Ad Placeholder Image

Overbite: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi Gigi Maju

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Overbite normal adalah ketika gigi atas menutupi sekitar 2-3 mm dari gigi bawah.

Overbite: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi Gigi MajuOverbite: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi Gigi Maju

DAFTAR ISI


Gigi maju ke depan, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai overbite atau maloklusi kelas II, merupakan kondisi di mana barisan gigi depan bagian atas menonjol jauh melampaui gigi depan bagian bawah. Kondisi ini bukan sekadar masalah estetika atau penampilan semata, melainkan masalah struktur rahang dan gigi yang dapat memengaruhi fungsi bicara, cara mengunyah, hingga kesehatan sendi rahang kamu secara keseluruhan.

Banyak orang merasa kurang percaya diri karena memiliki gigi yang maju, sehingga seringkali mereka menutupi mulut saat tersenyum atau berbicara. Namun, penting untuk dipahami bahwa penanganan gigi maju bukan hanya soal mendapatkan “senyum sempurna”, tetapi juga tentang menjaga kesehatan mulut jangka panjang. Gigi yang tidak sejajar lebih sulit dibersihkan, yang pada gilirannya meningkatkan risiko kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Memahami penyebab dan pilihan penanganan yang tepat sangatlah krusial. Sebab, penanganan untuk anak-anak tentu akan berbeda dengan orang dewasa, mengingat struktur tulang rahang pada anak masih dalam masa pertumbuhan. Jika kamu merasakan ketidaknyamanan saat menggigit atau merasa posisi gigi memengaruhi kualitas hidupmu, ada baiknya segera mencari solusi medis yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja informasi lengkap mengenai penyebab, dampak, hingga cara mengatasi gigi maju ke depan? Berikut ulasannya!

Mengenal Kondisi Gigi Maju ke Depan (Overbite)

Secara alami, hampir setiap orang memiliki sedikit overbite di mana gigi atas sedikit menutupi gigi bawah. Namun, jika jarak antara gigi atas dan bawah terlalu lebar (secara horizontal), kondisi ini disebut overjet, atau jika tumpang tindihnya terlalu dalam secara vertikal, disebut deep bite. Masyarakat umum sering menggabungkan istilah-istilah ini dengan sebutan “gigi maju” atau “tonggos”.

Kondisi gigi maju ini dibagi menjadi dua kategori besar berdasarkan penyebabnya:

  • Dental Overbite: Masalah ini murni berasal dari posisi gigi yang tidak sejajar atau berjejal, namun struktur rahangnya sebenarnya normal.
  • Skeletal Overbite: Masalah ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan ukuran rahang. Misalnya, rahang atas yang terlalu besar atau rahang bawah yang terlalu kecil (retrognathia).

Penyebab Utama Gigi Maju ke Depan

Ada berbagai faktor yang mendasari mengapa gigi seseorang bisa tumbuh maju ke depan. Berikut adalah beberapa faktor penyebab yang paling umum ditemukan:

1. Faktor Genetika

Sama seperti bentuk hidung atau warna mata, struktur rahang dan susunan gigi juga dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jika orang tua kamu memiliki riwayat gigi maju, ada kemungkinan besar kamu atau anak-anakmu juga akan mengalaminya. Ukuran rahang yang kecil dari sisi ibu digabungkan dengan ukuran gigi yang besar dari sisi ayah, misalnya, bisa menyebabkan gigi berjejal dan akhirnya terdorong ke depan.

2. Kebiasaan Masa Kecil yang Buruk

Beberapa kebiasaan yang terlihat sepele saat masih bayi atau balita dapat berdampak permanen pada struktur wajah. Menghisap jempol (thumb sucking) dalam jangka waktu lama dan intensitas kuat dapat mendorong gigi depan atas ke luar dan menghambat pertumbuhan rahang bawah. Penggunaan empeng (dot) yang terlalu lama (di atas usia 3 tahun) juga memberikan efek serupa.

