Ad Placeholder Image

Pahami Spina Bifida Occulta: Tersembunyi, Tanpa Gejala

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 April 2026

Spina Bifida Occulta: Yuk Kenali Si Tersembunyi

Pahami Spina Bifida Occulta: Tersembunyi, Tanpa GejalaPahami Spina Bifida Occulta: Tersembunyi, Tanpa Gejala

Spina Bifida Occulta Adalah: Memahami Kondisi Kelainan Tulang Belakang yang Tersembunyi

Spina bifida occulta adalah jenis spina bifida yang paling ringan dan umum. Kondisi ini terjadi ketika terdapat celah kecil pada satu atau lebih tulang belakang, atau yang dikenal sebagai vertebra, yang tidak menutup sempurna saat perkembangan janin. Meskipun demikian, saraf dan sumsum tulang belakang tetap berada di dalam kanal tulang belakang yang terlindungi.

Sering disebut “spina bifida tersembunyi” karena cacat pada tulang belakang tertutup oleh lapisan kulit. Ini berarti tidak ada benjolan atau kantung berisi saraf di punggung, menjadikannya kurang terlihat secara fisik. Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan gejala atau kecacatan serius dan seringkali baru diketahui secara tidak sengaja melalui pemindaian medis untuk alasan lain.

Apa Itu Spina Bifida Occulta?

Spina bifida occulta adalah salah satu bentuk dari spina bifida, sebuah cacat lahir yang memengaruhi tulang belakang. Istilah “occulta” berarti tersembunyi, merujuk pada fakta bahwa celah pada tulang belakang tidak terlihat dari luar. Kelainan ini merupakan hasil dari kegagalan penutupan tabung saraf dengan sempurna selama tahap awal perkembangan janin.

Pada kondisi ini, lapisan kulit di atas celah tulang belakang biasanya utuh, seringkali hanya ditandai dengan bercak rambut, lesung pipi kecil, area pigmentasi, atau tahi lalat di kulit punggung bagian bawah. Meskipun tulang belakang memiliki celah, sumsum tulang belakang dan saraf biasanya tidak terpengaruh atau menonjol keluar. Karena sifatnya yang tersembunyi dan tidak menimbulkan gangguan fungsi saraf, banyak individu yang memiliki spina bifida occulta tidak menyadari kondisi ini sepanjang hidup mereka.

Gejala Spina Bifida Occulta

Mayoritas kasus spina bifida occulta tidak menimbulkan gejala apapun dan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Gejala ringan, jika ada, biasanya muncul di masa kanak-kanak atau dewasa, meskipun ini jarang terjadi. Tanda-tanda ini terkait dengan kelainan tulang belakang atau saraf yang sangat halus.

Beberapa tanda atau gejala yang mungkin teramati pada area punggung bagian bawah meliputi:

  • Bercak rambut yang tidak biasa.
  • Lesung pipi kecil atau cekungan pada kulit.
  • Perubahan warna kulit, seperti area yang lebih gelap atau tahi lalat besar.
  • Pertumbuhan lemak di bawah kulit.

Dalam kasus yang sangat jarang dan lebih parah, meskipun masih dikategorikan sebagai spina bifida occulta, mungkin ada keterlibatan saraf minor. Ini bisa menyebabkan gejala seperti kelemahan pada kaki, kesulitan buang air kecil atau besar, atau kelainan bentuk kaki ringan. Namun, kondisi seperti ini sangatlah langka pada spina bifida occulta murni.

Penyebab dan Faktor Risiko Spina Bifida Occulta

Penyebab pasti spina bifida occulta tidak sepenuhnya dipahami. Namun, kondisi ini diyakini terjadi akibat kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Kelainan terjadi sangat dini dalam kehamilan, sekitar minggu ketiga atau keempat, ketika tabung saraf embrio gagal menutup dengan sempurna.

Beberapa faktor risiko yang diketahui meningkatkan kemungkinan terjadinya spina bifida occulta dan bentuk spina bifida lainnya meliputi:

  • Defisiensi Asam Folat: Kekurangan asam folat (vitamin B9) pada ibu sebelum dan selama awal kehamilan adalah faktor risiko utama.
  • Genetik: Riwayat keluarga spina bifida dapat meningkatkan risiko, meskipun spina bifida occulta jarang bersifat turunan langsung.
  • Obat-obatan Tertentu: Penggunaan obat antikonvulsan tertentu selama kehamilan, seperti asam valproat, dapat mengganggu penyerapan folat.
  • Diabetes Ibu: Ibu hamil yang menderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik.
  • Obesitas: Ibu hamil yang mengalami obesitas.
  • Hipertermia: Peningkatan suhu tubuh ibu yang tinggi di awal kehamilan, seperti demam parah atau penggunaan sauna/hot tub.

Diagnosis Spina Bifida Occulta

Spina bifida occulta seringkali tidak terdiagnosis sampai masa dewasa karena tidak adanya gejala. Diagnosis biasanya terjadi secara kebetulan saat pemindaian gambar dilakukan untuk kondisi lain, seperti sakit punggung. Dokter dapat mencurigai adanya spina bifida occulta jika melihat tanda-tanda kulit di punggung bawah.

