Ad Placeholder Image

Nggak Mual Lagi! Makanan Pereda Mual, Nyaman di Perut

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Makanan Pereda Mual: Praktis Atasi Mual Cepat

Nggak Mual Lagi! Makanan Pereda Mual, Nyaman di PerutNggak Mual Lagi! Makanan Pereda Mual, Nyaman di Perut

DAFTAR ISI


Mual adalah sensasi tidak nyaman pada perut bagian atas yang sering kali disertai dengan dorongan untuk muntah. Kondisi ini bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari berbagai masalah kesehatan. Mual bisa dipicu oleh mabuk perjalanan, kehamilan (morning sickness), keracunan makanan, naiknya asam lambung (GERD), infeksi virus pada saluran pencernaan, hingga efek samping dari pengobatan tertentu seperti kemoterapi. Meski terdengar sepele, mual yang datang terus-menerus dapat sangat mengganggu produktivitas dan kenyamanan kamu sehari-hari.

Menangani mual dengan cepat sangatlah penting. Jika dibiarkan, mual yang berujung pada muntah terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi parah, ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, dan penurunan berat badan yang drastis akibat hilangnya nafsu makan. Oleh karena itu, langkah pertama yang bisa kamu lakukan di rumah adalah menyesuaikan asupan makanan. Memilih makanan penghilang mual yang tepat dapat membantu menenangkan sistem pencernaan, menetralkan asam lambung, dan memberikan energi tanpa membebani kinerja lambung. Jika gejala memburuk dan kamu tidak bisa menelan cairan sama sekali, segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Selain mengonsumsi makanan yang aman untuk lambung, terkadang kamu membutuhkan bantuan tambahan dari produk obat-obatan atau suplemen yang dijual bebas. Terdapat berbagai macam obat antasida untuk menetralkan asam lambung, obat antimual (antiemetik) untuk mabuk perjalanan, hingga suplemen herbal yang diformulasikan khusus untuk menghangatkan dan menenangkan perut yang bergejolak. Kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan mudah untuk meredakan keluhan ini.

Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan dan obat-obatan yang ampuh untuk meredakan rasa tidak nyaman di perut? Berikut ulasan lengkapnya!

Rekomendasi Makanan Penghilang Mual

Saat mual melanda, memilih makanan yang hambar, rendah serat, dan mudah dicerna adalah kunci utamanya. Hindari makanan pedas, berlemak tinggi, atau terlalu manis karena dapat memicu produksi asam lambung berlebih. Berikut adalah beberapa makanan penghilang mual yang bisa kamu coba:

  • Jahe: Mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang memiliki sifat antiemetik (antimual). Jahe membantu mempercepat pengosongan lambung dan mengurangi kontraksi lambung yang menyebabkan mual.
  • Pisang: Buah ini sangat mudah dicerna dan kaya akan kalium, elektrolit penting yang sering hilang jika mual disertai dengan muntah atau diare.
  • Biskuit Tawar (Crackers): Biskuit kraker yang hambar dapat membantu menyerap kelebihan asam lambung dan menenangkan perut yang kosong.
  • Kaldu Bening: Kaldu ayam atau kaldu tulang yang hangat tidak hanya memberikan rasa nyaman di perut, tetapi juga menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengganti natrium yang hilang.
  • Nasi Putih: Karbohidrat sederhana seperti nasi putih sangat mudah diproses oleh sistem pencernaan dan memberikan energi tanpa memicu iritasi lambung.

Rekomendasi Obat dan Suplemen Pereda Mual

Jika makanan saja tidak cukup untuk meredakan gejala yang kamu alami, berikut adalah rekomendasi produk obat bebas, obat bebas terbatas, dan suplemen yang aman untuk membantu mengatasi mual. Semua produk ini telah terdaftar di BPOM dan umum digunakan oleh masyarakat Indonesia.

1. Sido Muncul Tolak Angin Cair 15 ml 5 Sachet

Sido Muncul Tolak Angin adalah obat herbal terstandar yang sangat populer di Indonesia untuk mengatasi gejala masuk angin, yang salah satu ciri utamanya adalah mual, perut kembung, dan pusing. Produk ini mengandung ekstrak bahan alami seperti jahe (Zingiberis Rhizoma), daun mint (Menthae Folium), adas, kayu ules, cengkeh, dan madu. Kandungan jahe dan mint bekerja sinergis untuk merelaksasi otot saluran pencernaan, memberikan sensasi hangat, dan mengurangi gas di dalam lambung.