3. Tongue Thrusting (Mendorong Lidah)

Kondisi ini terjadi ketika lidah menekan terlalu jauh ke depan di dalam mulut, terutama saat menelan. Tekanan lidah yang terus-menerus ini secara perlahan akan mendorong gigi depan atas menjadi maju. Hal ini sering kali merupakan sisa kebiasaan dari masa bayi atau bisa juga dipicu oleh amandel yang bengkak atau kebiasaan bernapas melalui mulut.

4. Kehilangan Gigi atau Gigi Berjejal

Kehilangan gigi belakang secara dini tanpa penanganan dapat menyebabkan gigi yang tersisa bergeser untuk mengisi ruang kosong. Pergeseran ini bisa mengubah keselarasan seluruh lengkung gigi dan menyebabkan gigi depan tampak lebih maju. Sebaliknya, jika ruang rahang terlalu sempit untuk semua gigi (berjejal), gigi sering kali “mencari jalan” dengan tumbuh menonjol ke depan.

Tips Pencegahan Gigi Maju pada Anak
  1. Hentikan kebiasaan menghisap jempol sebelum gigi permanen tumbuh (biasanya sebelum usia 6 tahun).
  2. Batasi penggunaan empeng atau dot setelah anak berusia 2 tahun.
  3. Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin sejak gigi susu pertama tumbuh.

Dampak Kesehatan Akibat Overbite yang Tidak Ditangani

Mengabaikan kondisi gigi maju dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan yang serius di masa depan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Gangguan Sendi Rahang (TMJ): Posisi gigi yang tidak sejajar memaksa sendi rahang bekerja lebih keras saat mengunyah. Ini bisa menyebabkan nyeri rahang kronis, sakit kepala, hingga bunyi “klik” saat membuka mulut.
  • Kerusakan Enamel Gigi: Karena posisi gigi atas dan bawah tidak bertemu dengan benar, gesekan yang tidak wajar dapat terjadi pada bagian gigi tertentu, menyebabkan enamel cepat aus.
  • Masalah Bicara: Struktur gigi depan sangat penting dalam pelafalan huruf-huruf tertentu seperti “s”, “t”, dan “f”. Gigi yang terlalu maju dapat menyebabkan suara desis saat berbicara.
  • Risiko Trauma Gigi: Gigi depan yang sangat menonjol lebih rentan mengalami patah atau cedera jika terjadi benturan pada wajah, karena posisinya yang paling depan dan tidak terlindungi bibir dengan sempurna.

Cara Mengatasi Gigi Maju Secara Medis

Kabar baiknya, teknologi ortodonti modern telah memungkinkan perbaikan gigi maju bagi siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Berikut adalah beberapa prosedur yang umum dilakukan:

1. Behel atau Kawat Gigi (Braces)

Ini adalah metode paling standar dan sangat efektif. Behel bekerja dengan memberikan tekanan konstan pada gigi untuk menggesernya ke posisi yang benar dalam jangka waktu tertentu (biasanya 1-3 tahun). Untuk kasus overbite, dokter biasanya juga akan menggunakan karet elastis tambahan untuk menarik rahang atas ke belakang dan rahang bawah ke depan.

2. Clear Aligners (Invisalign)

Bagi kamu yang menginginkan perawatan yang lebih estetik dan tidak terlihat, clear aligners adalah pilihan populer. Ini berupa cetakan plastik bening yang dapat dilepas-pasang. Namun, metode ini biasanya lebih efektif untuk kasus gigi maju tingkat ringan hingga sedang.

3. Pencabutan Gigi (Extractions)

Jika penyebab gigi maju adalah karena ruang rahang yang terlalu sempit (berjejal), dokter mungkin perlu mencabut satu atau dua gigi premolar. Hal ini memberikan ruang bagi gigi depan untuk digeser mundur ke posisi yang lebih ideal.

