Ad Placeholder Image

Pakai Behel Sakit? Ini Jawabannya, Jangan Khawatir!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 April 2026

Apakah Pakai Behel Sakit? Wajar Kok, Ini Cara Atasinya

Pakai Behel Sakit? Ini Jawabannya, Jangan Khawatir!Pakai Behel Sakit? Ini Jawabannya, Jangan Khawatir!

Apakah Pakai Behel Sakit? Ini Penjelasan Lengkapnya

Penggunaan behel atau kawat gigi memang umum menimbulkan pertanyaan apakah pakai behel sakit. Secara umum, pemasangan behel dapat menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman, terutama pada minggu pertama setelah pemasangan dan setelah kontrol rutin. Ketidaknyamanan ini bersifat sementara dan merupakan bagian normal dari proses pergerakan gigi. Penanganan yang tepat dapat membantu meredakan rasa sakit tersebut.

Rasa Sakit Setelah Pasang Behel: Normal atau Tidak?

Rasa sakit yang muncul setelah pemasangan behel atau kawat gigi adalah hal yang normal. Hal ini disebabkan oleh tarikan kawat pada gigi yang baru beradaptasi. Intensitas rasa sakit dapat bervariasi pada setiap individu, tetapi umumnya bisa diatasi dengan beberapa cara. Adaptasi mulut terhadap alat baru ini juga membutuhkan waktu.

Penyebab Munculnya Rasa Sakit Saat Memakai Behel

Beberapa faktor utama menjadi penyebab rasa sakit atau ketidaknyamanan saat seseorang mulai memakai behel atau setelah penyesuaian. Pemahaman tentang penyebab ini dapat membantu dalam mengelola ekspektasi dan penanganan.

  • Tekanan dan Pergeseran Gigi: Gigi menerima gaya tarik yang konsisten dari kawat ortodontik. Tekanan ini bertujuan untuk menggeser gigi ke posisi yang ideal. Adaptasi saraf gigi terhadap gaya tarik dan pergeseran inilah yang sering menimbulkan rasa nyeri.
  • Gesekan Kawat atau Bracket: Komponen behel seperti kawat dan bracket (pengikat kecil pada gigi) dapat bergesekan dengan jaringan lunak di dalam mulut. Gesekan ini sering terjadi pada bibir, pipi bagian dalam, atau lidah, yang kemudian dapat menyebabkan iritasi atau sariawan.
  • Kunjungan Rutin untuk Penyesuaian: Saat kontrol rutin, dokter gigi atau ortodontis akan mengencangkan kawat behel. Pengencangan ini akan menciptakan gaya tarik baru pada gigi, sehingga rasa sakit atau tidak nyaman akan muncul kembali selama beberapa hari setelah kunjungan.

Cara Mengatasi Rasa Sakit Saat Memakai Behel

Meskipun rasa sakit adalah bagian normal dari perawatan ortodontik, ada beberapa cara efektif untuk mengelola dan meredakannya. Penanganan yang tepat dapat membantu pasien melewati masa adaptasi dengan lebih nyaman.

  • Obat Pereda Nyeri: Apabila rasa nyeri sangat mengganggu, konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu. Penting untuk selalu mengikuti dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.
  • Konsumsi Makanan Lunak: Hindari makanan keras, lengket, atau kenyal, terutama pada minggu-minggu awal pemasangan behel dan setelah kontrol. Makanan lunak seperti bubur, sup, yogurt, atau pisang akan mengurangi tekanan saat mengunyah dan mencegah kerusakan pada behel.
  • Kompres Dingin: Mengompres area wajah di sekitar rahang dengan es yang dibungkus kain dapat membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri. Lakukan selama 15-20 menit beberapa kali sehari.
  • Berkumur dengan Air Garam Hangat: Berkumur dengan larutan air garam hangat dapat membantu membersihkan mulut dan meredakan iritasi pada gusi atau sariawan yang mungkin timbul akibat gesekan behel. Larutkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat.
  • Penggunaan Lilin Ortodontik: Jika bracket atau kawat mengiritasi bagian dalam mulut dan menyebabkan sariawan, gunakan lilin ortodontik. Lilin ini dapat ditempelkan pada bagian behel yang tajam untuk menciptakan lapisan pelindung.
  • Adaptasi Mulut: Memberi waktu bagi mulut untuk beradaptasi dengan behel adalah kunci. Seiring waktu, rasa tidak nyaman akan berkurang dan pasien akan terbiasa dengan sensasi behel.

Kapan Harus Menghubungi Dokter Gigi atau Ortodontis?

Meskipun rasa sakit ringan adalah normal, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian profesional. Jika rasa sakit tidak kunjung membaik setelah beberapa hari, bertambah parah, atau disertai dengan gejala lain seperti behel yang patah, kawat yang menusuk, atau pembengkakan hebat, segera hubungi dokter gigi atau ortodontis. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tidak ada komplikasi serius.

Kesimpulan

Rasa sakit adalah respons normal tubuh terhadap pergerakan gigi akibat penggunaan behel. Namun, ketidaknyamanan ini umumnya dapat dikelola dengan berbagai metode, mulai dari obat pereda nyeri hingga modifikasi diet. Penting untuk selalu menjaga kebersihan mulut dan mengikuti instruksi dokter gigi atau ortodontis. Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi mengenai perawatan ortodontik dan cara mengatasi keluhan, jangan ragu untuk berbicara dengan profesional medis melalui Halodoc.