Ad Placeholder Image

Pakai Lulur Berapa Menit? Maksimalkan Manfaatnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Pakai Lulur Berapa Menit? Kulit Auto Halus Berseri

Pakai Lulur Berapa Menit? Maksimalkan ManfaatnyaPakai Lulur Berapa Menit? Maksimalkan Manfaatnya

DAFTAR ISI


Kulit manusia secara alami melakukan proses regenerasi atau pergantian sel setiap 28 hingga 30 hari. Proses ini, yang dalam istilah medis dikenal sebagai deskuamasi, merupakan mekanisme tubuh untuk melepaskan sel-sel kulit mati dari lapisan terluar kulit (stratum korneum) dan menggantinya dengan sel-sel kulit baru yang lebih sehat dari lapisan bawah epidermis. Namun, seiring bertambahnya usia, paparan sinar matahari (sinar UV), polusi, stres, dan gaya hidup yang kurang sehat, proses regenerasi alami ini bisa melambat drastis.

Ketika proses pelepasan sel kulit mati ini terhambat, sel-sel keratinosit yang sudah mati akan menumpuk di permukaan kulit. Penumpukan inilah yang menjadi penyebab utama kulit terlihat kusam, bersisik, kering, dan warna kulit yang tidak merata (hiperpigmentasi ringan). Di sinilah pentingnya intervensi perawatan dari luar. Jika kamu mengalami gejala masalah kulit yang membuat tekstur kulit menjadi kasar dan warna kulit menggelap secara tidak wajar, penggunaan lulur atau body scrub menjadi salah satu solusi perawatan topikal yang sangat direkomendasikan.

Penggunaan lulur yang benar berfungsi sebagai eksfoliator fisik. Butiran halus di dalam lulur bekerja dengan cara menggesek permukaan stratum korneum secara lembut, secara mekanis mengangkat tumpukan sel kulit mati yang membandel. Selain efek eksfoliasi fisik, banyak produk lulur saat ini diformulasikan dengan bahan aktif pencerah dan antioksidan yang meresap ke dalam pori-pori selama proses pemijatan. Oleh karena itu, memahami cara pakai lulur yang benar tidak hanya mencegah iritasi kulit, tetapi juga memaksimalkan penyerapan nutrisi dari lulur itu sendiri.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk yang aman dan direkomendasikan? Jika kamu berencana untuk beli produk perawatan kulit untuk rutinitas eksfoliasi, berikut adalah ulasan lengkap mengenai produk-produk terbaik yang bisa kamu gunakan secara mandiri di rumah!

Rekomendasi Lulur untuk Mencerahkan Kulit

Berikut ini adalah deretan produk lulur mandi (body scrub) yang masuk dalam kategori produk perawatan kulit bebas (OTC) yang aman digunakan tanpa resep dokter. Pilihlah produk yang sesuai dengan sensitivitas dan kebutuhan spesifik kulitmu.

1. Purbasari Lulur Mandi Bengkoang 235 g

Purbasari Lulur Mandi Bengkoang merupakan salah satu produk eksfoliasi fisik yang sangat populer di Indonesia. Produk ini mengandalkan ekstrak bengkoang (Pachyrhizus erosus) sebagai kandungan aktif utamanya. Bengkoang kaya akan vitamin C dan senyawa fenolik yang bekerja secara farmakologis sebagai inhibitor tirosinase, yaitu menghambat enzim pembentuk melanin penyebab kulit gelap. Butiran scrub-nya yang bulat sempurna dirancang untuk mengangkat sel kulit mati tanpa menimbulkan robekan mikro (micro-tears) pada lapisan epidermis.

Manfaat spesifik dari produk ini meliputi kemampuannya untuk mencerahkan kulit kusam, menyamarkan noda hitam pada tubuh, serta mengembalikan kelembapan alami kulit berkat tambahan ekstrak minyak zaitun (olive oil) di dalamnya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan 2 hingga 3 kali dalam seminggu sebagai pengganti atau sebelum sabun mandi.
  • Aplikasikan pada kulit tubuh dalam keadaan kering, gosok perlahan dengan gerakan melingkar, lalu bilas hingga bersih.

Produk ini termasuk golongan produk perawatan tubuh/kosmetik (bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hindari penggunaan pada kulit yang sedang luka atau terbakar sinar matahari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Purbasari Lulur Mandi Bengkoang 235 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Herborist Lulur Tradisional Bali Bengkoang 100 g

Herborist Lulur Tradisional Bali varian Bengkoang menggabungkan teknik eksfoliasi tradisional dengan teknologi ekstraksi modern. Produk ini tidak hanya mengandung ekstrak bengkoang untuk mencerahkan, tetapi juga diperkaya dengan whitening extract tambahan dan tabir surya (UV filter) ringan. Cara kerjanya adalah dengan melunakkan ikatan antar sel kulit mati berkat basis krimnya, sehingga butiran scrub dapat mengangkat kotoran dengan tarikan yang lebih minim pada kulit.

