Ad Placeholder Image

Obat Radang Tenggorokan untuk Ibu Menyusui, Aman dan Efektif

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Obat Radang Tenggorokan untuk Ibu Menyusui? Ini Solusinya!

Obat Radang Tenggorokan untuk Ibu Menyusui, Aman dan EfektifObat Radang Tenggorokan untuk Ibu Menyusui, Aman dan Efektif

DAFTAR ISI


Mengalami radang tenggorokan saat sedang dalam masa menyusui tentu menjadi tantangan tersendiri bagi seorang ibu. Di satu sisi, rasa sakit, gatal, dan perih saat menelan membuat tubuh terasa lemas dan tidak nyaman. Namun di sisi lain, kamu mungkin merasa ragu dan khawatir untuk minum obat, takut jika kandungan obat tersebut dapat terserap ke dalam Air Susu Ibu (ASI) dan memberikan dampak negatif pada si kecil.

Kondisi ini sebenarnya sangat wajar terjadi. Radang tenggorokan (faringitis) umumnya disebabkan oleh infeksi virus, seperti virus flu atau batuk, dan sebagian kecil disebabkan oleh bakteri *Streptococcus*. Saat ibu menyusui kelelahan dan kurang tidur karena merawat bayi, sistem kekebalan tubuh bisa menurun, sehingga lebih rentan terserang infeksi virus maupun bakteri dari lingkungan sekitar.

Jika kamu membutuhkan penanganan medis atau merasa gejalanya semakin memberat, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosis yang tepat. Namun, untuk meredakan gejala awal, ada beberapa pilihan obat bebas dan obat bebas terbatas yang aman dikonsumsi oleh ibu menyusui karena minim risiko terserap ke dalam ASI.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat radang ibu menyusui yang aman dan mudah didapatkan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Radang Ibu Menyusui yang Ampuh

Berikut adalah beberapa rekomendasi obat, tablet hisap, dan suplemen yang dirancang untuk meredakan radang tenggorokan dan relatif aman untuk ibu menyusui. Pastikan kamu selalu membaca aturan pakai sebelum mengonsumsinya.

1. Sanmol 500 mg 4 Tablet

Sanmol mengandung bahan aktif Paracetamol 500 mg. Meskipun sering dikenal sebagai obat penurun panas, Paracetamol juga memiliki sifat analgesik (pereda nyeri) yang sangat efektif. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu rasa sakit dan demam pada pusat pengaturan suhu di otak.

Bagi ibu menyusui yang mengalami radang tenggorokan yang disertai rasa nyeri hebat saat menelan, pembengkakan, atau demam ringan, Sanmol adalah pilihan lini pertama yang sangat aman. Paracetamol diketahui hanya diekskresikan ke dalam ASI dalam jumlah yang sangat kecil dan tidak menimbulkan efek samping pada bayi yang disusui.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Dapat diminum sebelum atau sesudah makan.
  • Beri jarak minimal 4 jam antar dosis, maksimal 8 tablet dalam 24 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. SP Troches Meiji Rasa Strawberry 6 Tablet

SP Troches adalah tablet hisap antiseptik yang diformulasikan khusus untuk mengatasi infeksi bakteri dan jamur di rongga mulut serta tenggorokan. Obat ini mengandung bahan aktif Dequalinium Chloride 0.25 mg. Senyawa ini bekerja secara lokal dengan merusak membran sel bakteri dan jamur yang bersarang di dinding tenggorokan, sehingga mikroorganisme tersebut mati.

Karena bekerja secara topikal (lokal di area tenggorokan saja) dan hampir tidak diserap ke dalam aliran darah sistemik secara signifikan, tablet hisap ini dianggap sangat aman untuk ibu menyusui. Rasa strawberry-nya yang manis juga membantu menyamarkan rasa tidak nyaman di mulut, sekaligus merangsang produksi air liur yang secara alami membantu melembapkan tenggorokan yang kering.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet hisap, diulang tiap 3-4 jam atau sesuai kebutuhan.
  • Maksimal penggunaan adalah 8 tablet sehari.
  • Biarkan tablet larut perlahan di dalam mulut, jangan dikunyah atau ditelan utuh.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan SP Troches Meiji Rasa Strawberry 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Tambahan untuk Ibu Menyusui yang Sedang Radang
  1. Tetap susui bayimu. Penyakit radang tenggorokan tidak menular lewat ASI. Justru, tubuhmu akan memproduksi antibodi yang disalurkan lewat ASI untuk melindungi bayi.
  2. Gunakan masker medis saat menyusui atau berdekatan dengan bayi untuk mencegah penularan lewat percikan air liur (droplet).
  3. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh bayi atau peralatan pompamu.

