Ad Placeholder Image

Obat Plantar Fasciitis di Apotik: Ampuh Redakan Nyeri!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Februari 2026

Obat Plantar Fasciitis di Apotik: Redakan Nyeri Tumit!

Obat Plantar Fasciitis di Apotik: Ampuh Redakan Nyeri!Obat Plantar Fasciitis di Apotik: Ampuh Redakan Nyeri!

Plantar fasciitis adalah kondisi umum yang menyebabkan nyeri pada tumit dan telapak kaki. Rasa sakit ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kabar baiknya, ada berbagai obat plantar fasciitis di apotik yang dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan. Artikel ini akan membahas pilihan obat yang tersedia, serta tips penanganan tambahan untuk mengatasi plantar fasciitis.

Apa itu Plantar Fasciitis?

Plantar fasciitis adalah peradangan pada plantar fascia, yaitu jaringan tebal yang membentang di sepanjang bagian bawah kaki, dari tumit hingga jari-jari kaki. Jaringan ini berfungsi sebagai penyangga lengkung kaki dan peredam kejut saat berjalan atau berlari.

Peregangan dan penggunaan berlebihan dapat menyebabkan robekan kecil pada plantar fascia, yang memicu peradangan dan nyeri. Kondisi ini sering dialami oleh pelari, orang dengan obesitas, atau mereka yang menggunakan sepatu yang tidak mendukung.

Gejala Plantar Fasciitis

Gejala utama plantar fasciitis adalah nyeri menusuk di tumit, terutama saat pagi hari atau setelah beristirahat. Nyeri biasanya berkurang setelah bergerak, tetapi dapat kembali memburuk setelah aktivitas yang intens.

Gejala lain termasuk:

  • Kekakuan pada tumit
  • Nyeri yang menjalar ke lengkung kaki
  • Sensasi terbakar atau kesemutan di telapak kaki

Obat Plantar Fasciitis di Apotik

Berbagai obat plantar fasciitis di apotik dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan. Berikut adalah beberapa pilihan yang umum:

Obat Minum (Tablet)

  • NSAID (Obat Antiinflamasi Nonsteroid): Ibuprofen (contoh merek: Proris) dan naproxen adalah pilihan yang efektif untuk mengurangi peradangan dan nyeri.
  • Pereda Nyeri: Paracetamol (contoh merek: Sanmol) dapat membantu meredakan nyeri, meskipun tidak mengurangi peradangan.
  • Obat Kombinasi: Beberapa produk seperti Neo Rheumacyl menggabungkan pereda nyeri dan antiinflamasi.

Obat Oles (Gel/Salep)

  • Voltaren Emulgel: Mengandung diclofenac, yang membantu mengurangi peradangan dan nyeri saat dioleskan pada kulit.
  • Counterpain Cool/Hot: Mengandung menthol atau methyl salicylate yang memberikan sensasi dingin atau hangat untuk meredakan nyeri.
  • Hotin DCL: Mirip dengan Counterpain, memberikan efek hangat untuk mengurangi nyeri otot dan sendi.

Koyo/Patch

  • Salonpas Koyo: Koyo pereda nyeri yang dapat ditempelkan pada area yang sakit.
  • Koyo Khusus Tumit: Tersedia koyo yang dirancang khusus untuk meredakan nyeri tumit akibat plantar fasciitis.

Suplemen Kesehatan

  • Glucosamine: Suplemen yang dapat membantu menjaga kesehatan sendi dan tulang rawan.
  • Viostin DS/Welmove: Suplemen kombinasi yang mengandung glucosamine, chondroitin, dan bahan-bahan lain untuk mendukung kesehatan sendi.

Penanganan Tambahan untuk Plantar Fasciitis

Selain obat plantar fasciitis di apotik, ada beberapa langkah penanganan tambahan yang dapat membantu mempercepat pemulihan:

  • Istirahat: Hindari aktivitas yang memperburuk nyeri.
  • Kompres Es: Tempelkan kompres es pada tumit selama 15-20 menit beberapa kali sehari.
  • Alas Kaki yang Mendukung: Gunakan sepatu dengan bantalan yang baik dan penyangga lengkung kaki yang tepat.
  • Peregangan: Lakukan peregangan plantar fascia secara teratur.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri plantar fasciitis tidak membaik setelah dua minggu dengan pengobatan rumahan dan obat plantar fasciitis di apotik, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat merekomendasikan perawatan lebih lanjut, seperti fisioterapi, suntikan kortikosteroid, atau bahkan operasi dalam kasus yang jarang terjadi.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Plantar fasciitis dapat diatasi dengan kombinasi obat-obatan yang dijual bebas di apotik dan penanganan rumahan. Penting untuk memilih alas kaki yang tepat dan menghindari aktivitas yang memperburuk kondisi. Jika gejala tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.