• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Orang Pemalu dan Introvert Tidak Sama, Ini Bedanya

Orang Pemalu dan Introvert Tidak Sama, Ini Bedanya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Orang Pemalu dan Introvert Tidak Sama, Ini Bedanya

Halodoc, Jakarta - Memiliki kesamaan yang cenderung menjauhi keramaian membuat introvert dan pemalu sering dianggap sebagai kondisi yang sama. Meski sekilas terlihat mirip, tetapi sebenarnya pemalu dan introvert itu dua hal yang berbeda. Namun, orang sering menganggap keduanya sama karena memiliki kesamaan dalam hal sosialisasi dan hubungan dengan orang lain. 

Kamu mungkin sudah tahu bahwa orang-orang introvert lebih senang untuk menghabiskan waktunya dengan diri sendiri daripada harus berkumpul dengan banyak orang. Kebiasaan ini memang terkadang sulit dibedakan dengan orang pemalu, yang turut menghindari interaksi dengan orang banyak. 

Tidak hanya itu, baik orang pemalu maupun introvert memang cenderung memiliki pembawaan diri yang tenang dan tidak terlalu banyak bicara. Secara sederhana, perbedaan keduanya memang terlihat tipis karena kebiasaan-kebiasaan ini.

Baca juga: Introvert Bukan Berarti Antisosial, Ini Perbedaannya

Lalu, Apa Perbedaan Introvert dan Pemalu?

Memang terbilang sulit dibedakan, tetapi dua hal ini bisa membantumu mengenali apa yang membedakan orang pemalu dan introvert. 

  • Perbedaan Pengertian

Ternyata, pemalu dan introvert adalah dua hal yang tidak ada hubungannya. Introvert adalah suatu kepribadian yang menunjukkan karakter seseorang. Sementara itu, pemalu lebih mengacu pada sifat yang dimiliki oleh seseorang. 

  • Perbedaan Tingkah Laku

Jika diperhatikan, orang-orang introvert cenderung lebih suka pada kondisi yang tenang dan sepi. Berada di keramaian, bahkan ketika bersama orang yang dikenal tetap akan membuat mereka tidak nyaman. Kerumunan dan keramaian bukanlah tempat mereka. 

Baca juga: Jangan Berprasangka pada Si Introvert, Ini 4 Keistimewaannya

Berbeda dengan orang pemalu. Mereka mungkin saja tidak nyaman ketika berada di tengah keramaian. Namun, kondisi ini tidak terlalu mengganggu dan menjadi masalah asalkan mereka tidak menjadi pusat perhatian. 

Memang sangat mirip, ya. Meski begitu, introvert yang menghindari sosialisasi jelas berbeda dengan perasaan malu ketika berada pada keramaian atau berhadapan dengan banyak orang. Mereka yang pemalu juga tidak masalah dengan aktivitas bersosialisasi meski jarang membuka percakapan. 

Sementara mereka yang introvert akan masih mau bergabung, tetapi perasaan kurang nyaman akan sangat terlihat di diri mereka. Ini karena suasana ramai memang bukan tempat yang nyaman bagi para introvert. 

Baca juga: Benarkah Orang Introvert Rentan Mengalami Skizofrenia? 

Namun, Tak Semua Introvert adalah Pemalu

Jadi, bisa dikatakan bahwa orang-orang dengan kepribadian introvert tidak selalu memiliki sifat yang pemalu. Begitu pun sebaliknya. Bahkan, orang ekstrovert pun bisa memiliki sifat pemalu.

Kamu bisa mengenali karakteristik orang-orang introvert tak hanya dari kebiasaan mereka menghindari kerumunan dan lebih nyaman sendiri. Tanyakan saja langsung pada psikolog di aplikasi Halodoc. Selain tanya jawab dengan spesialis kesehatan, kamu juga bisa buat janji untuk berobat ke rumah sakit terdekat. 

Baik pemalu maupun introvert pada akhirnya kembali pada diri sendiri. Introvert memang suatu karakter atau kepribadian diri yang mungkin tidak mudah untuk dihilangkan. Namun, pemalu terbentuk lebih karena pola asuh. 

Artinya, pemalu bisa diantisipasi dengan belajar untuk lebih percaya diri. Di sinilah peran penting orangtua, mengajarkan anak untuk lebih percaya diri dan lebih berani ketika berada di keramaian dan harus berhadapan dengan banyak orang. Memang tidak mudah, apalagi jika sudah mengakar dalam diri, karena kebiasaan ini seringnya terjadi semasa kanak-kanak. 

Jadi, sudah tahu kan perbedaan antara pemalu dan introvert? Kamu termasuk kelompok yang mana? 



Referensi: 
Verywell Family. Diakses pada 2020. The Difference between Being Shy and Being Introverted.
Huffington Post. Diakses pada 2020. The Key Differences between Shyness and Introversion.
Psychology Today. Diakses pada 2020. Introversion vs. Shyness: The Discussion Continuous.