Ad Placeholder Image

Ngeces Artinya? Penyebab dan Kapan Harus Waspada

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Februari 2026

Ngeces Artinya? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya!

Ngeces Artinya? Penyebab dan Kapan Harus WaspadaNgeces Artinya? Penyebab dan Kapan Harus Waspada

Ngeces Artinya Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Ngeces, atau yang juga dikenal dengan istilah ngiler, adalah kondisi keluarnya air liur dari mulut secara tidak terkendali. Kondisi ini umum terjadi pada bayi dan anak-anak, tetapi juga bisa dialami oleh orang dewasa.

Pada bayi, ngeces seringkali merupakan bagian normal dari perkembangan. Namun, pada orang dewasa, kondisi ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.

Penyebab Ngeces pada Bayi

Ngeces pada bayi umumnya disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  • Produksi air liur berlebihan: Kelenjar ludah bayi sangat aktif dan menghasilkan air liur dalam jumlah yang cukup banyak, yaitu sekitar 1 hingga 1,5 liter per hari.
  • Belum sempurnanya kemampuan menelan: Otot-otot mulut bayi belum berkembang sepenuhnya, sehingga mereka kesulitan untuk menelan air liur yang diproduksi.
  • Tumbuh gigi: Proses tumbuh gigi dapat merangsang produksi air liur.

Biasanya, kondisi ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia bayi, yaitu sekitar usia 18-24 bulan, ketika otot-otot mulut mereka sudah lebih matang.

Penyebab Ngeces pada Orang Dewasa

Ngeces pada orang dewasa bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Kondisi medis tertentu: Beberapa kondisi medis seperti stroke, cerebral palsy, penyakit Parkinson, dan gangguan saraf lainnya dapat menyebabkan kesulitan menelan dan meningkatkan produksi air liur.
  • Efek samping obat-obatan: Beberapa jenis obat-obatan, seperti obat penenang dan antipsikotik, dapat menyebabkan produksi air liur berlebihan.
  • Infeksi: Infeksi pada mulut atau tenggorokan, seperti radang amandel atau sariawan, dapat menyebabkan peningkatan produksi air liur.
  • Masalah gigi: Gigi yang berlubang, infeksi gusi, atau penggunaan gigi palsu yang tidak pas juga dapat menyebabkan ngeces.

Kapan Harus Waspada?

Meskipun ngeces pada bayi umumnya normal, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Bayi mengalami kesulitan bernapas atau batuk saat ngeces.
  • Ngeces disertai dengan demam, rewel, atau kesulitan makan.
  • Ngeces berlebihan dan tidak berkurang setelah usia 2 tahun.

Pada orang dewasa, segera konsultasikan dengan dokter jika ngeces terjadi secara tiba-tiba, berlebihan, atau disertai dengan gejala lain seperti kesulitan menelan, bicara cadel, atau kelemahan otot.

Cara Mengatasi Ngeces

Penanganan ngeces tergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Pada bayi: Sering-seringlah membersihkan air liur di sekitar mulut bayi dengan kain lembut. Pastikan bayi dalam posisi tegak setelah menyusu atau makan.
  • Pada orang dewasa: Jika disebabkan oleh kondisi medis, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan penyakit yang mendasari. Jika disebabkan oleh efek samping obat, konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian dosis atau penggantian obat.
  • Menjaga kebersihan mulut: Sikat gigi secara teratur, gunakan obat kumur antiseptik, dan periksakan gigi ke dokter gigi secara rutin.

Pencegahan Ngeces

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko ngeces antara lain:

  • Menjaga kebersihan mulut dan gigi.
  • Menghindari makanan atau minuman yang dapat memicu produksi air liur berlebihan, seperti makanan asam atau pedas.
  • Berhenti merokok, karena merokok dapat mengiritasi kelenjar ludah.

Rekomendasi Medis di Halodoc

Jika mengalami ngeces yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat membantu mencari tahu penyebabnya dan memberikan penanganan yang tepat. Konsultasi bisa dilakukan dengan mudah melalui fitur chat atau video call di aplikasi Halodoc.