Metode diagnosis meliputi:

  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan memeriksa punggung bagian bawah untuk mencari tanda-tanda kulit yang tidak biasa.
  • Rontgen (X-ray): Sinar-X dapat menunjukkan celah pada tulang belakang, yang merupakan ciri khas spina bifida occulta.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI): MRI memberikan gambar yang lebih rinci tentang tulang belakang dan sumsum tulang belakang. Ini dapat mengidentifikasi masalah saraf yang jarang terjadi.
  • Computed Tomography (CT) Scan: CT scan juga dapat memberikan gambar tulang yang mendetail, membantu mengkonfirmasi celah tulang belakang.

Pengelolaan dan Pengobatan Spina Bifida Occulta

Pada sebagian besar kasus, spina bifida occulta tidak memerlukan pengobatan apapun karena tidak menimbulkan gejala atau komplikasi. Ketika terdiagnosis, umumnya hanya diperlukan pemantauan. Dokter mungkin menyarankan pemeriksaan rutin jika ada kekhawatiran tentang perkembangan gejala neurologis.

Jika, dalam kasus yang sangat jarang, ada gejala seperti masalah saraf pada kaki atau gangguan kandung kemih, penanganan akan fokus pada gejala tersebut. Ini mungkin melibatkan terapi fisik untuk memperkuat otot kaki, penggunaan alat bantu ortopedi, atau intervensi untuk masalah kandung kemih. Namun, intervensi bedah sangat jarang diperlukan untuk spina bifida occulta, kecuali ada komplikasi serius yang mengancam fungsi saraf.

Pencegahan Spina Bifida Occulta

Meskipun tidak semua kasus spina bifida occulta dapat dicegah, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk secara signifikan mengurangi risiko cacat tabung saraf, termasuk spina bifida. Asupan asam folat yang cukup adalah kunci utama dalam pencegahan ini.

Rekomendasi pencegahan meliputi:

  • Suplementasi Asam Folat: Semua wanita usia subur direkomendasikan untuk mengonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari, bahkan jika mereka tidak berencana hamil. Asupan ini harus dimulai setidaknya satu bulan sebelum kehamilan dan dilanjutkan selama tiga bulan pertama kehamilan.
  • Diet Kaya Folat: Mengonsumsi makanan yang kaya asam folat secara alami atau diperkaya, seperti sayuran hijau gelap, buah jeruk, kacang-kacangan, roti dan sereal yang difortifikasi.
  • Manajemen Kondisi Medis: Wanita dengan diabetes atau obesitas harus bekerja sama dengan dokter untuk mengelola kondisi mereka sebelum dan selama kehamilan.
  • Hindari Obat-obatan Tertentu: Berkonsultasi dengan dokter tentang keamanan obat-obatan yang dikonsumsi, terutama antikonvulsan, sebelum dan selama kehamilan.
  • Hindari Hipertermia: Menghindari kenaikan suhu tubuh yang ekstrem di awal kehamilan.

Pertanyaan Umum tentang Spina Bifida Occulta

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai spina bifida occulta:

Apakah spina bifida occulta berbahaya?

Pada sebagian besar kasus, spina bifida occulta tidak berbahaya dan tidak menyebabkan masalah kesehatan atau kecacatan. Ini adalah bentuk paling ringan dari spina bifida.

Bisakah spina bifida occulta sembuh?

Celah pada tulang belakang yang menjadi ciri spina bifida occulta adalah kondisi struktural sejak lahir dan tidak bisa “sembuh” dalam arti menutup sepenuhnya. Namun, karena umumnya tidak menimbulkan gejala, banyak orang hidup normal tanpa memerlukan perawatan.

Apakah spina bifida occulta bisa menyebabkan kelumpuhan?

Spina bifida occulta sangat jarang menyebabkan kelumpuhan. Kelumpuhan lebih sering terjadi pada jenis spina bifida yang lebih parah, di mana sumsum tulang belakang dan saraf menonjol keluar dari tubuh.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Spina bifida occulta adalah kondisi bawaan lahir yang melibatkan celah kecil pada tulang belakang, namun umumnya tanpa dampak serius pada saraf. Kelainan ini seringkali tidak terdiagnosis atau memerlukan penanganan khusus. Pencegahan terbaik adalah dengan memastikan asupan asam folat yang cukup bagi wanita usia subur dan selama awal kehamilan.

Jika ada kekhawatiran mengenai spina bifida occulta, atau gejala tidak biasa pada punggung bagian bawah, segera konsultasikan dengan dokter. Deteksi dini dan pemantauan adalah kunci untuk memastikan tidak ada komplikasi yang terlewat. Tim medis Halodoc siap memberikan informasi lebih lanjut dan membantu dalam menentukan langkah terbaik untuk kesehatan. Jangan ragu untuk membuat janji konsultasi melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan terpercaya.