Manfaat spesifik dari Tolak Angin adalah meredakan mual akibat masuk angin, mabuk perjalanan, kelelahan, maupun perubahan cuaca yang ekstrem. Formulanya yang cair membuatnya sangat mudah diserap oleh tubuh sehingga efek hangatnya bisa dirasakan dengan lebih cepat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1 sachet diminum 3-4 kali sehari sesudah makan. Dapat diminum langsung dari sachet atau dicampur dengan setengah gelas air hangat.
  • Untuk mabuk perjalanan: Minum 1 sachet sebelum bepergian, atau 1-3 sachet pada saat mabuk perjalanan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sido Muncul Tolak Angin Cair 15 ml 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Antimo 50 mg 10 Tablet

Antimo mengandung bahan aktif Dimenhydrinate 50 mg. Obat ini bekerja sebagai antihistamin dan antikolinergik yang memengaruhi sistem saraf pusat, khususnya pada pusat muntah di otak dan organ keseimbangan di telinga bagian dalam. Cara kerjanya secara efektif memblokir sinyal saraf yang menyebabkan perasaan mual dan pusing saat terjadi guncangan.

Manfaat utama dari Antimo adalah mencegah dan mengatasi mabuk perjalanan (motion sickness) yang terjadi saat bepergian menggunakan mobil, kapal laut, kereta api, atau pesawat udara. Obat ini sangat efektif menekan mual, muntah, dan pusing berputar (vertigo).

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa dan anak > 12 tahun: 1 tablet (50 mg), diminum 30 menit sebelum bepergian. Jika perlu, dapat diulang setiap 8-12 jam. Maksimal 8 tablet sehari.
  • Aturan dosis anak 8-12 tahun: 1/2 tablet (25 mg).
  • Aturan dosis anak 5-8 tahun: 1/4 tablet (12.5 mg).

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, sehingga dilarang mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsinya.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Antimo 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Tambahan Mencegah Mual Datang Kembali
  1. Makan dalam porsi kecil namun sering, lebih baik daripada makan 3 kali sehari dalam porsi besar yang bisa membebani lambung.
  2. Hindari berbaring segera setelah makan. Usahakan duduk tegak setidaknya selama 1-2 jam setelah perut terisi.
  3. Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik dan hindari aroma menyengat seperti parfum tebal, bau asap kendaraan, atau aroma bumbu masakan yang kuat.

3. Promag 10 Tablet

Jika mual yang kamu alami disertai dengan rasa perih di ulu hati, dada terasa panas (heartburn), dan sering bersendawa, kemungkinan besar mual tersebut disebabkan oleh asam lambung. Promag tablet mengandung kombinasi Hydrotalcite 200 mg, Magnesium Milk 150 mg, dan Simethicone 50 mg. Kombinasi antasida ini bekerja dengan cara menetralkan asam lambung secara cepat, sementara Simethicone bertugas memecah gelembung gas di dalam perut.

Manfaat spesifik dari Promag adalah meredakan mual, kembung, dan nyeri lambung yang diakibatkan oleh gastritis (radang lambung), tukak lambung, tukak usus dua belas jari, serta GERD.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa dan anak > 12 tahun: 1-2 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Aturan dosis anak 6-12 tahun: 1/2 – 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur malam. Tablet harus dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan agar efeknya lebih cepat bekerja.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Promag 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Polysilane Sirup 100 ml

Sama halnya dengan Promag, Polysilane Sirup adalah obat golongan antasida dan antiflatulen, namun hadir dalam sediaan cair (suspensi). Obat ini mengandung Aluminium Hidroksida 200 mg, Magnesium Hidroksida 200 mg, dan Dimethicone 80 mg per 5 ml. Sediaan sirup ini sangat cocok bagi kamu yang kesulitan mengunyah atau menelan tablet saat sedang merasa mual hebat.

Manfaat dari Polysilane Sirup adalah melapisi dinding lambung, menurunkan keasaman cairan lambung yang memicu mual, dan menghilangkan rasa penuh serta begah di perut akibat akumulasi gas berlebih.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), diminum 3-4 kali sehari.
  • Aturan dosis anak 6-12 tahun: 1/2 – 1 sendok takar (2.5-5 ml), diminum 3-4 kali sehari.
  • Kocok botol terlebih dahulu sebelum diminum. Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, yakni 1-2 jam sebelum atau sesudah makan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Polysilane Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Herbana Relief Sari Jahe 30 Kapsul

Bagi kamu yang lebih menyukai pendekatan natural dan ingin mendapatkan manfaat jahe secara praktis tanpa repot menyeduh, Herbana Relief Sari Jahe adalah pilihan suplemen yang tepat. Setiap kapsulnya mengandung ekstrak Zingiber officinale rhizoma (rimpang jahe) murni yang diekstraksi secara modern untuk menjaga kualitas senyawa aktif gingerol-nya.