4. Bedah Ortognatik

Untuk kasus skeletal overbite yang parah pada orang dewasa, di mana masalahnya terletak pada tulang rahang, operasi rahang mungkin diperlukan. Prosedur ini melibatkan pembedahan untuk memosisikan ulang rahang atas atau bawah agar selaras.

Studi Mengenai Kesehatan Maloklusi

The Journal of the American Dental Association menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa maloklusi, termasuk overbite, memiliki korelasi signifikan dengan penurunan kualitas hidup terkait kesehatan mulut. Studi tersebut menunjukkan bahwa individu dengan overbite yang parah cenderung mengalami tingkat kecemasan sosial yang lebih tinggi dan ketidakpuasan terhadap fungsi pengunyahan mereka dibandingkan mereka dengan oklusi normal.

Penelitian lain dalam jurnal tersebut juga menekankan pentingnya intervensi dini pada anak-anak (usia 7-10 tahun) untuk mengarahkan pertumbuhan rahang, yang dapat mengurangi kebutuhan akan tindakan bedah yang invasif saat mereka dewasa nanti.

Jika kamu merasakan nyeri pada rahang atau ingin memperbaiki penampilan gigi, sangat disarankan untuk melakukan [konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja](https://halodoc.onelink.me/cQvV/8x1v8wkv) guna mendapatkan saran awal sebelum menemui dokter spesialis ortodonti.

Selain konsultasi, pastikan kebersihan mulut terjaga dengan rutin menyikat gigi dan menggunakan obat kumur. Kamu juga bisa [beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah](https://halodoc.onelink.me/cQvV/9gfr6qva) jika membutuhkan produk perawatan gigi harian seperti pasta gigi khusus atau vitamin untuk kekuatan enamel.

Jangan menunda penanganan gigi maju, karena semakin bertambah usia, kepadatan tulang rahang akan semakin meningkat, yang membuat pergeseran gigi menjadi lebih lambat dan menantang.

## Punya Masalah Gigi Maju dan Ingin Tahu Solusinya? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa kurang percaya diri karena posisi gigi yang maju atau punya keluhan saat mengunyah? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

FAQ

1. Apakah gigi maju bisa mundur sendiri tanpa behel?

Secara medis, gigi permanen yang sudah tumbuh maju tidak bisa mundur dengan sendirinya karena posisi tulang dan akar gigi sudah menetap. Diperlukan bantuan alat ortodonti seperti behel atau aligner untuk memberikan tekanan mekanis guna menggeser posisi gigi tersebut.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki overbite?

Durasi perawatan sangat bergantung pada tingkat keparahan kasus. Secara umum, pemakaian behel untuk memperbaiki gigi maju membutuhkan waktu antara 18 bulan hingga 3 tahun. Kedisiplinan dalam kontrol rutin sangat memengaruhi kecepatan hasil.

3. Apakah orang dewasa masih bisa memperbaiki gigi maju?

Tentu saja bisa. Meskipun tulang rahang orang dewasa sudah berhenti tumbuh, gigi masih bisa digeser dengan tekanan ortodonti. Namun, jika masalahnya terletak pada tulang rahang yang sangat tidak proporsional, kombinasi behel dan bedah rahang mungkin diperlukan.

4. Apakah mencabut gigi saat kecil bisa mencegah gigi maju?

Pencabutan gigi susu harus dilakukan atas saran dokter gigi. Mencabut gigi terlalu dini tanpa pengawasan justru bisa menyebabkan gigi lain bergeser secara liar dan memicu gigi maju atau berjejal saat gigi permanen tumbuh nantinya.

Referensi:
American Association of Orthodontists. Diakses pada 2026. What is an Overbite?.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Malocclusion – Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Overbite: Management and Treatment.
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Overbites.
Journal of Clinical Orthodontics. Diakses pada 2026. Orthodontic Management of Class II Malocclusion.