
Orang Tua Perlu Tahu, Ini 3 Jenis Spina Bifida yang Dapat Terjadi
“Berdasarkan lokasi serta ukuran celah yang terbentuk, ada tiga jenis spina bifida yang perlu kamu ketahui. Mulai dari jenis spina bifida okulta, meningokel hingga jenis mielomeningokel.”

DAFTAR ISI
- Mengenal 3 Jenis Spina Bifida pada Bayi
- Langkah Pencegahan Spina Bifida
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Spina bifida adalah kelainan bawaan lahir yang terjadi ketika tulang belakang dan saraf tulang belakang janin tidak terbentuk atau menutup dengan sempurna di dalam kandungan. Kondisi ini tergolong sebagai cacat tabung saraf (neural tube defect) yang dapat memengaruhi fungsi saraf anak secara permanen.
Tingkat keparahan kelainan ini sangat bervariasi, tergantung pada ukuran dan lokasi celah yang terbentuk di tulang belakang. Mari pahami tiga jenis spina bifida berikut agar orang tua dapat mengenali risikonya sejak dini.
Mengenal 3 Jenis Spina Bifida pada Bayi
Perkembangan sistem saraf janin terjadi pada awal kehamilan. Ketika proses penutupan tabung saraf terganggu, timbul celah pada tulang belakang yang terbagi ke dalam tiga jenis utama:
1. Spina Bifida Occulta
Ini adalah bentuk spina bifida yang paling ringan dan paling sering terjadi. Celah pada tulang belakang sangat kecil dan tertutup oleh lapisan kulit, sehingga tidak menyebabkan kantung benjolan di punggung. Kebanyakan anak dengan jenis ini tidak mengalami gangguan saraf dan kondisi ini kerap ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan Rontgen.
2. Meningokel (Meningocele)
Meningokel merupakan jenis yang cukup jarang terjadi. Pada kondisi ini, selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang (meninges) menembus celah tulang belakang dan membentuk kantung berisi cairan di punggung bayi. Kerusakan saraf umumnya tergolong ringan karena saraf tulang belakang tidak ikut masuk ke dalam kantung tersebut.
3. Mielomeningokel (Myelomeningocele)
Mielomeningokel adalah jenis spina bifida yang paling berat dan serius. Kantung yang menonjol di punggung bayi berisi bagian dari saraf tulang belakang yang rusak dan terbuka tanpa lapisan kulit pelindung. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi berat, seperti kelumpuhan tungkai, gangguan kontrol kandung kemih dan saluran cerna, hingga hydrocephalus.
Langkah Pencegahan Spina Bifida
Meskipun penyebab pasti cacat tabung saraf belum diketahui secara sepenuhnya, pencegahan utama dapat dilakukan sebelum dan selama masa kehamilan. Salah satu langkah terpenting adalah pemenuhan asupan nutrisi yang tepat bagi calon ibu.
Mengonsumsi asam folat setidaknya 400 mcg setiap hari sebelum merencanakan kehamilan hingga usia kehamilan trimester pertama terbukti secara klinis mampu menurunkan risiko terjadinya spina bifida hingga 70 persen. Selain itu, penting bagi ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan antenatal (USG) dan mengontrol penyakit kronis seperti diabetes selama masa kehamilan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Ibu sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menemukan adanya benjolan kecil maupun tanda aneh pada area punggung bayi saat lahir, segera periksakan ke dokter. Penanganan dini sangat krusial untuk mencegah komplikasi saraf yang lebih berat. Kamu bisa langsung melakukan konsultasi ke dokter spesialis anak di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melakukan konsultasi seputar tumbuh kembang anak maupun kesehatan masa kehamilan di Halodoc menawarkan berbagai kemudahan:
- ✅ Dokter Berpengalaman: Akses ke ribuan dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan berlisensi resmi.
- ✅ Sangat Praktis: Bisa konsultasi langsung kapan saja dan di mana saja tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
- ✅ Rekomendasi Terpercaya: Dokter akan memberikan saran medis, rujukan penanganan, hingga resep vitamin/suplemen kehamilan yang aman.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. What is Spina Bifida?
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Spina bifida: Symptoms and causes.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Neural Tube Defects.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Mengenal Cacat Tabung Saraf dan Pencegahannya.
FAQ tentang Spina Bifida
1. Apakah spina bifida bisa disembuhkan secara total?
Spina bifida tidak dapat disembuhkan secara total karena kerusakan pada jaringan saraf bersifat permanen. Namun, tindakan operasi pasca lahir atau saat di dalam kandungan, ditambah terapi rehabilitasi, dapat mencegah komplikasi yang lebih berat dan membantu meningkatkan kualitas hidup anak.
2. Kapan spina bifida mulai terbentuk pada janin?
Kelainan tabung saraf ini terjadi pada tahap awal perkembangan janin, umumnya dalam 28 hari pertama setelah pembuahan. Karena terjadi sangat cepat, kelainan ini sering kali terbentuk sebelum wanita menyadari bahwa dirinya sedang hamil.
3. Bagaimana cara paling efektif mencegah spina bifida?
Langkah pencegahan paling efektif adalah rutin mengonsumsi suplemen asam folat sebelum merencanakan kehamilan dan selama awal masa kehamilan. Selain itu, pastikan untuk selalu melakukan kontrol kehamilan secara teratur ke dokter spesialis kandungan.