Manfaat spesifik dari suplemen ini adalah melancarkan pencernaan, meredakan mual, menghangatkan tubuh, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Suplemen ini sangat aman dikonsumsi sebagai perawatan harian bagi kamu yang memiliki lambung sensitif atau sering merasa mual di pagi hari.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 2 kapsul, diminum 2 kali sehari setelah makan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Herbana Relief Sari Jahe 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Mual Harus Diperiksakan ke Dokter?

1. Mual Berlangsung Lebih dari 48 Jam

Mual ringan akibat salah makan atau masuk angin biasanya akan mereda dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari. Namun, jika mual terus berlanjut lebih dari 48 jam dan tidak membaik dengan makanan penghilang mual maupun obat bebas, ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi usus, gangguan organ hati, ginjal, atau kantung empedu yang memerlukan pemeriksaan laboratorium.

2. Disertai Gejala Dehidrasi dan Muntah Darah

Segera cari pertolongan medis darurat jika mual disertai dengan muntah berwarna kopi atau bercampur darah, sakit perut yang teramat hebat (seperti tertusuk), demam tinggi, leher kaku, atau jika kamu sudah tidak buang air kecil selama lebih dari 8 jam. Ini merupakan tanda bahaya (red flags) dari kondisi medis yang serius seperti usus buntu atau perdarahan saluran cerna.

Studi Terkait Efektivitas Jahe

Integrative Medicine Insights menerbitkan studi di tahun 2016 yang menjelaskan bahwa ekstrak jahe merupakan terapi non-farmakologis yang sangat efektif, murah, dan aman untuk mengatasi berbagai jenis mual.

Penelitian tersebut meninjau efektivitas jahe dalam mengatasi mual akibat kehamilan (morning sickness), mual pasca-operasi, dan mual yang diinduksi oleh kemoterapi. Senyawa aktif dalam jahe diketahui berinteraksi dengan reseptor serotonin di sistem saraf dan saluran pencernaan, sehingga langsung menghambat refleks muntah tanpa menyebabkan efek samping kantuk berat seperti pada obat antiemetik sintetis.

Jika perubahan pola makan dan penggunaan obat bebas tidak juga membuahkan hasil, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut. Penanganan mual yang tepat harus didasarkan pada penyebab utamanya.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan produk kesehatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah pencernaan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan dari mana saja.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Nausea and vomiting.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Nausea: Causes, Treatments & Prevention.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. The Effectiveness of Ginger in the Prevention of Nausea and Vomiting during Pregnancy and Chemotherapy.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Management of acute diarrhoea and vomiting.

FAQ

1. Apakah minum susu baik saat sedang merasa mual?

Sebaiknya hindari minum susu sapi saat sedang mual, terutama jika disertai diare atau kembung. Lemak dan laktosa dalam susu bisa jadi sulit dicerna oleh lambung yang sedang meradang, sehingga dapat memperburuk rasa mual. Sebagai alternatif, konsumsilah kaldu bening atau teh jahe hangat.

2. Mengapa biskuit tawar sering direkomendasikan sebagai makanan penghilang mual?

Biskuit tawar (saltine crackers) kaya akan karbohidrat bertepung namun sangat rendah lemak, sehingga mudah dicerna oleh lambung tanpa memicu produksi asam berlebih. Selain itu, tekstur keringnya membantu menyerap kelebihan asam lambung yang sering memicu sensasi mual.

3. Apa posisi tidur yang paling baik saat perut terasa mual?

Jika kamu harus berbaring saat mual, cobalah tidur dengan posisi setengah duduk, menggunakan tumpukan bantal agar posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut (sekitar 30 derajat). Posisi ini memanfaatkan gravitasi untuk mencegah asam lambung naik kembali ke kerongkongan, yang sering menjadi penyebab mual.

4. Apakah mual selalu merupakan tanda kehamilan?

Tidak selalu. Meskipun mual di pagi hari (morning sickness) adalah gejala awal kehamilan yang sangat umum, mual juga bisa disebabkan oleh banyak hal lain seperti telat makan, stres, kurang tidur, mabuk perjalanan, naiknya asam lambung, atau keracunan makanan.