Ad Placeholder Image

Oralit: Pengertian dan Manfaatnya untuk Diare

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   03 Juni 2026

Oralit adalah solusi penting untuk mengatasi dehidrasi akibat diare pada bayi dan anak-anak.

Oralit: Pengertian dan Manfaatnya untuk DiareOralit: Pengertian dan Manfaatnya untuk Diare

DAFTAR ISI


Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar yang encer, yang jika tidak ditangani dengan tepat, dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh secara drastis atau dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi medis serius yang dapat mengancam nyawa karena terganggunya keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Salah satu pertolongan pertama yang paling efektif dan telah direkomendasikan secara global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah pemberian oralit. Oralit bukan sekadar air gula garam biasa; ia adalah larutan rehidrasi oral (LRO) yang dirancang secara saintifik untuk menggantikan cairan dan elektrolit (seperti natrium dan kalium) yang hilang selama diare atau muntah. Pengetahuan mengenai cara buat oralit menjadi keterampilan dasar yang sangat penting dimiliki setiap keluarga.

Meskipun saat ini oralit sachet sangat mudah ditemukan di apotek, ada kalanya situasi darurat membuat kita harus meraciknya sendiri di rumah dengan bahan-bahan dapur yang tersedia. Memahami rasio yang tepat antara air, gula, dan garam adalah kunci agar larutan ini bekerja optimal di dalam usus tanpa memperburuk kondisi diare tersebut.

Nah, mau tahu bagaimana cara buat oralit yang benar serta tips penggunaannya? Berikut ulasannya!

Apa Itu Oralit dan Mengapa Penting?

Oralit adalah larutan yang terdiri dari campuran air matang, garam (natrium klorida), dan gula (glukosa). Secara farmakologis, mekanisme kerja oralit didasarkan pada sistem kotransport natrium-glukosa di dalam usus halus. Glukosa dalam jumlah yang tepat akan mempercepat penyerapan natrium dan air melalui dinding usus, bahkan saat seseorang sedang mengalami diare hebat. Tanpa adanya glukosa, garam dan air akan lebih sulit diserap oleh tubuh yang sedang meradang.

Penting untuk diingat bahwa oralit tidak berfungsi untuk menghentikan diare, melainkan untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi yang diakibatkan oleh diare. Diare sendiri biasanya merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan patogen atau racun, sehingga fokus utama pengobatan adalah menjaga agar tubuh tetap terhidrasi sampai infeksi mereda dengan sendirinya.

Cara Buat Oralit Mandiri di Rumah

Jika kamu tidak sempat keluar rumah, kamu bisa membuat larutan rehidrasi sederhana dengan bahan yang ada di dapur. Namun, pastikan takarannya akurat karena kelebihan garam dapat membahayakan, terutama pada bayi.

Bahan-bahan yang Dibutuhkan:

  • 1 liter air minum yang sudah dimasak atau air mineral kemasan yang bersih.
  • 6 sendok teh (sdt) gula pasir.
  • 1/2 sendok teh (sdt) garam dapur halus.

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Cuci tangan dengan sabun hingga bersih sebelum menyiapkan larutan.
  2. Siapkan wadah atau teko bersih yang sudah disterilkan dengan air panas.
  3. Tuangkan 1 liter air ke dalam wadah tersebut.
  4. Masukkan 6 sendok teh gula pasir ke dalam air.
  5. Masukkan 1/2 sendok teh garam ke dalam air.
  6. Aduk hingga semua butiran gula dan garam benar-benar larut sempurna.
  7. Larutan oralit siap diminum.
Tips Keamanan Membuat Oralit
  1. Gunakan sendok takar standar jika memungkinkan untuk akurasi yang lebih baik.
  2. Jangan menambahkan pemanis buatan, madu, atau sari buah ke dalam larutan ini karena dapat mengubah osmolaritasnya.
  3. Larutan yang sudah dibuat harus dihabiskan atau dibuang setelah 24 jam untuk menghindari pertumbuhan bakteri.

