Ciri Kanker Payudara Stadium 3 yang Perlu Kamu Tahu

Kanker payudara stadium 3 merupakan tahap lanjut dari perkembangan sel kanker di payudara. Pada stadium ini, sel kanker telah tumbuh lebih besar atau menyebar ke kelenjar getah bening di dekat payudara, namun belum menyebar ke organ tubuh yang jauh. Mengenali ciri kanker payudara stadium 3 sangat penting untuk diagnosis dini dan penanganan yang lebih cepat, yang dapat memengaruhi prognosis.
Definisi Kanker Payudara Stadium 3
Kanker payudara stadium 3 dikategorikan sebagai kanker lokal lanjutan. Ini berarti sel kanker telah tumbuh secara signifikan di area payudara dan berpotensi menyebar ke struktur terdekat, seperti kulit, otot dada, atau kelenjar getah bening di ketiak atau sekitar tulang selangka. Meski demikian, penyebaran (metastasis) ke organ tubuh lain seperti paru-paru atau hati belum terjadi pada stadium ini.
Kondisi ini dibagi lagi menjadi stadium 3A, 3B, dan 3C, tergantung pada ukuran tumor, jumlah kelenjar getah bening yang terkena, dan apakah kanker telah menyebar ke dinding dada atau menyebabkan perubahan kulit yang parah.
Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium 3
Gejala kanker payudara stadium 3 umumnya lebih jelas dan nyata karena sel kanker sudah lebih berkembang. Beberapa ciri yang perlu diwaspadai meliputi:
- Benjolan payudara yang terasa keras dan berukuran lebih besar dari 5 sentimeter. Benjolan ini mungkin tidak bergerak saat disentuh.
- Pembengkakan kelenjar getah bening di area ketiak atau leher. Kelenjar getah bening yang membesar ini seringkali teraba keras dan tidak nyeri.
- Perubahan pada kulit payudara, seperti kemerahan, bengkak, atau penebalan kulit.
- Tampilan kulit seperti kulit jeruk (peau d’orange), yang merupakan tanda pembengkakan akibat penyumbatan pembuluh limfe oleh sel kanker.
- Adanya lesung pipit atau tarikan pada kulit payudara.
- Luka terbuka atau ulserasi pada kulit payudara yang sulit sembuh.
- Perubahan pada puting, seperti keluarnya cairan, puting mengelupas, atau puting menjadi rata/terbalik ke dalam.
- Nyeri atau gatal yang terus-menerus pada payudara atau puting.
- Perubahan bentuk atau ukuran payudara secara keseluruhan yang signifikan dan tidak simetris.
- Rasa berat atau tidak nyaman di area payudara yang terkena.
Ciri-ciri ini mengindikasikan bahwa kanker telah berkembang dan mungkin memerlukan evaluasi medis segera untuk penanganan lebih lanjut.
Diagnosis Kanker Payudara Stadium 3
Untuk mendiagnosis kanker payudara stadium 3, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan. Ini dimulai dengan pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan. Tes pencitraan seperti mammografi, ultrasonografi payudara, dan MRI payudara akan dilakukan untuk melihat ukuran dan lokasi tumor.
Biopsi, pengambilan sampel jaringan dari benjolan atau kelenjar getah bening yang mencurigakan, adalah langkah krusial untuk mengkonfirmasi keberadaan sel kanker dan menentukan jenisnya. Tes tambahan seperti CT scan, PET scan, atau bone scan mungkin juga diperlukan untuk memastikan bahwa kanker belum menyebar ke organ tubuh yang lebih jauh.
Pilihan Pengobatan Kanker Payudara Stadium 3
Pengobatan kanker payudara stadium 3 seringkali melibatkan kombinasi beberapa terapi untuk mencapai hasil terbaik. Terapi umum meliputi:
- Kemoterapi: Penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Ini sering diberikan sebelum operasi (neoadjuvant) untuk mengecilkan tumor, atau setelah operasi (adjuvant) untuk membunuh sel kanker yang tersisa.
- Pembedahan: Lumpektomi (pengangkatan tumor) atau mastektomi (pengangkatan seluruh payudara) mungkin dilakukan, tergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Diseksi kelenjar getah bening aksila (pengangkatan kelenjar getah bening di ketiak) juga sering dilakukan.
- Terapi Radiasi: Penggunaan radiasi energi tinggi untuk membunuh sel kanker yang mungkin tertinggal setelah operasi atau untuk mencegah kekambuhan.
- Terapi Hormon: Jika kanker sensitif terhadap hormon, obat-obatan dapat diberikan untuk memblokir efek hormon pada sel kanker.
- Terapi Target: Obat-obatan yang menargetkan protein spesifik pada sel kanker, efektif untuk jenis kanker payudara tertentu.
Rencana pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi pasien, karakteristik tumor, dan respon terhadap terapi.
Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Payudara
Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker payudara, beberapa langkah dapat mengurangi risiko dan membantu deteksi dini:
- Melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin untuk mengenali perubahan yang tidak biasa.
- Menjalani pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) oleh tenaga medis secara berkala.
- Melakukan skrining mammografi sesuai rekomendasi dokter, terutama bagi individu dengan risiko tinggi atau usia di atas 40 tahun.
- Menjaga berat badan ideal dan menerapkan gaya hidup sehat dengan gizi seimbang serta olahraga teratur.
- Membatasi konsumsi alkohol dan menghindari merokok.
Rekomendasi Medis dari Halodoc
Mengenali ciri kanker payudara stadium 3 sangat penting untuk penanganan yang tepat. Jika ada individu yang mengalami salah satu atau beberapa ciri tersebut, disarankan untuk segera mencari pertimbangan medis. Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan dokter adalah kunci. Melalui Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi yang berpengalaman untuk mendapatkan diagnosis akurat dan rencana pengobatan yang personal.



