Ad Placeholder Image

Nyeri Dada Kiri Dekat Ketiak: Bahaya atau Biasa?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Mei 2026

Nyeri Dada Dekat Ketiak Sebelah Kiri, Bukan Selalu Jantung

Nyeri Dada Kiri Dekat Ketiak: Bahaya atau Biasa?Nyeri Dada Kiri Dekat Ketiak: Bahaya atau Biasa?

Apa Itu Nyeri Dada Dekat Ketiak Sebelah Kiri?

Nyeri dada dekat ketiak sebelah kiri merupakan keluhan umum yang sering menimbulkan kekhawatiran. Lokasinya yang berdekatan dengan area jantung kerap membuat banyak orang langsung berasumsi tentang kondisi serius. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua nyeri pada area ini berhubungan dengan masalah jantung. Rasa sakit yang muncul bisa bervariasi, mulai dari sensasi tumpul, tajam, menusuk, hingga rasa terbakar.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah ringan pada otot atau tulang hingga kondisi medis yang memerlukan penanganan segera. Memahami penyebab dan gejala penyerta sangat penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Penyebab Nyeri Dada Dekat Ketiak Sebelah Kiri

Ada banyak kemungkinan penyebab nyeri dada dekat ketiak sebelah kiri. Sebagian besar kasus tidak terkait dengan masalah jantung yang serius.

Penyebab Umum yang Tidak Selalu Berbahaya

  • Otot Tegang atau Cedera Otot: Aktivitas fisik berlebihan, mengangkat beban berat, atau gerakan mendadak dapat menyebabkan otot-otot di dada atau bahu menegang atau cedera. Otot pektoralis (otot dada) atau interkostal (otot di antara tulang rusuk) adalah area yang sering terpengaruh.
  • Kostokondritis: Ini adalah peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada (sternum). Nyeri biasanya tajam, terlokalisir, dan memburuk saat batuk, menarik napas dalam, atau menekan area dada.
  • Refluks Asam Lambung (GERD): Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn) yang bisa menjalar ke area ketiak atau punggung. Gejala lain termasuk rasa asam di mulut atau kesulitan menelan.
  • Stres dan Kecemasan: Ketegangan otot akibat stres atau serangan panik dapat memicu nyeri dada. Gejala sering disertai dengan sesak napas, detak jantung cepat, dan keringat dingin.
  • Herpes Zoster (Cacar Ular): Sebelum ruam muncul, infeksi virus ini dapat menyebabkan nyeri, sensasi terbakar, atau kesemutan di satu sisi tubuh, termasuk area dada dan ketiak.

Penyebab Serius yang Perlu Diwaspadai

  • Masalah Jantung:
    • Serangan Jantung (Infark Miokard Akut): Terjadi ketika aliran darah ke bagian otot jantung terhambat. Nyeri sering digambarkan sebagai rasa tertekan, berat, atau diremas di dada, yang dapat menjalar ke lengan kiri, bahu, punggung, leher, atau rahang.
    • Angina Pektoris: Kondisi ini disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jantung, sering kali akibat penyempitan arteri koroner. Nyeri dada terasa seperti diremas atau tertekan, biasanya dipicu oleh aktivitas fisik atau stres, dan mereda dengan istirahat.
  • Emboli Paru: Ini adalah kondisi serius di mana salah satu arteri di paru-paru tersumbat oleh gumpalan darah. Nyeri dada biasanya tajam, memburuk saat bernapas dalam, disertai sesak napas mendadak, batuk, dan detak jantung cepat.
  • Pneumotoraks: Paru-paru kolaps yang disebabkan oleh masuknya udara ke ruang antara paru-paru dan dinding dada. Nyeri dada biasanya mendadak, tajam, disertai sesak napas berat.

Gejala Nyeri Dada Dekat Ketiak Kiri yang Perlu Diwaspadai

Meskipun sebagian besar nyeri dada tidak berbahaya, beberapa gejala dapat menunjukkan kondisi medis serius yang memerlukan perhatian darurat.

  • Nyeri menjalar ke lengan kiri, rahang, punggung, atau leher.
  • Keringat dingin.
  • Mual atau muntah.
  • Pusing atau sensasi ingin pingsan.
  • Sesak napas parah atau kesulitan bernapas.
  • Nyeri dada terasa seperti tertekan, diremas, atau sangat berat.
  • Nyeri tidak hilang dengan istirahat atau obat pereda nyeri biasa.
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis Darurat?

Segera cari pertolongan medis darurat jika nyeri dada dekat ketiak sebelah kiri:

  • Sangat hebat dan tiba-tiba.
  • Disertai gejala yang mengarah pada masalah jantung atau emboli paru.
  • Tidak membaik setelah beberapa menit.
  • Muncul setelah cedera serius.

Penting untuk tidak menunda pemeriksaan untuk kondisi-kondisi ini karena penanganan dini dapat menyelamatkan nyawa.

Penanganan Awal dan Pencegahan Nyeri Dada Ringan

Jika nyeri dada tergolong ringan dan tidak disertai gejala serius, beberapa langkah penanganan awal dapat dilakukan.

Penanganan Awal

  • Istirahat: Hentikan aktivitas yang memicu nyeri dan berikan waktu bagi otot untuk pulih.
  • Kompres Hangat atau Dingin: Untuk nyeri otot, kompres hangat dapat membantu merelaksasi otot, sementara kompres dingin dapat mengurangi peradangan.
  • Obat Pereda Nyeri Bebas: Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan jika disebabkan oleh otot atau kostokondritis.
  • Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung: Jika GERD menjadi penyebab, hindari makanan pedas, berlemak, asam, kafein, dan alkohol. Konsumsi antasida dapat meredakan gejala.
  • Kelola Stres: Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat membantu mengurangi ketegangan otot akibat stres dan kecemasan.

Pencegahan

  • Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum serta sesudah berolahraga.
  • Jaga postur tubuh yang baik untuk mencegah ketegangan otot.
  • Kelola stres dengan baik melalui aktivitas relaksasi.
  • Hindari makanan pemicu asam lambung dan makan dalam porsi kecil namun sering.
  • Berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol.
  • Pertahankan berat badan ideal.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin, terutama jika memiliki riwayat penyakit jantung atau faktor risiko lainnya.

Kesimpulan

Nyeri dada dekat ketiak sebelah kiri memiliki spektrum penyebab yang luas, mulai dari kondisi ringan hingga darurat medis. Penting untuk tidak panik tetapi tetap waspada terhadap gejala penyerta. Jika nyeri yang dialami terasa hebat, tidak membaik, atau disertai tanda-tanda masalah jantung seperti nyeri menjalar, sesak napas, keringat dingin, atau mual, segera cari pertolongan medis darurat.

Untuk kasus nyeri yang lebih ringan dan tidak disertai gejala berbahaya, penanganan awal dapat dilakukan di rumah. Namun, konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan untuk diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Melalui aplikasi Halodoc, dapat diakses dokter spesialis untuk mendapatkan saran medis profesional dan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kondisi kesehatan.