Manfaat utama lulur ini adalah mencegah hiperpigmentasi akibat paparan sinar UV, menjaga elastisitas kulit, dan memberikan aroma relaksasi berkat formulasi parfum tradisional Bali yang menenangkan sistem saraf penciuman selama mandi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Ideal digunakan 2 kali seminggu.
  • Oleskan secara merata ke seluruh tubuh dalam kondisi kering. Pijat lembut dan biarkan selama 2-3 menit sebelum digosok agar kandungan pencerahnya meresap, lalu bilas.

Produk ini termasuk golongan produk perawatan tubuh/kosmetik (bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hentikan pemakaian jika terjadi kemerahan akut.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Herborist Lulur Tradisional Bali Bengkoang 100 g di Toko Kesehatan Halodoc

Kontraindikasi Eksfoliasi Kulit Tubuh
  1. Eksim atau Dermatitis Atopik: Menggosok kulit yang sedang mengalami peradangan eksim akan merusak *skin barrier* secara parah dan memicu *flare-up*.
  2. Psoriasis: Plak psoriasis tidak boleh digosok paksa secara mekanis karena dapat memicu fenomena Koebner (lesi baru muncul pada area yang mengalami trauma).
  3. Luka Terbuka atau Sunburn: Penggunaan lulur pada kulit yang terbakar matahari (sunburn) derajat berapapun sangat dilarang karena kulit sedang dalam fase trauma inflamasi akut.

3. Marina UV White Healthy & Glow Body Scrub 200 ml

Marina UV White Healthy & Glow Body Scrub diformulasikan dengan Bio Whitening Complex yang merupakan perpaduan antara Vitamin B3 (Niacinamide), Vitamin E, Milk Protein, dan Pearl Nutrient (ekstrak mutiara). Dari perspektif dermatologi, Niacinamide bekerja dengan cara menghalangi transfer melanosom (kantung berisi pigmen melanin) dari sel melanosit ke sel keratinosit di permukaan kulit. Sementara itu, protein susu mengandung Lactic Acid (asam laktat), yakni sejenis Alpha Hydroxy Acid (AHA) alami yang memberikan efek eksfoliasi kimiawi ringan untuk mendampingi eksfoliasi fisik dari butiran scrub-nya.

Manfaat spesifik dari perpaduan ini adalah mencerahkan kulit secara ganda (fisik dan kimiawi ringan), menghaluskan tekstur kulit yang kasar (keratosis pilaris ringan), dan menutrisi lapisan epidermis agar kulit tampak bercahaya (glowing).

Dosis dan aturan pakai:

  • Dapat digunakan 2 kali seminggu.
  • Gunakan pada kulit basah atau kering, gosok perlahan, diamkan sesaat agar vitamin B3 meresap, lalu bilas.

Produk ini termasuk golongan produk perawatan tubuh/kosmetik (bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Marina UV White Healthy & Glow Body Scrub 200 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Scarlett Whitening Body Scrub Romansa 250 ml

Scarlett Whitening Body Scrub varian Romansa merupakan salah satu produk inovatif yang menonjolkan kandungan Glutathione (Mother of Antioxidant) dan Vitamin E (Tokoferol). Glutathione bekerja sangat efektif pada tingkat seluler dengan menetralisir radikal bebas (ROS) yang merusak kolagen, serta mampu mengubah jalur produksi melanin dari eumelanin (pigmen cokelat/hitam) menjadi pheomelanin (pigmen kemerahan/terang). Hal ini membuat kulit tidak hanya cerah, tetapi juga memiliki rona sehat berseri.

Manfaat utama dari lulur ini adalah meregenerasi kulit kusam dengan cepat, melembapkan secara mendalam karena kandungan vitamin E yang bersifat lipofilik (mengikat lemak/air di kulit), dan memberikan wangi mewah yang tahan lama.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan 1-2 kali seminggu untuk perawatan optimal.
  • Oleskan pada kulit dalam keadaan kering atau setengah basah. Gosok secara perlahan, diamkan selama 3-5 menit agar Glutathione berpenetrasi, lalu bilas menggunakan air mengalir.

Produk ini termasuk golongan produk perawatan tubuh/kosmetik (bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Scarlett Whitening Body Scrub Romansa 250 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Shinzu’i Skin Lightening Body Scrub Matsu 200 g

Shinzu’i membedakan dirinya melalui inovasi kandungan Herba Matsu Oil, yang diekstrak dari jamur Matsutake (Tricholoma matsutake) khas Jepang. Dalam farmakologi dermatologis, ekstrak jamur Matsutake telah terbukti secara klinis memiliki efektivitas yang setara namun jauh lebih aman dibandingkan dengan hidrokuinon dalam hal mencerahkan kulit. Herba Matsu Oil menghambat kerja enzim tirosinase dan secara efektif mencegah pembentukan melanin berlebih di bawah kulit. Lulur ini juga mengandung minyak jojoba (Jojoba Oil) yang strukturnya sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia.