3. Degirol Hisap 0.25 mg 10 Tablet

Mirip dengan SP Troches, Degirol juga merupakan tablet hisap (lozenges) yang mengandalkan Dequalinium Chloride 0.25 mg sebagai agen pembasmi kuman di mulut dan tenggorokan. Obat ini sangat efektif untuk mengobati sakit tenggorokan, radang rongga mulut (stomatitis), infeksi selaput lendir mulut, serta mencegah sariawan yang kerap muncul saat daya tahan tubuh sedang menurun.

Manfaat utama dari Degirol bagi ibu menyusui adalah efek pereda nyerinya yang cukup cepat terasa karena langsung menyasar area yang meradang. Profil keamanannya yang tinggi untuk masa laktasi menjadikannya salah satu pilihan andalan tanpa harus khawatir memengaruhi kualitas maupun kuantitas ASI.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Hisap 1 tablet perlahan-lahan di dalam mulut.
  • Dapat diulang setiap 3-4 jam jika diperlukan.
  • Maksimal 8 tablet dalam sehari. Dianjurkan untuk tidak makan atau minum selama 30 menit setelah menghisap tablet ini agar efek antiseptiknya maksimal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Degirol Hisap 0.25 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Strepsils Honey & Lemon 8 Butir

Strepsils Honey & Lemon merupakan permen pelega tenggorokan yang menggabungkan dua bahan aktif antiseptik ringan, yaitu Amylmetacresol 0.6 mg dan Dichlorobenzyl alcohol 1.2 mg. Kedua kombinasi zat aktif ini bekerja sinergis sebagai antibakteri dan antiviral ringan yang mampu membunuh kuman penyebab peradangan di saluran napas atas.

Selain zat aktif, produk ini diperkaya dengan ekstrak madu dan lemon murni. Madu secara medis terbukti memiliki efek demulcent (melapisi selaput lendir yang teriritasi sehingga mengurangi rasa gatal dan refleks batuk). Ini sangat membantu ibu menyusui yang kesulitan tidur di malam hari akibat batuk atau gatal tenggorokan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 butir dihisap perlahan hingga larut di mulut.
  • Dapat diulang setiap 2 hingga 3 jam sekali sesuai kebutuhan.
  • Jangan mengonsumsi lebih dari 12 butir dalam waktu 24 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Strepsils Honey & Lemon 8 Butir di Toko Kesehatan Halodoc

5. Adem Sari 5 Sachet

Jika kamu mencari pendekatan yang lebih ke arah herbal dan suplemen, Adem Sari adalah minuman penyegar yang bisa menjadi opsi. Adem Sari mengandung ekstrak *Citrus aurantifolia* (jeruk nipis), ekstrak *Alyxia stellata* (pulasari), ekstrak *Cinnamomum burmannii* (kayu manis), serta dilengkapi dengan Vitamin C dosis tinggi.

Kandungan Vitamin C sangat penting untuk ibu menyusui guna meningkatkan produksi sel darah putih yang bertugas melawan infeksi. Sementara itu, ramuan herbalnya secara tradisional dipercaya dapat meredakan panas dalam, sakit tenggorokan, dan bibir pecah-pecah. Karena berbahan dasar vitamin dan ekstrak herbal yang aman, produk ini bisa dikonsumsi di sela-sela waktu menyusui.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sachet dicampur dengan segelas air (sekitar 200 ml).
  • Dapat diminum 2-3 kali sehari.
  • Dianjurkan segera diminum setelah dilarutkan selagi gas (efek soda) masih ada.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan dan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Adem Sari 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Mendukung Pemulihan Radang Tenggorokan

1. Berkumur dengan Air Garam Hangat

Ini merupakan cara tertua namun sangat efektif secara medis. Garam bersifat hipertonik, yang mampu menarik cairan berlebih dari jaringan tenggorokan yang bengkak, sehingga mengurangi peradangan. Campurkan setengah sendok teh garam dapur ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur sambil menengadah (gargle) selama 30 detik, lakukan 3-4 kali sehari.

