-19. Kamu mungkin juga perlu membeli vitamin atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bila kamu membutuhkannya, kamu dapat membelinya lewat aplikasi Halodoc. Caranya mudah, tinggal pesan vitamin atau suplemen yang kamu butuhkan lewat aplikasi, lalu pesanan akan diantar dalam waktu satu jam. Mudah bukan? Yuk, download Halodoc sekarang juga!