Manfaatnya meliputi pencerahan kulit secara progresif tanpa efek rebound (kulit kembali gelap dengan cepat), mengurangi daki dan sel kulit mati yang membandel, serta menjaga kelembapan kulit agar tidak terasa ketarik pasca eksfoliasi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan secara rutin 2 kali dalam seminggu.
  • Balurkan ke seluruh tubuh, pijat dengan gerakan melingkar, dan bilas hingga bersih. Tidak perlu digosok terlalu keras.

Produk ini termasuk golongan produk perawatan tubuh/kosmetik (bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Shinzu’i Skin Lightening Body Scrub Matsu 200 g di Toko Kesehatan Halodoc

Panduan Penggunaan Lulur yang Benar Berdasarkan Medis

1. Persiapan Kulit Sebelum Luluran

Secara medis, disarankan untuk mandi dengan air hangat (bukan air panas) sebelum mengaplikasikan lulur. Air hangat akan membantu melebarkan pori-pori dan melunakkan lapisan keratin mati di stratum korneum. Kulit yang setengah lembap juga akan mengurangi gesekan yang terlalu kasar yang bisa menyebabkan iritasi kulit (micro-abrasions).

2. Teknik Pemijatan (Lymphatic Direction)

Aplikasikan lulur dengan gerakan melingkar yang lembut, bukan digosok maju-mundur secara kasar. Mulailah dari ujung kaki ke atas menuju pangkal paha, dan dari ujung tangan menuju bahu. Arah pijatan yang mengarah ke arah jantung ini bermanfaat untuk menstimulasi aliran pembuluh limfatik (getah bening), yang membantu tubuh dalam proses detoksifikasi alami dan mengurangi retensi cairan.

Studi Mengenai Eksfoliasi dan Fungsi *Barrier* Kulit

Journal of Dermatological Science menerbitkan studi klinis yang menjelaskan bahwa eksfoliasi mekanis yang dilakukan dalam frekuensi yang tepat (1-2 kali seminggu) terbukti meningkatkan laju pembaruan stratum korneum tanpa merusak fungsi sawar kulit (skin barrier).

Studi ini menekankan bahwa over-eksfoliasi (menggunakan scrub setiap hari) justru dapat meningkatkan Trans-Epidermal Water Loss (TEWL), yang membuat air menguap lebih cepat dari dalam kulit, menyebabkan kulit menjadi dehidrasi, meradang, dan lebih rentan terhadap infeksi bakteri. Oleh karena itu, jeda hari dalam penggunaan lulur sangat krusial bagi kulit untuk mensintesis lipid esensial seperti ceramide.

Apabila kamu sudah menggunakan produk lulur secara teratur namun kulit tetap mengalami masalah seperti sangat kering, muncul bercak bersisik parah, atau hiperpigmentasi yang tidak kunjung membaik, ini bisa jadi indikasi adanya kondisi medis yang mendasari seperti iktiosis atau dermatitis kronis yang memerlukan evaluasi klinis.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk lulur dan body care di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan kulit yang sedang dialami melalui Halodoc.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
American Academy of Dermatology (AAD). Diakses pada 2024. How to Safely Exfoliate at Home.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Skin Care: Exfoliating, Moisturization & Skin Types.
Journal of Dermatological Science. Diakses pada 2024. The impact of physical exfoliation on skin barrier function and stratum corneum turnover.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Melanin and Hyperpigmentation: Pathophysiology and Treatment.

FAQ

1. Bagaimana penggunaan lulur yang benar, sebelum atau sesudah sabun mandi?

Secara umum, lulur direkomendasikan digunakan sebelum mandi menggunakan sabun, atau sebagai pengganti sabun pada hari eksfoliasi. Jika digunakan sebelum mandi, sisa residu butiran lulur dapat dibersihkan secara tuntas menggunakan sabun, sehingga tidak ada butiran yang menyumbat pori-pori yang bisa memicu jerawat badan (bacne).

2. Berapa menit idealnya lulur didiamkan di kulit sebelum digosok?

Lulur sebaiknya didiamkan selama 2 hingga 5 menit sebelum digosok. Waktu tunggu ini memberikan kesempatan bagi bahan aktif seperti ekstrak pencerah, vitamin, atau AHA di dalam krim lulur untuk meresap dan melunakkan ikatan sel kulit mati, sehingga proses eksfoliasi fisik menjadi lebih mudah dan efektif.

3. Mengapa kita tidak boleh menggunakan lulur setiap hari?

Kulit manusia membutuhkan waktu untuk meregenerasi sel baru dan memperbaiki lapisan pelindung lemaknya (skin barrier). Menggunakan lulur setiap hari akan mengikis lapisan sel kulit baru yang masih sehat, memicu iritasi kronis, kemerahan, dan hilangnya kelembapan alami, membuat kulit menjadi super kering dan rentan infeksi.

4. Apakah lulur tubuh boleh digunakan untuk area wajah?

Sangat tidak disarankan. Kulit wajah jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit tubuh. Butiran scrub pada lulur tubuh biasanya dirancang lebih besar dan kasar. Menggunakannya di wajah dapat menyebabkan robekan mikro (micro-tears), iritasi parah, kemerahan, dan kerusakan sawar kulit wajah.