2. Perbanyak Asupan Cairan Hangat

Menjaga hidrasi tubuh sangat krusial, terutama karena kamu juga sedang memproduksi ASI. Konsumsilah air putih hangat, kuah kaldu ayam, atau teh tanpa kafein (seperti chamomile) yang dicampur dengan madu. Cairan hangat membantu mengencerkan lendir dan memberikan efek menenangkan pada saluran napas.

3. Istirahat yang Cukup

Terdengar sulit bagi ibu menyusui yang memiliki bayi baru lahir, namun tidur adalah waktu di mana sistem imun bekerja paling optimal. Cobalah untuk ikut tidur atau sekadar berbaring ketika bayimu sedang tidur (sleep when the baby sleeps).

Studi Terkait Keamanan Obat Saat Menyusui

National Center for Biotechnology Information (NCBI) – Drugs and Lactation Database (LactMed) menerbitkan studi berkelanjutan yang menjelaskan bahwa penggunaan analgesik seperti Paracetamol dan agen topikal seperti Dequalinium Chloride sangat aman digunakan oleh ibu selama masa laktasi.

Penelitian klinis menunjukkan bahwa obat-obatan yang diaplikasikan secara lokal di tenggorokan (seperti tablet hisap/lozenges) memiliki tingkat penyerapan ke dalam peredaran darah ibu yang sangat rendah. Karena tidak beredar di dalam darah secara signifikan, obat ini tidak akan mencapai kelenjar payudara dan tidak akan masuk ke dalam komposisi ASI, sehingga bayi tidak akan terpapar zat kimia obat tersebut.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Apabila sakit tenggorokan yang kamu alami berlangsung lebih dari satu minggu, disertai dengan demam tinggi di atas 38°C, kesulitan membuka mulut, atau muncul bercak putih di amandel, segera hentikan pengobatan mandiri.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk penanganan lebih lanjut yang tetap mengutamakan kelancaran ASI-mu.

FAQ

1. Apakah aman minum obat radang ibu menyusui tanpa resep dokter?

Secara umum, obat bebas (logo hijau) dan obat bebas terbatas (logo biru) seperti Paracetamol dan tablet hisap antiseptik aman dikonsumsi oleh ibu menyusui. Namun, pastikan untuk selalu membaca label kemasan, mengikuti dosis anjuran, dan menghindari obat yang mengandung dekongestan pseudoephedrine karena dapat menurunkan produksi ASI.

2. Apakah radang tenggorokan bisa menular ke bayi melalui ASI?

Tidak. Infeksi penyebab radang tenggorokan tidak ditularkan melalui ASI. Penularan terjadi melalui kontak fisik, bersin, atau batuk (droplet) dari ibu ke bayi. Teruslah menyusui karena ASI-mu mengandung antibodi yang justru melindungi bayi dari penyakit.

3. Bolehkah ibu menyusui minum obat antibiotik untuk radang tenggorokan?

Antibiotik hanya diperlukan jika radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri (seperti Radang Strep), dan penggunaannya harus selalu berdasarkan resep serta pengawasan dokter. Sebagian besar radang tenggorokan disebabkan oleh virus yang tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Ada antibiotik tertentu yang aman untuk ibu menyusui, namun dokterlah yang berhak menentukannya.

4. Kapan waktu terbaik minum obat tenggorokan saat menyusui?

Untuk meminimalkan potensi obat masuk ke dalam ASI (meskipun pada obat bebas sangat kecil risikonya), waktu terbaik untuk minum obat oral adalah tepat setelah kamu selesai menyusui bayi atau setelah selesai melakukan *pumping* ASI. Dengan begitu, tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memetabolisme obat sebelum jadwal menyusui berikutnya.


Referensi:
LactMed (Drugs and Lactation Database). Diakses pada 2024. Acetaminophen (Paracetamol). National Library of Medicine (US).
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Sore throat: Diagnosis and treatment.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Breastfeeding and Maternal Infections.
Kelley’s Textbook of Internal Medicine. Diakses pada 2024. Pharyngitis Management and OTC Safety in Lactation.