Dosis Penggunaan Oralit Berdasarkan Usia

Pemberian oralit harus dilakukan sesegera mungkin setelah diare dimulai. Jangan menunggu hingga muncul tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering atau mata cekung. Berikut adalah panduan umum dosis oralit menurut Kementerian Kesehatan RI:

  • Bayi di bawah 1 tahun: Berikan 50-100 ml oralit setiap kali buang air besar. Jika bayi masih menyusu, tetap berikan ASI sesering mungkin.
  • Anak usia 1-5 tahun: Berikan 100-200 ml oralit setiap kali buang air besar.
  • Anak di atas 5 tahun dan Dewasa: Berikan oralit sebanyak yang diinginkan atau sekitar 200-400 ml setiap kali buang air besar.

Berikan oralit sedikit demi sedikit dengan sendok atau gelas kecil. Jika pasien muntah, tunggu 10 menit lalu ulangi lagi pemberian oralit dengan perlahan-lahan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Walaupun oralit sangat ampuh mencegah dehidrasi ringan hingga sedang, ada kondisi tertentu di mana bantuan medis profesional sangat diperlukan. Jika diare disertai darah, demam tinggi, muntah terus-menerus hingga tidak ada cairan yang masuk, atau jika penderita menunjukkan tanda dehidrasi berat (lemas, tidak sadarkan diri, atau tidak buang air kecil dalam 6 jam), segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Untuk memudahkan ketersediaan stok di rumah sebagai langkah antisipasi, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, termasuk sachet oralit komersial yang memiliki komposisi elektrolit lebih lengkap dan presisi.

Studi Mengenai Larutan Rehidrasi Oral

The Lancet menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penemuan Larutan Rehidrasi Oral (LRO) merupakan kemajuan medis paling penting di abad ke-20. Studi tersebut menunjukkan bahwa penggunaan oralit mampu menurunkan angka kematian akibat kolera dan diare akut hingga lebih dari 90% di seluruh dunia.

Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi sederhana antara glukosa dan natrium adalah teknologi kesehatan yang murah namun sangat efektif untuk menyelamatkan nyawa, terutama di negara-negara berkembang dengan akses air bersih yang terbatas.

FAQ

1. Apakah oralit bisa menyembuhkan diare?

Tidak, oralit tidak menghentikan diare. Fungsi utamanya adalah menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang agar penderita tidak jatuh ke kondisi dehidrasi yang berbahaya saat diare berlangsung.

2. Bolehkah oralit dicampur dengan susu formula?

Sangat tidak disarankan. Mencampur oralit dengan susu formula dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dan osmolaritas larutan, sehingga penyerapan air di usus tidak akan maksimal.

3. Berapa lama oralit buatan sendiri bisa bertahan?

Oralit yang sudah dicampur dengan air hanya bertahan selama 24 jam. Jika lewat dari waktu tersebut dan masih ada sisa, segera buang dan buatlah larutan yang baru untuk menjamin kebersihannya.

4. Apakah orang sehat boleh minum oralit?

Oralit ditujukan untuk orang yang kehilangan banyak cairan. Orang sehat yang tidak mengalami diare atau aktivitas fisik berat tidak memerlukan asupan elektrolit tambahan dalam bentuk oralit karena bisa memicu kelebihan natrium.

Demikian panduan lengkap mengenai cara buat oralit dan penggunaannya. Jika gejala diare tidak membaik dalam 2 hari atau kondisi penderita semakin melemah, jangan menunda untuk mencari bantuan medis.

Kamu bisa mendapatkan produk oralit sachet atau kebutuhan kesehatan lainnya dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah pencernaan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2026. Oral Rehydration Salts: Production of the new ORS.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diarrhea – Diagnosis and Treatment.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Buku Saku Lintas Diare untuk Petugas Kesehatan.
The Lancet. Diakses pada 2026. The Management of Acute Diarrhea.

Diare Tak Kunjung Reda dan Bingung Menanganinya? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa lemas karena diare atau bingung menentukan dosis oralit yang tepat untuk buah hati? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.